Saturday, August 30, 2025
27.5 C
Jayapura

Kasus Raya Harus Jadi Pelajaran Berharga

dr. Ari tak menampik jika kasus cacingan di Papua banyak. Hal ini disebabkan sebagian anak-anak berjalan tanpa menggunakan alas kaki, terlebih di kampung-kampung. “Jadi obat cacing itu sangat penting diberikan kepada anak-anak, dan itu manfaatnya sangat banyak,” katanya.

Ia mengatakan, penyakit anak-anak yang perlu diwaspadai adalah Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), diare dan malaria. Lanjut dr. Ari, namun ada juga pemberian obat cacing untuk penderita kaki gajah. Sebab, kaki gajah juga disebabkan oleh cacing.

“Pada daerah-daerah yang endemis kaki gajah seperti Mamberamo dan Keerom, kita masif memberikan obat cacing kepada seluruh masyarakat yang ada di daerah tersebut. Baik kepada mereka yang sakit maupun yang tidak sakit,” ungkapnya.

Baca Juga :  Permudah Penyaluran Bantuan, Kemensos Gandeng Gereja di Papua

Pihaknya memberikan obat cacing yang terdiri dari albendazole dan diethylcarbamazine, untuk obat penanggulangan filariasis atau kaki gajah. Obat ini diberikan sakali dalam setahun selama tiga tahun berturut-turut. (fia/ade)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

dr. Ari tak menampik jika kasus cacingan di Papua banyak. Hal ini disebabkan sebagian anak-anak berjalan tanpa menggunakan alas kaki, terlebih di kampung-kampung. “Jadi obat cacing itu sangat penting diberikan kepada anak-anak, dan itu manfaatnya sangat banyak,” katanya.

Ia mengatakan, penyakit anak-anak yang perlu diwaspadai adalah Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), diare dan malaria. Lanjut dr. Ari, namun ada juga pemberian obat cacing untuk penderita kaki gajah. Sebab, kaki gajah juga disebabkan oleh cacing.

“Pada daerah-daerah yang endemis kaki gajah seperti Mamberamo dan Keerom, kita masif memberikan obat cacing kepada seluruh masyarakat yang ada di daerah tersebut. Baik kepada mereka yang sakit maupun yang tidak sakit,” ungkapnya.

Baca Juga :  Berusia 74 Tahun, IDI Mulai Terapkan Teknologi dan Konsultasi Online

Pihaknya memberikan obat cacing yang terdiri dari albendazole dan diethylcarbamazine, untuk obat penanggulangan filariasis atau kaki gajah. Obat ini diberikan sakali dalam setahun selama tiga tahun berturut-turut. (fia/ade)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

/