Aktivitas di Bandara Ilaga Kembali Normal
JAYAPURA-Aktivitas penerbangan di Bandara Aminggaru, Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua Tengah kembali normal sehari setelah insiden terbakarnya pesawat Amole Air milik Pemerintah Daerah (Pemda) Puncak dengan nomor registrasi PK-PPI, Senin (25/8). Bangkai pesawat sendiri juga telah dipindahkan siang kemarin.
Kapolres Puncak, Kompol Mardi Marpaung menjelaskan bahwa sejak Selasa (26/8) pagi hingga sore, tercatat sedikitnya 20 penerbangan masuk dan keluar dari Bandara Aminggaru. Hal ini menandakan operasional penerbangan tidak lagi terganggu pasca insiden.
“Sejak pagi hingga sore, sudah ada 20 penerbangan yang berlangsung normal. Bandara Aminggaru tetap beroperasi seperti biasa,” kata Kompol Mardi, Selasa (26/8).
Pasca kebakaran yang melalap badan pesawat, pihak bandara bersama aparat keamanan (Apkam) dan Maskapai Amole Air langsung melakukan langkah darurat berupa pemindahan bangkai pesawat ke lokasi aman agar tidak mengganggu aktivitas penerbangan.
Proses evakuasi bangkai pesawat berlangsung mulai pukul 11.55 WIT dengan melibatkan satu unit alat berat jenis excavator milik PT Modern dan satu truk dari Pos Polisi Bandara Aminggaru Ilaga. Evakuasi selesai sekitar pukul 13.45 WIT dan lokasi kejadian pun telah dibersihkan.
“Selain bangkai badan pesawat, barang bawaan berupa bahan bangunan juga sudah kami evakuasi ke tempat yang aman. Kami tidak bisa memastikan apakah barang itu sudah diambil oleh pemiliknya karena itu bukan kewenangan kami, yang jelas sudah dipindahkan,” jelas Kapolres.