Sunday, April 6, 2025
24.7 C
Jayapura

Enam Korban Pesawat SAM Air Ditemukan Meninggal

WAMENA – Tim SAR akhirnya bisa mengevakuasi enam korban pesawat SAM AIR PK – SMW yang jatuh di Kampung Mabualem Distrik Welarek Kabupaten Yalimo Provinsi Papua Pegunungan Jumat (23/6) lalu. Keenam orang tersebut Hari Permadi (Piot), Levi Murib (Co pilot) serta empat penumpang yakni  Bartolomeus (34),  Ebeth Halerohon (29), Dormina Halerohon (17) dan Kilimputni (20) .

  Para korban yang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia itu langsung dievakuasi oleh 12 orang tim SAR yang diterjunkan sejak Minggu (25/6) lalu dan langsung dibawa ke Wamena dengan Helikopter Carakal Milik TNI -AU Selasa (27/6) sekitar pukul 16.00 Wit .

Usai tiba di Wamena Jenazah dari enam Korban yang berada dalam kantorng jenazah kemudian di masukan dalam peti di Bandara Cargo Wamena, setelah itu langsung di terbangkan ke Jayapura dengan penerbangan Trigana AIR Service dengan Nomor penerbangan PK-YSN guna dilakukan Visum Et Repertum.

Baca Juga :  Tambah Tujuh Kasus Baru, Total 131 Kasus Positif Kumulatif

Komandan Pangkalan TNI AU Wamena Letkol PNB Surono usai melakukan evakuasi enam jenazah korban ke Jayapura menyatakan jika Pihak TNI/Polri bersama Basarnas sudah berhasil untuk melakukan evakuasi terhadap jenazah enam  orang korban Pesawat SAM AIR.

“Pada kesempatan sore hari ini kami berhasil menemukan enam korban yang semua dalam keadaan meninggal dunia dan evakuasi ini berjalan selama 4 hari  dimana saling bahu membahu dalam melakukan evakuasi itu,”ungkapnya saat di temui di Apron Cargo bandara Wamena

Menurut Surono dalam evakuasi tersebut TNI AU mengerahkan helikopter Carakal dan helikopter dari benteng Angkasa, sementara untuk tim yang digeser ke lokasi jatuhnya pesawat tersebut terdiri dari 6 orang anggota Paskah TNI AU, dan 6 Orang dari Basarnas.

Baca Juga :  Pelantikan Pj Gubernur DOB Dilakukan Akhir Oktober

“Sementara di Posko kita saling mensuport baik itu TNI AU, AD , Polri , Basarnas dan UPBU Wamena, Sehingga proses evakuasi bisa berjalan lancara dan juga melanjutkan perjalanan ke Jayapura,”bebernya. (jo/ade/antara/fia/wen)

WAMENA – Tim SAR akhirnya bisa mengevakuasi enam korban pesawat SAM AIR PK – SMW yang jatuh di Kampung Mabualem Distrik Welarek Kabupaten Yalimo Provinsi Papua Pegunungan Jumat (23/6) lalu. Keenam orang tersebut Hari Permadi (Piot), Levi Murib (Co pilot) serta empat penumpang yakni  Bartolomeus (34),  Ebeth Halerohon (29), Dormina Halerohon (17) dan Kilimputni (20) .

  Para korban yang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia itu langsung dievakuasi oleh 12 orang tim SAR yang diterjunkan sejak Minggu (25/6) lalu dan langsung dibawa ke Wamena dengan Helikopter Carakal Milik TNI -AU Selasa (27/6) sekitar pukul 16.00 Wit .

Usai tiba di Wamena Jenazah dari enam Korban yang berada dalam kantorng jenazah kemudian di masukan dalam peti di Bandara Cargo Wamena, setelah itu langsung di terbangkan ke Jayapura dengan penerbangan Trigana AIR Service dengan Nomor penerbangan PK-YSN guna dilakukan Visum Et Repertum.

Baca Juga :  Dialog Cara Damai Negara Menyelesaikan Konflik Sosial Politik di Papua

Komandan Pangkalan TNI AU Wamena Letkol PNB Surono usai melakukan evakuasi enam jenazah korban ke Jayapura menyatakan jika Pihak TNI/Polri bersama Basarnas sudah berhasil untuk melakukan evakuasi terhadap jenazah enam  orang korban Pesawat SAM AIR.

“Pada kesempatan sore hari ini kami berhasil menemukan enam korban yang semua dalam keadaan meninggal dunia dan evakuasi ini berjalan selama 4 hari  dimana saling bahu membahu dalam melakukan evakuasi itu,”ungkapnya saat di temui di Apron Cargo bandara Wamena

Menurut Surono dalam evakuasi tersebut TNI AU mengerahkan helikopter Carakal dan helikopter dari benteng Angkasa, sementara untuk tim yang digeser ke lokasi jatuhnya pesawat tersebut terdiri dari 6 orang anggota Paskah TNI AU, dan 6 Orang dari Basarnas.

Baca Juga :  Ratusan Orang Pilih Mengungsi ke Nabire

“Sementara di Posko kita saling mensuport baik itu TNI AU, AD , Polri , Basarnas dan UPBU Wamena, Sehingga proses evakuasi bisa berjalan lancara dan juga melanjutkan perjalanan ke Jayapura,”bebernya. (jo/ade/antara/fia/wen)

Berita Terbaru

Artikel Lainnya