alexametrics
30.7 C
Jayapura
Thursday, June 23, 2022

Polisi Nyatakan Sama-sama Human Eror

JAYAPURA-Dari kasus kecelakaan di ring road yang menewaskan dua pengendara motor akhirnya disimpulkan oleh polisi dalam hal ini Satlantas Polresta Jayapura Kota.

Polisi menyatakan kecelakaan tersebut disebabkan faktor human eror alias akibat manusia sendiri. Ini dikatakan karena saat berkendara keduanya diketahui dalam pengaruh minuman keras. Sementara dari identitas pengendara Yamaha Vega yang sebelumnya sempat disebut Mr X akhirnya terungkap.

Korban diketahui bernama Isak Wellem Aronggear,  warga polimak. Korban sendiri sudah diambil oleh pihak keluarga untuk selanjutnya dimakamkan. “Tadi malam sudah ada identitasnya dan kami sudah hubungi pihak keluarga dan jenazah sudah dijemput dibawa ke rumah duka di Polimak. Korban atas nama Isak Wellem Aronggear,” ungkap Kasat Lantas Polresta Jayapura Kota, Kompol Pillomina Ida Waymramra di ruang kerjanya, Rabu (22/6).

Baca Juga :  Wallacer dan Pilar Dilepas

Dijelaskan bahwa setelah kejadian tersebut, Unit Lantas Polsek Japsel sempat kebingungan karena  tidak ada identitas korban yang dibawa sehingga disebut sebagai Mr X.

Untungnya setelah dilakukan penelusuran akhirnya polisi mendapati pihak keluarga. “Jadi korban ini yang menggunakan motor Vega dan jika dilihat dari kronologis dan olah TKP, disimpulkan jika tabrakan ini terjadi karena faktof human eror. Dari sket TKP di lapangan ini kelalaian dari korban sendiri dimana tidak berhati – hati kemudian dalam kondisi dipengaruhi minuman keras,” bebernya.

Untuk jenazah Mustakim dikatakan telah dimakamkan sedangkan jenazah Isak juga telah diambil keluarga untuk dimakamkan.

Tapi menariknya disini polisi membuat dua laporan dimana satu laporan lagi terkait adanya mobil yang menabrak mobil polisi saat dilakukan olah TKP. Jadi menurut Ida, ketika dilakukan olah TKP ternyata ada mobil melaju dan kaget kemudian menabrak mobil polisi dan beberapa kendaraan lainnya.

Baca Juga :  Kampung Yongsu Jadi Kota Mati

“Pengemudinya sedang kami periksa karena menabrak beberapa kendaraan di lokasi kecelakaan dan ini akan kami lanjutkan,” tambah Ida.

Sedangkan untuk kasus motor tetap dilakukan secara prosedur dan administrasi tetap jalan. “Untuk tabrakan maut ini kedua pengendaranya tewas jadi kami akan meminta pertimbangan jaksa,” tutupnya. (ade/nat)

JAYAPURA-Dari kasus kecelakaan di ring road yang menewaskan dua pengendara motor akhirnya disimpulkan oleh polisi dalam hal ini Satlantas Polresta Jayapura Kota.

Polisi menyatakan kecelakaan tersebut disebabkan faktor human eror alias akibat manusia sendiri. Ini dikatakan karena saat berkendara keduanya diketahui dalam pengaruh minuman keras. Sementara dari identitas pengendara Yamaha Vega yang sebelumnya sempat disebut Mr X akhirnya terungkap.

Korban diketahui bernama Isak Wellem Aronggear,  warga polimak. Korban sendiri sudah diambil oleh pihak keluarga untuk selanjutnya dimakamkan. “Tadi malam sudah ada identitasnya dan kami sudah hubungi pihak keluarga dan jenazah sudah dijemput dibawa ke rumah duka di Polimak. Korban atas nama Isak Wellem Aronggear,” ungkap Kasat Lantas Polresta Jayapura Kota, Kompol Pillomina Ida Waymramra di ruang kerjanya, Rabu (22/6).

Baca Juga :  NFRPB Minta Pemerintah Pusat Pikirkan Rakyat Non OAP

Dijelaskan bahwa setelah kejadian tersebut, Unit Lantas Polsek Japsel sempat kebingungan karena  tidak ada identitas korban yang dibawa sehingga disebut sebagai Mr X.

Untungnya setelah dilakukan penelusuran akhirnya polisi mendapati pihak keluarga. “Jadi korban ini yang menggunakan motor Vega dan jika dilihat dari kronologis dan olah TKP, disimpulkan jika tabrakan ini terjadi karena faktof human eror. Dari sket TKP di lapangan ini kelalaian dari korban sendiri dimana tidak berhati – hati kemudian dalam kondisi dipengaruhi minuman keras,” bebernya.

Untuk jenazah Mustakim dikatakan telah dimakamkan sedangkan jenazah Isak juga telah diambil keluarga untuk dimakamkan.

Tapi menariknya disini polisi membuat dua laporan dimana satu laporan lagi terkait adanya mobil yang menabrak mobil polisi saat dilakukan olah TKP. Jadi menurut Ida, ketika dilakukan olah TKP ternyata ada mobil melaju dan kaget kemudian menabrak mobil polisi dan beberapa kendaraan lainnya.

Baca Juga :  Banjir Tak Lepas dari Bentuk Perambahan

“Pengemudinya sedang kami periksa karena menabrak beberapa kendaraan di lokasi kecelakaan dan ini akan kami lanjutkan,” tambah Ida.

Sedangkan untuk kasus motor tetap dilakukan secara prosedur dan administrasi tetap jalan. “Untuk tabrakan maut ini kedua pengendaranya tewas jadi kami akan meminta pertimbangan jaksa,” tutupnya. (ade/nat)

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

/