MAPPI – Aksi kekerasan tragis mengguncang warga Kompleks Pelabuhan Kayu, Kepi, Ibukota Kabupaten Mappi-Papua Selatan, Rabu (21/1). Seorang pria bernama Mus Hakim (42) dilaporkan meninggal dunia setelah menjadi korban pembacokan dan penikaman oleh dua pemuda. Kejadian ini terjadi sekira pukul 07.30 WIT.
Berdasarkan rilis diterima media ini dari Humas Polres Mappi, Kapolres Mappi Kompol Suparmin, melalui Kasat Reskrim Iptu Aditama Tantowi, menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan saksi mata di lokasi kejadian dan rekaman kamera pangawas (CCTV), peristiwa pembunuhan tersebut bermula ketika korban sedang menjaga kios miliknya.
Tiba-tiba didatangi dua pelaku dengan menenteng senjata tajam jenis parang dan mengambil barang dagangan milik korban kemudian melakukan pembacok serta penikaman “Kejadiannya sangat cepat.
Korban sempat melakukan perlawanan dengan mencoba menghalangi kedua pelaku yang hendak mengambil barang dagangannya, namun kedua pelaku membabi buta menyerang korban dengan mengunakan parang dan pisau yang menyebabkan korban mengalami luka sayatan dan tikaman benda tajam dibeberapa bagian tubuh,” ungkap Kasat Reskrim.
MAPPI – Aksi kekerasan tragis mengguncang warga Kompleks Pelabuhan Kayu, Kepi, Ibukota Kabupaten Mappi-Papua Selatan, Rabu (21/1). Seorang pria bernama Mus Hakim (42) dilaporkan meninggal dunia setelah menjadi korban pembacokan dan penikaman oleh dua pemuda. Kejadian ini terjadi sekira pukul 07.30 WIT.
Berdasarkan rilis diterima media ini dari Humas Polres Mappi, Kapolres Mappi Kompol Suparmin, melalui Kasat Reskrim Iptu Aditama Tantowi, menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan saksi mata di lokasi kejadian dan rekaman kamera pangawas (CCTV), peristiwa pembunuhan tersebut bermula ketika korban sedang menjaga kios miliknya.
Tiba-tiba didatangi dua pelaku dengan menenteng senjata tajam jenis parang dan mengambil barang dagangan milik korban kemudian melakukan pembacok serta penikaman “Kejadiannya sangat cepat.
Korban sempat melakukan perlawanan dengan mencoba menghalangi kedua pelaku yang hendak mengambil barang dagangannya, namun kedua pelaku membabi buta menyerang korban dengan mengunakan parang dan pisau yang menyebabkan korban mengalami luka sayatan dan tikaman benda tajam dibeberapa bagian tubuh,” ungkap Kasat Reskrim.