alexametrics
27.7 C
Jayapura
Monday, May 23, 2022

9.371 Personel Amankan PON XX Papua

Wakapolri: Kedepankan Tindakan Humanis dan Persuasif

JAYAPURA-Tactical Floor Game (TFG) Operasi Deraku Cartenz 2021 dalam rangka pengamanan PON XX tahun 2021 oleh Polda Papua dipimpin Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy Pramono, Selasa (21/9).

Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy Pramono mengatakan, kegiatan TFG Operasi Deraku Cartenz 2021 untuk mengecek kesiapan Polda Papua dan Kodam XVII/Cenderawasih, apakah sudah siap menggelar pengamanan PON XX Papua sekaligus mengecek kesiapan pengamanan kedatangan Presiden RI Joko Widodo pada even pembukaan dan penutupan PON Papua nanti.

“Setiap lini selalu bersinergi terhadap semua komponen yang ada, agar pelaksanan PON Papua dapat berjalan lancar. Personel yang terlibat dalam pengamanan PON agar digladikan serta diberikan penekanan kepada setiap personel agar mengedepankan tindakan humanis dan persuasive,” ucap Wakapolri Gatot Pramono.

Sementara itu, Kapolda Papua Irjen  Pol Mathius D Fakhiri menyampaikan, pelaksanaan PON XX Papua dan Peparnas XVI Papua tahun 2021 adalah penguatan jati diri bangsa yang terbentang dari Sabang sampai Merauke, dari Asia sampai Pasific, dari tanah melayu sampai kepulauan Melanesia.

Baca Juga :  Dituduh Curi Motor, Seorang Pemuda Tewas Dikeroyok

“Pelaksanaan PON dan Peparnas juga tidak terlepas dari upaya percepatan pembangunan kesejahteraan tanah Papua serta semangat jiwa berolahraga yang melekat, serta identik dengan tanah Papua,” terang Kapolda Mathius Fakhiri. 

Lanjut Kapolda, keseriusan, perhatian dan afirmasi Presiden Jokowi terhadap PON dan Peparnas Papua sebagai suatu hal yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah PON. Ini bukti komitmen pembangunan Indonesia yang dicanangkan Presiden, dimana tanah Papua menjadi prioritasnya.

Sebagaimana dicermati bersama bahwa masalah Papua terus menjadi bahan yang hangat untuk di bicarakan dan menjadi pusat isu domestik maupun global. Kompleksitas persoalan dan sumber konflik Papua ditandai dengan multi kepentingan yang cenderung saling berkolerasi.

“Secara umum situasi di wilayah hukum Polda Papua relatif kondusif khususnya di 4 klaster PON XX Papua tahun 2021. Walaupun di wilayah lain masih terjadi beberapa kejadian menonjol seperti di Kabupaten Pegunungan Bintang terjadi kontak tembak, pembakaran beberapa kantor dan rumah masyarakat serta penganiayaan,” bebernya.

Dalam upaya mengantisipasi terjadinya gangguan keamanan lainnya, Polda Papua terus bersinergi dengan TNI dan pemerintah daerah dengan pendekatan kemanusiaan atau soft approach, serta bertindak tegas dalam penegakan hukum serta berkolaborasi dengan para tokoh – tokoh terkait. 

Baca Juga :  Pasangan Bisman Sudah Terbukti, Siap Lanjutkan Periode Kedua

“Dalam rangka penyelenggaraan PON XX dan Peparnas XVI Papua tahun 2021 yang akan dilaksanakan 20 September – 16 Oktober 2021, Polda Papua beserta jajaranya diback up Mabes Polri beserta TNI serta instansi terkait serta Mitra Kamtibmas lainnya melaksanakan Operasi Deraku Cartenz-2021 yang melibatkan 9.371 personel yang tersebar di 4 klaster PON,” jelasnya.

Sementara itu, dalam rangka percepatan vaksinasi di 4 klaster PON XX Papua tahun 2021, Polda Papua bersinergi dengan instansi terkait melaksanakan kegiatan vaksinasi massal dengan melakukan penambahan perkuatan tenaga vaksinator. Hal ini juga merupakan salah satu strategi dalam percepatan hard immunity di wilayah Papua.

Sekedar diketahui kunjungan kerja Wakapolri dalam rangka meninjau proses vaksinasi dan kesiapan PON di Papua. Dimana Wakapolri tiba di Jayapura, Senin (20/9) dan Selasa (21/9) kemarin berangkat ke  Merauke selanjutnya ke Mimika memantau lokasi venue dan vaksinasi. (fia/nat)

Wakapolri: Kedepankan Tindakan Humanis dan Persuasif

JAYAPURA-Tactical Floor Game (TFG) Operasi Deraku Cartenz 2021 dalam rangka pengamanan PON XX tahun 2021 oleh Polda Papua dipimpin Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy Pramono, Selasa (21/9).

Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy Pramono mengatakan, kegiatan TFG Operasi Deraku Cartenz 2021 untuk mengecek kesiapan Polda Papua dan Kodam XVII/Cenderawasih, apakah sudah siap menggelar pengamanan PON XX Papua sekaligus mengecek kesiapan pengamanan kedatangan Presiden RI Joko Widodo pada even pembukaan dan penutupan PON Papua nanti.

“Setiap lini selalu bersinergi terhadap semua komponen yang ada, agar pelaksanan PON Papua dapat berjalan lancar. Personel yang terlibat dalam pengamanan PON agar digladikan serta diberikan penekanan kepada setiap personel agar mengedepankan tindakan humanis dan persuasive,” ucap Wakapolri Gatot Pramono.

Sementara itu, Kapolda Papua Irjen  Pol Mathius D Fakhiri menyampaikan, pelaksanaan PON XX Papua dan Peparnas XVI Papua tahun 2021 adalah penguatan jati diri bangsa yang terbentang dari Sabang sampai Merauke, dari Asia sampai Pasific, dari tanah melayu sampai kepulauan Melanesia.

Baca Juga :  Dituduh Curi Motor, Seorang Pemuda Tewas Dikeroyok

“Pelaksanaan PON dan Peparnas juga tidak terlepas dari upaya percepatan pembangunan kesejahteraan tanah Papua serta semangat jiwa berolahraga yang melekat, serta identik dengan tanah Papua,” terang Kapolda Mathius Fakhiri. 

Lanjut Kapolda, keseriusan, perhatian dan afirmasi Presiden Jokowi terhadap PON dan Peparnas Papua sebagai suatu hal yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah PON. Ini bukti komitmen pembangunan Indonesia yang dicanangkan Presiden, dimana tanah Papua menjadi prioritasnya.

Sebagaimana dicermati bersama bahwa masalah Papua terus menjadi bahan yang hangat untuk di bicarakan dan menjadi pusat isu domestik maupun global. Kompleksitas persoalan dan sumber konflik Papua ditandai dengan multi kepentingan yang cenderung saling berkolerasi.

“Secara umum situasi di wilayah hukum Polda Papua relatif kondusif khususnya di 4 klaster PON XX Papua tahun 2021. Walaupun di wilayah lain masih terjadi beberapa kejadian menonjol seperti di Kabupaten Pegunungan Bintang terjadi kontak tembak, pembakaran beberapa kantor dan rumah masyarakat serta penganiayaan,” bebernya.

Dalam upaya mengantisipasi terjadinya gangguan keamanan lainnya, Polda Papua terus bersinergi dengan TNI dan pemerintah daerah dengan pendekatan kemanusiaan atau soft approach, serta bertindak tegas dalam penegakan hukum serta berkolaborasi dengan para tokoh – tokoh terkait. 

Baca Juga :  Kasus Memberamo Raya Jadi Prioritas

“Dalam rangka penyelenggaraan PON XX dan Peparnas XVI Papua tahun 2021 yang akan dilaksanakan 20 September – 16 Oktober 2021, Polda Papua beserta jajaranya diback up Mabes Polri beserta TNI serta instansi terkait serta Mitra Kamtibmas lainnya melaksanakan Operasi Deraku Cartenz-2021 yang melibatkan 9.371 personel yang tersebar di 4 klaster PON,” jelasnya.

Sementara itu, dalam rangka percepatan vaksinasi di 4 klaster PON XX Papua tahun 2021, Polda Papua bersinergi dengan instansi terkait melaksanakan kegiatan vaksinasi massal dengan melakukan penambahan perkuatan tenaga vaksinator. Hal ini juga merupakan salah satu strategi dalam percepatan hard immunity di wilayah Papua.

Sekedar diketahui kunjungan kerja Wakapolri dalam rangka meninjau proses vaksinasi dan kesiapan PON di Papua. Dimana Wakapolri tiba di Jayapura, Senin (20/9) dan Selasa (21/9) kemarin berangkat ke  Merauke selanjutnya ke Mimika memantau lokasi venue dan vaksinasi. (fia/nat)

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

/