Komunitas LGBT Meningkat, Angka HIV/AIDS Menggeliat

MERAUKE– Warga yang mendiami Kabupaten Merauke nampaknya perlu lebih mawas diri. Potensi penyebaran HIV/AIDS hingga kini masih tinggi dan sangat terbuka. Ini setelah diketahui Komunitas Lesbi, Gay, Biseksual dan Transgender atau LGBT di Kabupaten Merauke jumlahnya disinyalir terus meningkat.

Perilaku LGBT ini juga menjadi salah satu penyumbang HIV-AIDS di Kabupaten Merauke. Bagian Program dan Keuangan Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Kabupaten Merauke Epaienetus Wuryanto memperkirakan jumlah komunitas LGBT khususnya gay di Merauke ini diperkirakan antara 600-800 orang.

‘’Kelompok ini menjadi salah satu penyumbang HIV-AIDS di Kabupaten Merauke,’’ kata Epaienetus Wuryanto ditemui media ini di ruang kerjanya belum lama ini. Karena itu, lanjut dia, salah satu perhatian dari KPA Merauke dan LSM yang peduli HIV-AIDS di Merauke ini adalah komunitas LGBT tersebut.

Baca Juga :  KKB Klaim Diserang 14 Roket

Pasalnya, komunitas LGBT ini meski sangat aktif namun tertutup, kecuali mereka yang bertindak sebagai perempuan. Mereka yang bertindak sebagai perempuan masih mau terbuka. Tapi, yang bertindak sebagai laki-laki cenderung menjaga diri dan privasinya. ‘’Kami dapatkan data dari mereka yang bertindak sebagai perempuan. Tapi, yang bertindak sebagai laki- laki sangat tertutup,” katanya.

MERAUKE– Warga yang mendiami Kabupaten Merauke nampaknya perlu lebih mawas diri. Potensi penyebaran HIV/AIDS hingga kini masih tinggi dan sangat terbuka. Ini setelah diketahui Komunitas Lesbi, Gay, Biseksual dan Transgender atau LGBT di Kabupaten Merauke jumlahnya disinyalir terus meningkat.

Perilaku LGBT ini juga menjadi salah satu penyumbang HIV-AIDS di Kabupaten Merauke. Bagian Program dan Keuangan Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Kabupaten Merauke Epaienetus Wuryanto memperkirakan jumlah komunitas LGBT khususnya gay di Merauke ini diperkirakan antara 600-800 orang.

‘’Kelompok ini menjadi salah satu penyumbang HIV-AIDS di Kabupaten Merauke,’’ kata Epaienetus Wuryanto ditemui media ini di ruang kerjanya belum lama ini. Karena itu, lanjut dia, salah satu perhatian dari KPA Merauke dan LSM yang peduli HIV-AIDS di Merauke ini adalah komunitas LGBT tersebut.

Baca Juga :  100 Unit Rumah Transmigrasi Lokal Siap Diresmikan Awal Mei

Pasalnya, komunitas LGBT ini meski sangat aktif namun tertutup, kecuali mereka yang bertindak sebagai perempuan. Mereka yang bertindak sebagai perempuan masih mau terbuka. Tapi, yang bertindak sebagai laki-laki cenderung menjaga diri dan privasinya. ‘’Kami dapatkan data dari mereka yang bertindak sebagai perempuan. Tapi, yang bertindak sebagai laki- laki sangat tertutup,” katanya.

Berita Terbaru

Waspadai Perubahan Cuaca Lokal

Kemendagri Redam Isu Perubahan Definisi OAP

Artikel Lainnya