Sunday, February 22, 2026
26.7 C
Jayapura

Miris, Seorang Bocah 10 Tahun Gantung Diri di Kamar

MIMIKA – Belum rampung rasa pilu atas insiden anak usia 10 tahun di Ngada NTT yang gantung diri karena tak mampu memberi balpoin dan buku, kini kejadian serupa terjadi di Papua. Seorang anak berusia 10 tahun ditemukan gantung diri di kamarnya. Ia ditemukan lemas usai gantung diri menggunakan handuk. Handuk tersebut dililit ke rak besi. Ketika itu orang tuanya berada di ruang tamu dan tak mengira jika sang anak akan mengakihi hidupnya seperti ini.

Aparat juga terlambat mendapat informasi ini sehingga hanya mengambil keterangan dan melakukan penyelidikan pasca kejadian. Polisi masih mendalami motif dan penyebab kematian bocah berusia 10 tahun berinisial DN tersebut.

Baca Juga :  Tokoh Gereja Ajak Kelompok yang Bertikai Berdamai

Korban sejatinya masih sempat dirawat di rumah sakit namun kondisi tidak berubah dan akhirnya meninggal. Kejadian ini terjadi di Perumahan Pondok Amor Indah, Distrik Kuala Kencana, Kabupaten Mimika, Senin, (16/2)

Korban ditemukan oleh kedua orang tuanya saat mengecek ke kamar. Awalnya ia disuruh belajar kemudian masuk ke dalam kamar. Tak ada dugaan apa-apa jika sang anak akan memilih gantung diri sehingga orang tuanya tidak mencurigai apa-apa setelah sang anak masuk ke kamar.

Korban sendiri masih selamat lalu dilarikan ke Klinik SOS Kuala Kencana kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Mitra Masyarakat. Namun, setelah mendapatkan perawatan, korban lalu dilaporkan meninggal dunia pada Selasa (17/2).

Baca Juga :  Tolak Gugatan dr Anton Mote Terhadap Gubernur Papua, ini Alasannya

MIMIKA – Belum rampung rasa pilu atas insiden anak usia 10 tahun di Ngada NTT yang gantung diri karena tak mampu memberi balpoin dan buku, kini kejadian serupa terjadi di Papua. Seorang anak berusia 10 tahun ditemukan gantung diri di kamarnya. Ia ditemukan lemas usai gantung diri menggunakan handuk. Handuk tersebut dililit ke rak besi. Ketika itu orang tuanya berada di ruang tamu dan tak mengira jika sang anak akan mengakihi hidupnya seperti ini.

Aparat juga terlambat mendapat informasi ini sehingga hanya mengambil keterangan dan melakukan penyelidikan pasca kejadian. Polisi masih mendalami motif dan penyebab kematian bocah berusia 10 tahun berinisial DN tersebut.

Baca Juga :  Pilot Susi Air, Philips Mehrtens: Saya Dibebaskan Setelah Papua Merdeka

Korban sejatinya masih sempat dirawat di rumah sakit namun kondisi tidak berubah dan akhirnya meninggal. Kejadian ini terjadi di Perumahan Pondok Amor Indah, Distrik Kuala Kencana, Kabupaten Mimika, Senin, (16/2)

Korban ditemukan oleh kedua orang tuanya saat mengecek ke kamar. Awalnya ia disuruh belajar kemudian masuk ke dalam kamar. Tak ada dugaan apa-apa jika sang anak akan memilih gantung diri sehingga orang tuanya tidak mencurigai apa-apa setelah sang anak masuk ke kamar.

Korban sendiri masih selamat lalu dilarikan ke Klinik SOS Kuala Kencana kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Mitra Masyarakat. Namun, setelah mendapatkan perawatan, korban lalu dilaporkan meninggal dunia pada Selasa (17/2).

Baca Juga :  Tolak Gugatan dr Anton Mote Terhadap Gubernur Papua, ini Alasannya

Berita Terbaru

Artikel Lainnya