Friday, January 30, 2026
29.8 C
Jayapura

Bahas Persoalan Beasiswa, Pemprov Temui Kedubes RI di AS

JAYAPURA – Belum lama ini, muncul isu jika pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua memilih berangkat ke Amerika ketimbang menyelesaikan persoalan tunggakan beasiswa Siswa Unggul Papua (SUP).

Terkait dengan isu tersebut, Pj Sekda Papua, Derek Hegemur, mengatakan pejabat Pemprov yang berangkat ke Amerika atas seizin dirinya.

“Terkait ada pejabat kita yang berangkat ke Amerika, itu saya yang tugaskan mereka untuk bertemu dengan Kedutaan Besar RI yang ada di sana (Amerika-red) guna membahas persoalan beasiswa ini,” tegas Derek, saat menyampaikan hal itu di hadapan para orang tua penerima beasiswa SUP.

Adapun pejabat yang ditugaskan itu kata Derek sudah kembali ke Papua setelah melakukan tugasnya di Amerika. Sebagaimana kata dia, ada isu jika anak anak Papua yang menempuh pendidikan di Amerika akan dideportasi lantaran persoalan tunggakan pembiayaan beasiswa.

Baca Juga :  Gandeng Poltekkes Kemenkes Kirim 70 Mahasiswa Baru Asal Jayawijaya

“Pemerintah punya tugas untuk menyelesaikan persoalan ini, sehingga kita lakukan sampling dan itu sebagai variabel yang kita gunakan untuk semua negara tempat dimana anak anak Papua sedang menjalani pendidikan”

Adapun contoh negara yang diambil kata Derek adalah Amerika, sebab menurut informasi banyak mahasiswa Papua yang akan dideportasi dan lainnya.

“Saya yang menugaskan teman-teman ini pergi dan ketemu Kedubes untuk mencari jalan keluarnya, dan hasil pertemuan dengan Kedubes di Amerika kemudian dirampungkan dengan kesimpulan Mendagri lalu dibicarakan dalam rapat yang digelar selama dua hari di Kantor Gubernur,” ujarnya.

JAYAPURA – Belum lama ini, muncul isu jika pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua memilih berangkat ke Amerika ketimbang menyelesaikan persoalan tunggakan beasiswa Siswa Unggul Papua (SUP).

Terkait dengan isu tersebut, Pj Sekda Papua, Derek Hegemur, mengatakan pejabat Pemprov yang berangkat ke Amerika atas seizin dirinya.

“Terkait ada pejabat kita yang berangkat ke Amerika, itu saya yang tugaskan mereka untuk bertemu dengan Kedutaan Besar RI yang ada di sana (Amerika-red) guna membahas persoalan beasiswa ini,” tegas Derek, saat menyampaikan hal itu di hadapan para orang tua penerima beasiswa SUP.

Adapun pejabat yang ditugaskan itu kata Derek sudah kembali ke Papua setelah melakukan tugasnya di Amerika. Sebagaimana kata dia, ada isu jika anak anak Papua yang menempuh pendidikan di Amerika akan dideportasi lantaran persoalan tunggakan pembiayaan beasiswa.

Baca Juga :  Sepakat, Mahasiwa Papua yang kuliah di UGM, Akan Dibimbing dari Dosen Uncen

“Pemerintah punya tugas untuk menyelesaikan persoalan ini, sehingga kita lakukan sampling dan itu sebagai variabel yang kita gunakan untuk semua negara tempat dimana anak anak Papua sedang menjalani pendidikan”

Adapun contoh negara yang diambil kata Derek adalah Amerika, sebab menurut informasi banyak mahasiswa Papua yang akan dideportasi dan lainnya.

“Saya yang menugaskan teman-teman ini pergi dan ketemu Kedubes untuk mencari jalan keluarnya, dan hasil pertemuan dengan Kedubes di Amerika kemudian dirampungkan dengan kesimpulan Mendagri lalu dibicarakan dalam rapat yang digelar selama dua hari di Kantor Gubernur,” ujarnya.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya