Thursday, February 19, 2026
28 C
Jayapura

Empat Pelaku Kekerasan di Yahukimo Diringkus

Dua Diantaranya Terlibat Penembakan Personel Brimob

JAYAPURA– Upaya pengejaran terhadap para pelaku kekerasan bersenjata di Kabupaten Yahukimo terus dilakukan. Pelan namun pasti satu persatu pelaku mulai diketahui. Yang terakhir Satuan Tugas (Satgas) Ops Damai Cartenz-2026 berhasil mengamankan empat orang terduga pelaku dengan serangkaian aksi kekerasan di Kabupaten Yahukimo.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, mengungkapkan bahwa penangkapan tersebut dilakukan pada Sabtu (14/2).

Penangkapan ini merupakan tindak lanjut dari upaya pengejaran terhadap pelaku penembakan dan pembakaran yang terjadi baru-baru ini di Yahukimo.

Dari empat orang yang diamankan, Kombes Pol. Yusuf Sutejo menjelaskan bahwa berdasarkan hasil proses penyidikan intensif, dua di antaranya telah terbukti memiliki keterlibatan langsung dalam kasus-kasus besar. Tersangka G-W Terlibat dalam aksi penembakan anggota Brimob Satgas Preventif Ops Damai Cartenz pada 30 November 2022 lalu.

Baca Juga :  Jatuh Korban Lagi, Tiga Pekerja Tambang Dibantai

Selain itu, ia juga teridentifikasi sebagai pelaku penembakan sopir truk yang terjadi pada 30 Januari 2026.

Semantara tersangka A-H Pelaku utama pembakaran sekolah dan ruko di Yahukimo yang terjadi tepat di hari penangkapan, yakni Sabtu, 14 Februari 2026. “Dari total 23 kasus yang terjadi sejak Januari hingga sekarang, kita berhasil mengamankan empat orang. Dua di antaranya sudah kita pastikan perannya melalui penyidikan,” ujar Kombes Pol. Yusuf Sutejo.

Pihak kepolisian saat ini masih mendalami keterlibatan dua orang lainnya yang turut diamankan dalam operasi tersebut. Satgas Damai Cartenz menegaskan tidak akan memberikan ruang bagi kelompok-kelompok yang terus berupaya mengganggu keamanan masyarakat dan aparat di Papua. Hingga saat ini, para pelaku tengah menjalani pemeriksaan lebih lanjut untuk mengungkap jaringan dan kelompok di balik aksi-aksi teror tersebut. (rel/ade)

Baca Juga :  Pemilik Ganja Kering Seberat 258,84 Gram Ditangkap

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Dua Diantaranya Terlibat Penembakan Personel Brimob

JAYAPURA– Upaya pengejaran terhadap para pelaku kekerasan bersenjata di Kabupaten Yahukimo terus dilakukan. Pelan namun pasti satu persatu pelaku mulai diketahui. Yang terakhir Satuan Tugas (Satgas) Ops Damai Cartenz-2026 berhasil mengamankan empat orang terduga pelaku dengan serangkaian aksi kekerasan di Kabupaten Yahukimo.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, mengungkapkan bahwa penangkapan tersebut dilakukan pada Sabtu (14/2).

Penangkapan ini merupakan tindak lanjut dari upaya pengejaran terhadap pelaku penembakan dan pembakaran yang terjadi baru-baru ini di Yahukimo.

Dari empat orang yang diamankan, Kombes Pol. Yusuf Sutejo menjelaskan bahwa berdasarkan hasil proses penyidikan intensif, dua di antaranya telah terbukti memiliki keterlibatan langsung dalam kasus-kasus besar. Tersangka G-W Terlibat dalam aksi penembakan anggota Brimob Satgas Preventif Ops Damai Cartenz pada 30 November 2022 lalu.

Baca Juga :  Festival Lembah Baliem 2025 Sukses dengan Listrik PLN Tanpa Kedip

Selain itu, ia juga teridentifikasi sebagai pelaku penembakan sopir truk yang terjadi pada 30 Januari 2026.

Semantara tersangka A-H Pelaku utama pembakaran sekolah dan ruko di Yahukimo yang terjadi tepat di hari penangkapan, yakni Sabtu, 14 Februari 2026. “Dari total 23 kasus yang terjadi sejak Januari hingga sekarang, kita berhasil mengamankan empat orang. Dua di antaranya sudah kita pastikan perannya melalui penyidikan,” ujar Kombes Pol. Yusuf Sutejo.

Pihak kepolisian saat ini masih mendalami keterlibatan dua orang lainnya yang turut diamankan dalam operasi tersebut. Satgas Damai Cartenz menegaskan tidak akan memberikan ruang bagi kelompok-kelompok yang terus berupaya mengganggu keamanan masyarakat dan aparat di Papua. Hingga saat ini, para pelaku tengah menjalani pemeriksaan lebih lanjut untuk mengungkap jaringan dan kelompok di balik aksi-aksi teror tersebut. (rel/ade)

Baca Juga :  RS Marthen Indey Sukses Operasi Metode ERACS  Pasien Covid-19

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Berita Terbaru

Artikel Lainnya