Thursday, April 3, 2025
30.7 C
Jayapura

Mes DPRP Dianggap Mubazir

JAYAPURA-Ketua DPR Papua, Jhony Banua Rouw berpendapat  bahwa keberadaan mes DPR Papua yang berada di Jalan Percetakan Jayapura dianggap tidak terlalu memberi manfaat bagi anggota DPR Papua sendiri.

Gedung  bertingkat di pinggir jalan ini awalnya dibangun untuk mengantisipasi hadirnya anggota DPR Papua melalui mekanisme pengangkatan (14 kursi) . Mengantisipasi jika para wakil rakyat yang masuk dari jalur pengangkatan baik adat, agama maupun perempuan ini bisa menempati gedung tersebut sementara waktu jika sudah ada penetapan.

โ€œSaya pikir gedung ini (mes DPRP) tidak terlalu memberi manfaat juga. Lihat saja sejak dibangun hingga sekarang tidak pernah ditempati. Awalnya heboh dan digembar gemborkan soal bangunan dan fasilitasnya tapi tidak dipakai juga kan,โ€ kata Jhony Banua di ruang kerjanya, pekan kemarin.

Baca Juga :  Diduga Scabies Mewabah di Dok VIII Pantai

Gedung empat lantai ini sebelumnya pada tahun 2019 lalu telah diresmikan oleh Gubernur Papua Lukas Enembe. Dimana dijelaskan bahwa adanya gedung ini menjadi buah perjuangan para anggota DPRP periode 2014 โ€“ 2019 lalu.

Menurut Jhony Banua Rouw,  jika hingga saat ini tak dimanfaatkan dan dihuni maka sebaiknya gedung ini dikelola oleh pihak ketiga agar memberi manfaat dan memberi pendapatan bagi daerah. Jangan justru mangkrak dan terbiar.

โ€œSaya pikir itu lebih baik. Ini seperti mubazir juga. Kemarin katanya akan dipakai untuk tamu โ€“ tamu PON tapi saya tanya, apakah dipakai atau tidak?,โ€ ucapnya.

โ€œMungkin lebih baik kita sewakan saja biar ada pemasukan dan manfaat lain,โ€ sambung Jhony.

Baca Juga :  Nasdem Lambat Sodor Nama, Rapat Paripurna Banjir Interupsi

Sekedar diketahui pekerjaan pembangunan mes DPRP ini dilakukan menggunakan APBD tahun 2007 namun sempat mandeg. Barulah di tahun 2013 pekerjaannya kembali dilanjutkan setelah ditopag dana Rp 6 miliar dan dana tambahan Rp 5 miliar di tahun 2018 hingga bangunan 54 kamar ini tuntas. (ade/nat)

JAYAPURA-Ketua DPR Papua, Jhony Banua Rouw berpendapat  bahwa keberadaan mes DPR Papua yang berada di Jalan Percetakan Jayapura dianggap tidak terlalu memberi manfaat bagi anggota DPR Papua sendiri.

Gedung  bertingkat di pinggir jalan ini awalnya dibangun untuk mengantisipasi hadirnya anggota DPR Papua melalui mekanisme pengangkatan (14 kursi) . Mengantisipasi jika para wakil rakyat yang masuk dari jalur pengangkatan baik adat, agama maupun perempuan ini bisa menempati gedung tersebut sementara waktu jika sudah ada penetapan.

โ€œSaya pikir gedung ini (mes DPRP) tidak terlalu memberi manfaat juga. Lihat saja sejak dibangun hingga sekarang tidak pernah ditempati. Awalnya heboh dan digembar gemborkan soal bangunan dan fasilitasnya tapi tidak dipakai juga kan,โ€ kata Jhony Banua di ruang kerjanya, pekan kemarin.

Baca Juga :  Evaluasi Pimpinan OPD Wajib Dilakukan Gubernur

Gedung empat lantai ini sebelumnya pada tahun 2019 lalu telah diresmikan oleh Gubernur Papua Lukas Enembe. Dimana dijelaskan bahwa adanya gedung ini menjadi buah perjuangan para anggota DPRP periode 2014 โ€“ 2019 lalu.

Menurut Jhony Banua Rouw,  jika hingga saat ini tak dimanfaatkan dan dihuni maka sebaiknya gedung ini dikelola oleh pihak ketiga agar memberi manfaat dan memberi pendapatan bagi daerah. Jangan justru mangkrak dan terbiar.

โ€œSaya pikir itu lebih baik. Ini seperti mubazir juga. Kemarin katanya akan dipakai untuk tamu โ€“ tamu PON tapi saya tanya, apakah dipakai atau tidak?,โ€ ucapnya.

โ€œMungkin lebih baik kita sewakan saja biar ada pemasukan dan manfaat lain,โ€ sambung Jhony.

Baca Juga :  Banyak Tambang Emas di Papua Masih Dikelola Masyarakat Adat

Sekedar diketahui pekerjaan pembangunan mes DPRP ini dilakukan menggunakan APBD tahun 2007 namun sempat mandeg. Barulah di tahun 2013 pekerjaannya kembali dilanjutkan setelah ditopag dana Rp 6 miliar dan dana tambahan Rp 5 miliar di tahun 2018 hingga bangunan 54 kamar ini tuntas. (ade/nat)

Berita Terbaru

Artikel Lainnya