Friday, April 4, 2025
28.7 C
Jayapura

Presiden Jokowi Singgung Penambahan Saham Freeport di Indonesia

JAKARTAโ€“ Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), menerima Ricard Adkerson, Chairman Freeport McMoRan, di Hotel Waldorf Astoria, Washington DC, Amerika Serikat pada Senin (13/11).

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Jokowi mengapresiasi pembahasan terkait penambahan saham Freeport di Indonesia serta perpanjangan izin tambang yang telah mencapai tahap akhir.

Dilansir JawaPos.com dari laman setkab.go.idPresiden Jokowi mengatakan, โ€œSaya senang mendengar pembahasan penambahan 10 persen saham Freeport di Indonesia dan perpanjangan izin tambang selama 20 tahun telah mencapai tahap akhir,โ€ dalam pertemuannya dengan Ricard Adkerson.

Presiden Jokowi, sambil menyatakan kegembiraannya atas kemajuan pembahasan penambahan saham Freeport di Indonesia.

Dalam keterangan terpisah setelah pertemuan tersebut, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Ad Interim, Erick Thohir, menyampaikan pandangannya bahwa saat ini hubungan antara Indonesia dan Amerika Serikat terus mengalami peningkatan.

Baca Juga :  Mancini Akui Perkembangan Timnas Indonesia, Bikin Ketar-ketir Arab Saudi

Terutama dalam konteks bidang perdagangan. Erick Thohir menilai bahwa kerja sama yang terus berkembang ini mencerminkan komitmen kuat dari kedua negara untuk memperkuat hubungan ekonomi bilateral mereka.

Oleh karena itu, Erick Thohir menyebut bahwa perkembangan positif dalam hubungan bilateral tersebut menjadi dasar bagi Presiden Jokowi untuk terus mendorong investasi dari Amerika Serikat ke Indonesia.

Salah satu contohnya adalah kerjasama dengan Freeport McMoRan, di mana Presiden Jokowi menunjukkan komitmen dalam menggencarkan investasi asing di sektor pertambangan di Indonesia.

Erick mengatakan, โ€œKetika kita melihat surplus perdagangan kita dengan Amerika Serikat, yang hampir mencapai 16 miliar Dolar AS,โ€ dilansir tertulis oleh JawaPos.com dari setkab.go.id.

โ€œDan pertumbuhannya cepat dalam beberapa tahun terakhir, ini adalah situasi yang belum pernah terjadi sebelumnya.โ€

โ€œSaat ini, investasi dari Amerika Serikat di Indonesia bahkan sudah mencapai peringkat keempat, menunjukkan peningkatan yang signifikan,โ€ imbuhnya.

Baca Juga :  Intip Potensi 26 Pemain Timnas Indonesia yang Dipanggil Shin Tae-yong

Erick melanjutkan, โ€œKeadaan ini seiring dengan fakta bahwa perusahaan-perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) kita kini telah berhasil menguasai 51 persen dari investasi tersebut.โ€

Lebih lanjut, Erick mengungkapkan bahwa dalam pertemuan antara Presiden Jokowi dan CEO Freeport McMoRan, mereka juga membahas tentang upaya hilirisasi yang dilakukan oleh Freeport di Indonesia.

Erick menyebutkan bahwa saat ini Freeport tidak hanya terbatas pada kegiatan penambangan emas dan tembaga, melainkan telah aktif membangun smelter untuk mengolah hasil tambangnya.

Upaya hilirisasi ini diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi industri pertambangan di Indonesia serta menciptakan peluang pekerjaan dan pengembangan ekonomi di tingkat lokal.

Erick juga menegaskan bahwa dalam pertemuan tersebut, pihak Freeport tampaknya menunjukkan komitmennya untuk melanjutkan investasi dengan pembangunan smelter tambahan di berbagai lokasi di Indonesia.

JAKARTAโ€“ Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), menerima Ricard Adkerson, Chairman Freeport McMoRan, di Hotel Waldorf Astoria, Washington DC, Amerika Serikat pada Senin (13/11).

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Jokowi mengapresiasi pembahasan terkait penambahan saham Freeport di Indonesia serta perpanjangan izin tambang yang telah mencapai tahap akhir.

Dilansir JawaPos.com dari laman setkab.go.idPresiden Jokowi mengatakan, โ€œSaya senang mendengar pembahasan penambahan 10 persen saham Freeport di Indonesia dan perpanjangan izin tambang selama 20 tahun telah mencapai tahap akhir,โ€ dalam pertemuannya dengan Ricard Adkerson.

Presiden Jokowi, sambil menyatakan kegembiraannya atas kemajuan pembahasan penambahan saham Freeport di Indonesia.

Dalam keterangan terpisah setelah pertemuan tersebut, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Ad Interim, Erick Thohir, menyampaikan pandangannya bahwa saat ini hubungan antara Indonesia dan Amerika Serikat terus mengalami peningkatan.

Baca Juga :  Resmi Beroperasi, WHOOSH Kereta Cepat Pertama di Asia Tenggara

Terutama dalam konteks bidang perdagangan. Erick Thohir menilai bahwa kerja sama yang terus berkembang ini mencerminkan komitmen kuat dari kedua negara untuk memperkuat hubungan ekonomi bilateral mereka.

Oleh karena itu, Erick Thohir menyebut bahwa perkembangan positif dalam hubungan bilateral tersebut menjadi dasar bagi Presiden Jokowi untuk terus mendorong investasi dari Amerika Serikat ke Indonesia.

Salah satu contohnya adalah kerjasama dengan Freeport McMoRan, di mana Presiden Jokowi menunjukkan komitmen dalam menggencarkan investasi asing di sektor pertambangan di Indonesia.

Erick mengatakan, โ€œKetika kita melihat surplus perdagangan kita dengan Amerika Serikat, yang hampir mencapai 16 miliar Dolar AS,โ€ dilansir tertulis oleh JawaPos.com dari setkab.go.id.

โ€œDan pertumbuhannya cepat dalam beberapa tahun terakhir, ini adalah situasi yang belum pernah terjadi sebelumnya.โ€

โ€œSaat ini, investasi dari Amerika Serikat di Indonesia bahkan sudah mencapai peringkat keempat, menunjukkan peningkatan yang signifikan,โ€ imbuhnya.

Baca Juga :  Korem 172/PWY Bangun Pos Ramil di Kawe Pegubin, Buktikan Negara Hadir di Plosok

Erick melanjutkan, โ€œKeadaan ini seiring dengan fakta bahwa perusahaan-perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) kita kini telah berhasil menguasai 51 persen dari investasi tersebut.โ€

Lebih lanjut, Erick mengungkapkan bahwa dalam pertemuan antara Presiden Jokowi dan CEO Freeport McMoRan, mereka juga membahas tentang upaya hilirisasi yang dilakukan oleh Freeport di Indonesia.

Erick menyebutkan bahwa saat ini Freeport tidak hanya terbatas pada kegiatan penambangan emas dan tembaga, melainkan telah aktif membangun smelter untuk mengolah hasil tambangnya.

Upaya hilirisasi ini diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi industri pertambangan di Indonesia serta menciptakan peluang pekerjaan dan pengembangan ekonomi di tingkat lokal.

Erick juga menegaskan bahwa dalam pertemuan tersebut, pihak Freeport tampaknya menunjukkan komitmennya untuk melanjutkan investasi dengan pembangunan smelter tambahan di berbagai lokasi di Indonesia.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya