Saturday, March 14, 2026
26.7 C
Jayapura

Korban yang Disiram Bensin Akhirnya Tewas

Tak Terima, Rumah Keluarga Pelaku Dibakar

JAYAPURA–Tiga unit rumah milik Utrek Ap yang berada di kompleks RSUD Dok II, Kota Jayapura, ludes dibakar. Disebut dibakar karena ada unsur kesengajaan yang dilakukan oleh para pelaku. Rumah ini dibakar oleh sekelompok massa pada Kamis (12/3).

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material diperkirakan cukup besar.

Aksi pembakaran ini diduga merupakan buntut dari insiden yang terjadi di sebuah hotel di kawasan Kotaraja Minggu (8/3).

Dalam peristiwa tersebut, seorang pria bernama Yoram sempat disiram menggunakan bensin oleh sang istri berinisial JY dan kemudian dilarikan ke RS Bhayangkara. Ia sempat dirawat di ruang ICU akibat luka bakar. Dan setelah dirawat selama 4 hari iapun meninggal.

Baca Juga :  Motif Penghuni Lokalisasi Bunuh Diri Masih Didalami

Tersulut emosi atas kejadian tersebut, keluarga korban kemudian mendatangi rumah orang tua JY yang berada di kawasan RSUD Dok II pada Kamis siang sekitar pukul 12.00 WIT.

Sekitar 10 orang datang menggunakan mobil pick-up dan langsung melakukan pembakaran. Salah satu saksi mata di lokasi kejadian, Roby, mengatakan rombongan tersebut datang sambil membawa senjata tajam jenis parang.

“Sekitar 10 orang datang tadi siang sekitar pukul 12.00 WIT. Mereka bawa parang lalu membakar rumah itu,” ujar Roby saat ditemui di lokasi kejadian.

Menurut Roby, aksi pembakaran pertama sempat berhasil dihadang oleh aparat kepolisian yang berada di lokasi sehingga api tidak sempat merambat ke bangunan lain.

Baca Juga :  Pelaku Usaha Wajib Tahu Cara Produksi Produk Pangan Olahan

“Sekitar 30 menit setelah rombongan pertama itu meninggalkan lokasi, dua orang kembali datang dengan membawa bensin menggunakan jerigen lima liter dan kembali melakukan pembakaran,” bebernya.

Akibatnya, tiga bangunan yang berada di lokasi tersebut akhirnya ludes terbakar. Bangunan tersebut terdiri dari satu rumah utama di bagian depan serta dua bangunan kos-kosan yang berada di bagian belakang.

“Jadi rumah ini ada tiga bangunan, satu rumah utama di depan dan dua di belakang yang digunakan sebagai kos-kosan,” jelasnya.

Tak Terima, Rumah Keluarga Pelaku Dibakar

JAYAPURA–Tiga unit rumah milik Utrek Ap yang berada di kompleks RSUD Dok II, Kota Jayapura, ludes dibakar. Disebut dibakar karena ada unsur kesengajaan yang dilakukan oleh para pelaku. Rumah ini dibakar oleh sekelompok massa pada Kamis (12/3).

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material diperkirakan cukup besar.

Aksi pembakaran ini diduga merupakan buntut dari insiden yang terjadi di sebuah hotel di kawasan Kotaraja Minggu (8/3).

Dalam peristiwa tersebut, seorang pria bernama Yoram sempat disiram menggunakan bensin oleh sang istri berinisial JY dan kemudian dilarikan ke RS Bhayangkara. Ia sempat dirawat di ruang ICU akibat luka bakar. Dan setelah dirawat selama 4 hari iapun meninggal.

Baca Juga :  Bupati Keerom Puji Peran Polri Jaga Khamtibmas

Tersulut emosi atas kejadian tersebut, keluarga korban kemudian mendatangi rumah orang tua JY yang berada di kawasan RSUD Dok II pada Kamis siang sekitar pukul 12.00 WIT.

Sekitar 10 orang datang menggunakan mobil pick-up dan langsung melakukan pembakaran. Salah satu saksi mata di lokasi kejadian, Roby, mengatakan rombongan tersebut datang sambil membawa senjata tajam jenis parang.

“Sekitar 10 orang datang tadi siang sekitar pukul 12.00 WIT. Mereka bawa parang lalu membakar rumah itu,” ujar Roby saat ditemui di lokasi kejadian.

Menurut Roby, aksi pembakaran pertama sempat berhasil dihadang oleh aparat kepolisian yang berada di lokasi sehingga api tidak sempat merambat ke bangunan lain.

Baca Juga :  Antisipai Demo di Mimika, TNI/Polri Gelar Patroli Gabungan

“Sekitar 30 menit setelah rombongan pertama itu meninggalkan lokasi, dua orang kembali datang dengan membawa bensin menggunakan jerigen lima liter dan kembali melakukan pembakaran,” bebernya.

Akibatnya, tiga bangunan yang berada di lokasi tersebut akhirnya ludes terbakar. Bangunan tersebut terdiri dari satu rumah utama di bagian depan serta dua bangunan kos-kosan yang berada di bagian belakang.

“Jadi rumah ini ada tiga bangunan, satu rumah utama di depan dan dua di belakang yang digunakan sebagai kos-kosan,” jelasnya.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya