Sementara itu, tim kedua dari Unit Identifikasi melaksanakan olah TKP dengan melakukan pendokumentasian serta penomoran pada titik-titik yang diduga menjadi lokasi terjadinya penganiayaan.
“Dari hasil kegiatan tersebut, polisi mengamankan satu buah flashdisk yang berisi rekaman CCTV dari pihak kapal sebagai barang bukti pendukung proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut,” terangnya.
Diakuinya, bahwa olah TKP ini bertujuan untuk memastikan penyebab kematian korban, apakah akibat tindakan yang disengaja atau faktor lainnya, dengan mengumpulkan alat bukti serta keterangan saksi secara komprehensif.
“Seluruh rangkaian kegiatan berakhir pada pukul 20.25 WIT dalam keadaan aman dan terkendali. Hingga kini, proses penyelidikan masih terus dilakukan guna mengungkap secara terang peristiwa yang menyebabkan meninggalnya korban,” terangnya.
Sementara itu, Capt. KM. Gunung Dempo, Asep Soparya mengatakan pihaknya telah menerima surat permohonan pemeriksaan TKP dari PT Pelni dan mempersilakan aparat kepolisian melaksanakan kegiatan sesuai prosedur. “Kami selaku penanggung jawab kapal mempersilakan rekan-rekan untuk melaksanakan kegiatan pemeriksaan. Kru kami siap mendampingi,” ujar Capt. Asep. (ana/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Sementara itu, tim kedua dari Unit Identifikasi melaksanakan olah TKP dengan melakukan pendokumentasian serta penomoran pada titik-titik yang diduga menjadi lokasi terjadinya penganiayaan.
“Dari hasil kegiatan tersebut, polisi mengamankan satu buah flashdisk yang berisi rekaman CCTV dari pihak kapal sebagai barang bukti pendukung proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut,” terangnya.
Diakuinya, bahwa olah TKP ini bertujuan untuk memastikan penyebab kematian korban, apakah akibat tindakan yang disengaja atau faktor lainnya, dengan mengumpulkan alat bukti serta keterangan saksi secara komprehensif.
“Seluruh rangkaian kegiatan berakhir pada pukul 20.25 WIT dalam keadaan aman dan terkendali. Hingga kini, proses penyelidikan masih terus dilakukan guna mengungkap secara terang peristiwa yang menyebabkan meninggalnya korban,” terangnya.
Sementara itu, Capt. KM. Gunung Dempo, Asep Soparya mengatakan pihaknya telah menerima surat permohonan pemeriksaan TKP dari PT Pelni dan mempersilakan aparat kepolisian melaksanakan kegiatan sesuai prosedur. “Kami selaku penanggung jawab kapal mempersilakan rekan-rekan untuk melaksanakan kegiatan pemeriksaan. Kru kami siap mendampingi,” ujar Capt. Asep. (ana/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q