Sempat Lari ke Hutan Namun Kembali Diseret ke Lapangan
JAYAPURA– Potret suram dunia dirgantara di Papua kembali terjadi. Kejadian mengenaskan menimpa seorang pilot dan co pilot Pesawat Smart Air dengan nomor registrasi PK-SNR milik PT Smart Air Aviation. Pesawat ini ditembak saat mendarat di Lapangan Terbang Korowai Batu, Kampung Danowage, Distrik Yaniruma, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, Rabu (11/2/2026).
Pilot dan Co Pilotnya dilaporkan tewas, sementara 13 penumpang selamat. Sebelumnya, setahun yang lalu kasus serupa menimpa Pesawat Susi Air pada 2024 lalu di Lapangan Terbang Bayabiru, Kabupaten Paniai, Papua Tengah. Pesawat jenis Caravan milik Smart Air dengan nomor registrasi PK-SNR ditembaki saat mendarat di Bandara Korowai Batu sekitar pukul 11.00 WIT. Pesawat yang diterbangkan Capt. Pilot Egon Irawan bersama Co Pilot Baskoro tersebut membawa 13 penumpang.
Kapolres Boven Digoel, AKBP Wisnu Perdana Putra, membenarkan peristiwa tersebut saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Rabu sore. “Saat pesawat mendarat di Bandara Korowai, tiba-tiba ditembaki oleh Orang Tak Dikenal (OTK). Pilot, co pilot, dan para penumpang kemudian berupaya menyelamatkan diri dengan berlari ke arah hutan,” ujar AKBP Wisnu melalui sambungan telpon.
Namun nahas, pilot dan co pilot itu dikejar oleh pelaku, lalu dibawa kembali ke area lapangan terbang. Keduanya kemudian ditembak di tengah lapangan dan meninggal dunia. “Pilot dan co pilot dikejar oleh para pelaku, kemudian dibawa dari dalam hutan ke lapangan terbang dan dibunuh disitu. Keduanya meninggal dunia. Sementara seluruh penumpang dalam kondisi selamat karena merupakan warga setempat,” jelasnya.
Sempat Lari ke Hutan Namun Kembali Diseret ke Lapangan
JAYAPURA– Potret suram dunia dirgantara di Papua kembali terjadi. Kejadian mengenaskan menimpa seorang pilot dan co pilot Pesawat Smart Air dengan nomor registrasi PK-SNR milik PT Smart Air Aviation. Pesawat ini ditembak saat mendarat di Lapangan Terbang Korowai Batu, Kampung Danowage, Distrik Yaniruma, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, Rabu (11/2/2026).
Pilot dan Co Pilotnya dilaporkan tewas, sementara 13 penumpang selamat. Sebelumnya, setahun yang lalu kasus serupa menimpa Pesawat Susi Air pada 2024 lalu di Lapangan Terbang Bayabiru, Kabupaten Paniai, Papua Tengah. Pesawat jenis Caravan milik Smart Air dengan nomor registrasi PK-SNR ditembaki saat mendarat di Bandara Korowai Batu sekitar pukul 11.00 WIT. Pesawat yang diterbangkan Capt. Pilot Egon Irawan bersama Co Pilot Baskoro tersebut membawa 13 penumpang.
Kapolres Boven Digoel, AKBP Wisnu Perdana Putra, membenarkan peristiwa tersebut saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Rabu sore. “Saat pesawat mendarat di Bandara Korowai, tiba-tiba ditembaki oleh Orang Tak Dikenal (OTK). Pilot, co pilot, dan para penumpang kemudian berupaya menyelamatkan diri dengan berlari ke arah hutan,” ujar AKBP Wisnu melalui sambungan telpon.
Namun nahas, pilot dan co pilot itu dikejar oleh pelaku, lalu dibawa kembali ke area lapangan terbang. Keduanya kemudian ditembak di tengah lapangan dan meninggal dunia. “Pilot dan co pilot dikejar oleh para pelaku, kemudian dibawa dari dalam hutan ke lapangan terbang dan dibunuh disitu. Keduanya meninggal dunia. Sementara seluruh penumpang dalam kondisi selamat karena merupakan warga setempat,” jelasnya.