Saturday, February 21, 2026
27.4 C
Jayapura

Waspada Banjir Dimana-mana

Adapun prospek cuaca untuk sepekan ke depan wilayah Provinsi Papua mulai 10–16 November 2025 yakni untuk, 10 – 11 November 2025, Cuaca umumnya berawan hingga hujan ringan, dan berpotensi terjadi Hujan Sedang hingga Lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di wilayah Kota/Kab. Jayapura, Keerom, Sarmi, Mamberamo Raya, Biak Numfor, Supiori, Kepulauan Yapen dan Waropen.

Kemudian pada, 12 – 13 November 2025 cuaca umumnya cerah berawan hingga berawan dan berpotensi terjadi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di wilayah Kab. Jayapura, Keerom, Sarmi, Mamberamo Raya, dan Waropen. Sementara untuk, 14 – 16 November 2025, cuaca umumnya berawan hingga hujan ringan dan berpotensi terjadi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di wilayah, Kota/Kab. Jayapura, Kab. Keerom, Sarmi, Mamberamo Raya, Supiori, Kepulauan Yapen, dan Waropen.

Baca Juga :  Gubernur Sangat Terbuka dan Terima Tim Dokter IDI dan KPK

Melihat historis kejadian cuaca ekstrem di Papua, masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi peningkatan curah hujan, serta potensi kilat/petir dan angin kencang akibat cuaca ekstrem yang mungkin terjadi. Selain itu, perlu diperhatikan bahwa kondisi geografis Papua yang memiliki banyak lereng curam berpotensi mengalami longsor, terutama jika hujan terjadi dengan intensitas tinggi atau dalam durasi yang lama.

Oleh karena itu, masyarakat yang bermukim di lereng gunung atau perbukitan diimbau untuk lebih berhati-hati dan segera menjauhi daerah rawan longsor saat hujan deras berlangsung. “Segera menjauh dari daerah rawan longsor saat terjadi hujan deras yang berlangsung lama, dan pahami jalur evakuasi darurat jika diperlukan,” himbauannya. (jim/ade)

Baca Juga :  Yakob Inggratubun, Sekretaris DPD Golkar Papua

Adapun prospek cuaca untuk sepekan ke depan wilayah Provinsi Papua mulai 10–16 November 2025 yakni untuk, 10 – 11 November 2025, Cuaca umumnya berawan hingga hujan ringan, dan berpotensi terjadi Hujan Sedang hingga Lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di wilayah Kota/Kab. Jayapura, Keerom, Sarmi, Mamberamo Raya, Biak Numfor, Supiori, Kepulauan Yapen dan Waropen.

Kemudian pada, 12 – 13 November 2025 cuaca umumnya cerah berawan hingga berawan dan berpotensi terjadi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di wilayah Kab. Jayapura, Keerom, Sarmi, Mamberamo Raya, dan Waropen. Sementara untuk, 14 – 16 November 2025, cuaca umumnya berawan hingga hujan ringan dan berpotensi terjadi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di wilayah, Kota/Kab. Jayapura, Kab. Keerom, Sarmi, Mamberamo Raya, Supiori, Kepulauan Yapen, dan Waropen.

Baca Juga :  Pemprov Hibahkan Rumah Produksi dan Peralatan ke OAP

Melihat historis kejadian cuaca ekstrem di Papua, masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi peningkatan curah hujan, serta potensi kilat/petir dan angin kencang akibat cuaca ekstrem yang mungkin terjadi. Selain itu, perlu diperhatikan bahwa kondisi geografis Papua yang memiliki banyak lereng curam berpotensi mengalami longsor, terutama jika hujan terjadi dengan intensitas tinggi atau dalam durasi yang lama.

Oleh karena itu, masyarakat yang bermukim di lereng gunung atau perbukitan diimbau untuk lebih berhati-hati dan segera menjauhi daerah rawan longsor saat hujan deras berlangsung. “Segera menjauh dari daerah rawan longsor saat terjadi hujan deras yang berlangsung lama, dan pahami jalur evakuasi darurat jika diperlukan,” himbauannya. (jim/ade)

Baca Juga :  Tiga Langkah Mitigasi Dalam Sensus Penduduk di Papua

Berita Terbaru

Artikel Lainnya