Ketua Komisi IV DPR Papua, Joni Y. Betaubun, menegaskan bahwa pihaknya telah menerima penjelasan dari Kominfo, namun tetap meminta pihak operator segera menormalisasi layanan secara menyeluruh.
“Internet ini sudah menjadi kebutuhan utama. Pelayanan pemerintahan, pendidikan, hingga kesehatan sangat bergantung pada jaringan. Apalagi saat ini anak-anak sedang ujian,” tegasnya.
Ia juga meminta agar kedepan ada peningkatan kualitas pelayanan, termasuk langkah antisipasi agar kejadian serupa tidak kembali terulang. “Perlu ada langkah ekstra karena internet ini sudah menjadi kebutuhan pokok,” tegas Joni.
Sementara itu, Anggota DPR Papua, Jansen Monim, menyoroti ketergantungan Papua terhadap satu operator utama. Ia menilai kondisi tersebut berdampak besar ketika terjadi gangguan jaringan.
“Kami mendorong agar provider lain bisa masuk ke Papua. Harus ada keseimbangan dan kompetisi yang sehat agar pelayanan lebih baik dan merata,” ujarnya.
Menurutnya, kehadiran lebih banyak penyedia layanan telekomunikasi akan menciptakan persaingan bisnis yang sehat, sekaligus meningkatkan kualitas layanan bagi masyarakat. “Tidak bisa hanya berharap dengan satu provider. Karena jaringan internet ini sudah menjadi kebutuhan pokok. Kami harap provider lain bisa masuk ke Papua imbqngi telkomsel,” pungkas Jansen. (dil/rel/fia/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Ketua Komisi IV DPR Papua, Joni Y. Betaubun, menegaskan bahwa pihaknya telah menerima penjelasan dari Kominfo, namun tetap meminta pihak operator segera menormalisasi layanan secara menyeluruh.
“Internet ini sudah menjadi kebutuhan utama. Pelayanan pemerintahan, pendidikan, hingga kesehatan sangat bergantung pada jaringan. Apalagi saat ini anak-anak sedang ujian,” tegasnya.
Ia juga meminta agar kedepan ada peningkatan kualitas pelayanan, termasuk langkah antisipasi agar kejadian serupa tidak kembali terulang. “Perlu ada langkah ekstra karena internet ini sudah menjadi kebutuhan pokok,” tegas Joni.
Sementara itu, Anggota DPR Papua, Jansen Monim, menyoroti ketergantungan Papua terhadap satu operator utama. Ia menilai kondisi tersebut berdampak besar ketika terjadi gangguan jaringan.
“Kami mendorong agar provider lain bisa masuk ke Papua. Harus ada keseimbangan dan kompetisi yang sehat agar pelayanan lebih baik dan merata,” ujarnya.
Menurutnya, kehadiran lebih banyak penyedia layanan telekomunikasi akan menciptakan persaingan bisnis yang sehat, sekaligus meningkatkan kualitas layanan bagi masyarakat. “Tidak bisa hanya berharap dengan satu provider. Karena jaringan internet ini sudah menjadi kebutuhan pokok. Kami harap provider lain bisa masuk ke Papua imbqngi telkomsel,” pungkas Jansen. (dil/rel/fia/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q