Potongan Tubuh Kembali Ditemukan

Sementara itu, Komandan Detasemen Gegana Sat Brimob Polda Papua, AKBP Clief Gerald Philipus Duwith, menjelaskan bahwa proses sterilisasi di area yang diduga menjadi pusat ledakan telah rampung dilaksanakan. “Berdasarkan hasil pemeriksaan dan penyisiran yang dilakukan Tim Jibom dan Gegana, area Ring 1 telah dinyatakan steril dari potensi bahan peledak aktif. Namun demikian, kami tetap merekomendasikan agar area tersebut tidak dimasuki masyarakat sampai seluruh proses penyelidikan dan pencarian korban selesai dilaksanakan,” pungkasnya.

Sementara Anggota Komisi II DPR Papua, Johanes Markus Wakum mengaku prihatin. Ia memberikan dukungan moril kepada korban dan keluarga serta berharap seluruh korban dapat segera pulih. ia menegaskan bahwa peristiwa ini harus menjadi pembelajaran penting bagi masyarakat, khususnya di Biak yang merupakan salah satu wilayah dengan sejarah Perang Dunia II dan masih berpotensi menyimpan berbagai peninggalan berbahaya.

Baca Juga :  Bupati Herry: Saya akan Bagi Tugas dengan Wakil Bupati

Johanes juga meminta pemerintah daerah untuk meningkatkan edukasi kepada masyarakat terkait bahaya peninggalan perang dan tata cara pelaporan apabila menemukan benda mencurigakan. DPR menurutnya akan terus memantau perkembangan penanganan. “Peristiwa harus menjadi perhatian,” pungkasnya. (rel/ade)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Sementara itu, Komandan Detasemen Gegana Sat Brimob Polda Papua, AKBP Clief Gerald Philipus Duwith, menjelaskan bahwa proses sterilisasi di area yang diduga menjadi pusat ledakan telah rampung dilaksanakan. “Berdasarkan hasil pemeriksaan dan penyisiran yang dilakukan Tim Jibom dan Gegana, area Ring 1 telah dinyatakan steril dari potensi bahan peledak aktif. Namun demikian, kami tetap merekomendasikan agar area tersebut tidak dimasuki masyarakat sampai seluruh proses penyelidikan dan pencarian korban selesai dilaksanakan,” pungkasnya.

Sementara Anggota Komisi II DPR Papua, Johanes Markus Wakum mengaku prihatin. Ia memberikan dukungan moril kepada korban dan keluarga serta berharap seluruh korban dapat segera pulih. ia menegaskan bahwa peristiwa ini harus menjadi pembelajaran penting bagi masyarakat, khususnya di Biak yang merupakan salah satu wilayah dengan sejarah Perang Dunia II dan masih berpotensi menyimpan berbagai peninggalan berbahaya.

Baca Juga :  Peredaran Sabu Seharga Rp 1,3 Miliar Berhasil Diungkap

Johanes juga meminta pemerintah daerah untuk meningkatkan edukasi kepada masyarakat terkait bahaya peninggalan perang dan tata cara pelaporan apabila menemukan benda mencurigakan. DPR menurutnya akan terus memantau perkembangan penanganan. “Peristiwa harus menjadi perhatian,” pungkasnya. (rel/ade)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Berita Terbaru

Artikel Lainnya