Friday, April 4, 2025
26.7 C
Jayapura

Pilot Asing Tewas Dibantai KKB

   Sementara  Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2024, Kombes Pol. Dr. Bayu Suseno mengatakan bahwa informasi yang diterima oleh saksi “D”, Saksi menjelaskan bahwa, pada saat Helikopter tiba di Distrik Alama, para penumpang dan pilot langsung dihadang oleh KKB dan saat itu juga pilot Mr. Glen Malcolm Conning langsung dibunuh oleh KKB.

   Kronologis kejadian berawal ketika sekitar pukul 09.30 WIT  ketika Helikopter Jenis IWN, MD.500 ER PK, milik PT. Intan Angkasa Air Service dengan pilot Mr. Glen Malcolm Conning, membawa penumpang terbang dari bandara Mosez Kilangin Timika menuju Distrik Alama, Kabupaten Mimika. Setiba di Distrik Alama  mereka dicegat KKB menggunakan senjata api, kemudian pilot dan penumpang diturunkan dari Helikopter dan dikumpulkan di lapangan tepatnya sekitar Lokasi helicopter mendarat.

Baca Juga :  Kapolres: KKB Bebaskan 16 Pekerja Bangunan di Sinak Barat
Pantauan cuaca dari hanggar PT Intan Angkasa, di Bandar Udara Mozes Kilangin Timika. (Foto/istimewa)

   Setelah itu, KKB langsung melakukan pembunuhan terhadap pilot. Jenazah Pilot dibawa ke helicopter kemudian dibakar bersamaan dengan Helikopter. “Kami menyampaikan bahwa, Identitas Pilot yaitu, Mr.Glen Malcolm Conning, tempat tanggal lahir di Selandia Baru 23 Februari 1974, jenis kelamin laki – laki, berkebangsaan Selandia Baru, No Passport LM096455, Pekerjaan pilot Helikopter milik PT. Intan Angkasa Air Service dan beralamat di Timika,” ungkap Bayu.

   Sementara untuk identitas penumpang sesuai dengan manifest dan berdasarkan informasi dari lapangan bahwa seluruh penumpang dalam keadaan selamat. “Ya benar, seluruh penumpang selamat, karena mereka merupakan warga setempat yaitu, distrik Alama, Kabupaten Mimika” jelas Bayu.

   Ditambahkan bahwa distrik Alama merupakan distrik yang terisolir. “Untuk diketahui bahwa, Distrik Alama merupakan Distrik yang terisolir sehingga akses kesana hanya bisa ditempuh dengan menggunakan Helikopter,” paparnya.

Baca Juga :  Usulan Provinsi Nenangkawi Mencuat

  Bayu menegaskan bahwa KKB adalah pelaku kejahatan dan sifat kriminal akan selalu melekat . Berita tentang rencana pembebasan sandera pilot Philip yang mereka katakan akan dilepas diyakini hanya propaganda.

   “Nyatanya hari ini terjadi lagi kan? Pilot asing dibunuh oleh KKB di Distrik Alama, Kabupaten Mimika” ujar Bayu.

  Saat ini TNI-Polri serta jajaran Polres Mimika, telah melakukan Upaya-upaya penegakan hukum dan pengejaran terhadap KKB yang melakukan aksi penyanderaan dan penembakan terhadap pilot.

   Sementara  Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2024, Kombes Pol. Dr. Bayu Suseno mengatakan bahwa informasi yang diterima oleh saksi “D”, Saksi menjelaskan bahwa, pada saat Helikopter tiba di Distrik Alama, para penumpang dan pilot langsung dihadang oleh KKB dan saat itu juga pilot Mr. Glen Malcolm Conning langsung dibunuh oleh KKB.

   Kronologis kejadian berawal ketika sekitar pukul 09.30 WIT  ketika Helikopter Jenis IWN, MD.500 ER PK, milik PT. Intan Angkasa Air Service dengan pilot Mr. Glen Malcolm Conning, membawa penumpang terbang dari bandara Mosez Kilangin Timika menuju Distrik Alama, Kabupaten Mimika. Setiba di Distrik Alama  mereka dicegat KKB menggunakan senjata api, kemudian pilot dan penumpang diturunkan dari Helikopter dan dikumpulkan di lapangan tepatnya sekitar Lokasi helicopter mendarat.

Baca Juga :  Wali Kota dan Ondoafi Port Numbay Tak Setuju Pergerakan Massa
Pantauan cuaca dari hanggar PT Intan Angkasa, di Bandar Udara Mozes Kilangin Timika. (Foto/istimewa)

   Setelah itu, KKB langsung melakukan pembunuhan terhadap pilot. Jenazah Pilot dibawa ke helicopter kemudian dibakar bersamaan dengan Helikopter. “Kami menyampaikan bahwa, Identitas Pilot yaitu, Mr.Glen Malcolm Conning, tempat tanggal lahir di Selandia Baru 23 Februari 1974, jenis kelamin laki – laki, berkebangsaan Selandia Baru, No Passport LM096455, Pekerjaan pilot Helikopter milik PT. Intan Angkasa Air Service dan beralamat di Timika,” ungkap Bayu.

   Sementara untuk identitas penumpang sesuai dengan manifest dan berdasarkan informasi dari lapangan bahwa seluruh penumpang dalam keadaan selamat. “Ya benar, seluruh penumpang selamat, karena mereka merupakan warga setempat yaitu, distrik Alama, Kabupaten Mimika” jelas Bayu.

   Ditambahkan bahwa distrik Alama merupakan distrik yang terisolir. “Untuk diketahui bahwa, Distrik Alama merupakan Distrik yang terisolir sehingga akses kesana hanya bisa ditempuh dengan menggunakan Helikopter,” paparnya.

Baca Juga :  Warga yang Mengungsi Sudah Diberi Bantuan Sembako

  Bayu menegaskan bahwa KKB adalah pelaku kejahatan dan sifat kriminal akan selalu melekat . Berita tentang rencana pembebasan sandera pilot Philip yang mereka katakan akan dilepas diyakini hanya propaganda.

   “Nyatanya hari ini terjadi lagi kan? Pilot asing dibunuh oleh KKB di Distrik Alama, Kabupaten Mimika” ujar Bayu.

  Saat ini TNI-Polri serta jajaran Polres Mimika, telah melakukan Upaya-upaya penegakan hukum dan pengejaran terhadap KKB yang melakukan aksi penyanderaan dan penembakan terhadap pilot.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya