Menko Polhukam: Yang Penting Pilot Harus Selamat

JAKARTA-Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mohammad Mahfud MD menegaskan bahwa upaya menyelamatkan Kapten Philip dari KST masih terus berjalan.

”Itu semua masih dalam proses,” kata dia kepada awak media di Jakarta. Termasuk respons pemerintah atas permintaan tebusan Rp 5 miliar agar kelompok tersebut membebaskan pilot Susi Air berpaspor Selandia Baru itu.

Mahfud menegaskan, bagi pemerintah yang penting saat ini adalah keselamatan Kapten Philip. ”Yang penting satu, pilot itu harus selamat. Yang kedua TNI – Polri bertindak profesional. Yang ketiga tidak boleh ada campur tangan asing, campur tangan negara lain dalam kasus ini,” terang dia.

Tiga hal itu yang menjadi prinsip dalam upaya penyelamatan Philip. ”Sekarang terus berproses,” tambah mantan ketua Mahkamah Konstitusi (MK) tersebut. (Idr/syn)

Baca Juga :  Datangkan Teknisi, Telkom Masih Lakukan Tracing

JAKARTA-Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mohammad Mahfud MD menegaskan bahwa upaya menyelamatkan Kapten Philip dari KST masih terus berjalan.

”Itu semua masih dalam proses,” kata dia kepada awak media di Jakarta. Termasuk respons pemerintah atas permintaan tebusan Rp 5 miliar agar kelompok tersebut membebaskan pilot Susi Air berpaspor Selandia Baru itu.

Mahfud menegaskan, bagi pemerintah yang penting saat ini adalah keselamatan Kapten Philip. ”Yang penting satu, pilot itu harus selamat. Yang kedua TNI – Polri bertindak profesional. Yang ketiga tidak boleh ada campur tangan asing, campur tangan negara lain dalam kasus ini,” terang dia.

Tiga hal itu yang menjadi prinsip dalam upaya penyelamatan Philip. ”Sekarang terus berproses,” tambah mantan ketua Mahkamah Konstitusi (MK) tersebut. (Idr/syn)

Baca Juga :  TNI/Polri Apresiasi Masyarakat Membantu Penyelamatan 15 Pekerja Yang Disandra

Berita Terbaru

Artikel Lainnya