Thursday, February 5, 2026
31.7 C
Jayapura

Yahukimo Mencekam, KKB Muda Tebar Ancaman

JAYAPURA–Gangguan keamanan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, dalam beberapa hari terakhir kian mengkhawatirkan. Sejak Jumat hingga Minggu (31 Januari–2 Februari 2026), aksi teror dan intimidasi terhadap warga sipil serta pengguna jalan terus terjadi di sejumlah titik rawan, khususnya di Distrik Dekai.

Salah satu insiden terjadi pada Jumat (31/1), ketika seorang sopir truk bernama Jany Trio Mayaut (42) menjadi korban penembakan oleh orang tak dikenal di Jalan Poros Logpon KM 7, Distrik Dekai. Korban mengalami luka serius di bagian lengan kanan atas dan sempat mendapat perawatan medis sebelum akhirnya diperbolehkan pulang.

Peristiwa serupa kembali terjadi pada Minggu (1/2) sekitar pukul 07.30 WIT. Sebuah kendaraan yang dikemudikan Abdul Kadir (42) dengan dua penumpang, Peres Kusa (23) dan Luktar Pasomba (46), hampir menjadi sasaran penembakan di jalur KM 7, Kampung Maroku. Beruntung, ketiganya selamat dari insiden tersebut.

Baca Juga :  Kodap XVI Klaim Bertangggungjawab Bakar Sekolah

Rentetan kekerasan itu memuncak pada Senin (2/2), ketika Daniel Datti, SE (41), seorang pekerja mebel di SMP YPK Yakpesmi Dekai, tewas setelah diserang orang tak dikenal (OTK) di lingkungan sekolah. Korban kemudian dievakuasi ke kampung halamannya di Toraja pada Selasa (3/2) sekitar pukul 14.00 WIT untuk dimakamkan.

1-Kombes Pol Yusuf Sutejo
1-Kombes Pol Yusuf Sutejo

Kasus-kasus tersebut menjadi perhatian serius aparat keamanan dari Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz (ODC). Kasatgas Humas ODC, Kombes Pol Yusuf Sutejo, mengatakan pihaknya saat ini tengah melakukan penyelidikan intensif serta pengejaran terhadap para pelaku. “Kami sudah melakukan langkah-langkah awal, termasuk profiling.

Namun saat ini masih dalam tahap pendalaman. Kami tidak ingin terburu-buru menyimpulkan kelompok mana yang bertanggung jawab, karena ini sensitif dan bisa menjadi bumerang jika keliru,” ujar Yusuf melalui sambungan telpon, Selasa (3/2).

Baca Juga :  Kejari Jayawijaya Rampungkan Dakwaan Terhadap Dua KKB

JAYAPURA–Gangguan keamanan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, dalam beberapa hari terakhir kian mengkhawatirkan. Sejak Jumat hingga Minggu (31 Januari–2 Februari 2026), aksi teror dan intimidasi terhadap warga sipil serta pengguna jalan terus terjadi di sejumlah titik rawan, khususnya di Distrik Dekai.

Salah satu insiden terjadi pada Jumat (31/1), ketika seorang sopir truk bernama Jany Trio Mayaut (42) menjadi korban penembakan oleh orang tak dikenal di Jalan Poros Logpon KM 7, Distrik Dekai. Korban mengalami luka serius di bagian lengan kanan atas dan sempat mendapat perawatan medis sebelum akhirnya diperbolehkan pulang.

Peristiwa serupa kembali terjadi pada Minggu (1/2) sekitar pukul 07.30 WIT. Sebuah kendaraan yang dikemudikan Abdul Kadir (42) dengan dua penumpang, Peres Kusa (23) dan Luktar Pasomba (46), hampir menjadi sasaran penembakan di jalur KM 7, Kampung Maroku. Beruntung, ketiganya selamat dari insiden tersebut.

Baca Juga :  Kodap XVI Klaim Bertangggungjawab Bakar Sekolah

Rentetan kekerasan itu memuncak pada Senin (2/2), ketika Daniel Datti, SE (41), seorang pekerja mebel di SMP YPK Yakpesmi Dekai, tewas setelah diserang orang tak dikenal (OTK) di lingkungan sekolah. Korban kemudian dievakuasi ke kampung halamannya di Toraja pada Selasa (3/2) sekitar pukul 14.00 WIT untuk dimakamkan.

1-Kombes Pol Yusuf Sutejo
1-Kombes Pol Yusuf Sutejo

Kasus-kasus tersebut menjadi perhatian serius aparat keamanan dari Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz (ODC). Kasatgas Humas ODC, Kombes Pol Yusuf Sutejo, mengatakan pihaknya saat ini tengah melakukan penyelidikan intensif serta pengejaran terhadap para pelaku. “Kami sudah melakukan langkah-langkah awal, termasuk profiling.

Namun saat ini masih dalam tahap pendalaman. Kami tidak ingin terburu-buru menyimpulkan kelompok mana yang bertanggung jawab, karena ini sensitif dan bisa menjadi bumerang jika keliru,” ujar Yusuf melalui sambungan telpon, Selasa (3/2).

Baca Juga :  Kejari Jayawijaya Rampungkan Dakwaan Terhadap Dua KKB

Berita Terbaru

Artikel Lainnya