Thursday, February 5, 2026
25.8 C
Jayapura

Ganggu Bandara Bilogai, Tim Gabungan Perketat Penjagaan

JAYAPURA– Satuan Tugas (Satgas) Operasi Damai Cartenz (ODC) 2026 memastikan kondisi keamanan di Bandara Bilogai, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, tetap kondusif.

Langkah ini diambil guna menjamin kelancaran akses transportasi udara dan distribusi logistik bagi masyarakat di wilayah pegunungan tengah Papua. Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, mengungkapkan bahwa peningkatan pengamanan dilakukan menyusul adanya gangguan dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang intens terjadi sejak Januari 2026.

Menurutnya, KKB kerap melancarkan aksi penembakan di sekitar area bandara yang mengancam keselamatan penerbangan.

“Belakangan ini operasional bandara terganggu oleh aksi KKB. Beberapa kali terdengar suara letusan tembakan di sekitar area bandara. Karena itu, sejak Senin (2/2), kami telah menurunkan personel tambahan untuk mempertebal pengamanan,” ujar Yusuf saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Selasa (3/2).

Baca Juga :  Di Yahukimo Seorang Guru Tewas Usai Diserang Saat Mengajar

Yusuf menambahkan bahwa pergerakan serupa juga mulai terdeteksi di wilayah Beoga. Namun, sinergitas aparat gabungan TNI-Polri bersama Kopasgat telah disiagakan untuk menjaga titik-titik rawan agar proses pembangunan dan mobilisasi warga di Tanah Papua tidak terhambat.

JAYAPURA– Satuan Tugas (Satgas) Operasi Damai Cartenz (ODC) 2026 memastikan kondisi keamanan di Bandara Bilogai, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, tetap kondusif.

Langkah ini diambil guna menjamin kelancaran akses transportasi udara dan distribusi logistik bagi masyarakat di wilayah pegunungan tengah Papua. Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, mengungkapkan bahwa peningkatan pengamanan dilakukan menyusul adanya gangguan dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang intens terjadi sejak Januari 2026.

Menurutnya, KKB kerap melancarkan aksi penembakan di sekitar area bandara yang mengancam keselamatan penerbangan.

“Belakangan ini operasional bandara terganggu oleh aksi KKB. Beberapa kali terdengar suara letusan tembakan di sekitar area bandara. Karena itu, sejak Senin (2/2), kami telah menurunkan personel tambahan untuk mempertebal pengamanan,” ujar Yusuf saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Selasa (3/2).

Baca Juga :  Gempa Susulan Mulai Ciptakan Trauma

Yusuf menambahkan bahwa pergerakan serupa juga mulai terdeteksi di wilayah Beoga. Namun, sinergitas aparat gabungan TNI-Polri bersama Kopasgat telah disiagakan untuk menjaga titik-titik rawan agar proses pembangunan dan mobilisasi warga di Tanah Papua tidak terhambat.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya