alexametrics
32.7 C
Jayapura
Tuesday, May 17, 2022

Rumah Ditinggal, Rp 500 Juta Digasak

JAYAPURA – Sebuah peringatan bagi warga yang ingin meninggalkan rumahnya dalam keadaan kosong untuk lebih berhati – hati. Pasalnya sebuah rumah di Lembah Sunyi Angkasa, Distrik Jayapura Utara dimasuki seorang pria dan menggasak sejumlah uang sebesar Rp 500 juta. Untungnya tim opsnal Polsek Jayapura Utara berhasil mengungkap dan membekuk pelaku yang belakangan diketahui berinisial JT (24).

Kejadian ini terjadi pada  Minggu (27/2) sekira pukul 11.00 WIT dimana pelaku diduga sudah mengintai lebih dulu rumah korban dan memastikan rumah tersebut kosong. Setelah memastikan rumah tak berpenghuni, iapun masuk lewat pintu samping. JT disebut sempat masuk ke beberapa kamar kemudian sampai ke kamar  pemilik rumah. Karena bagian pintu susah dibuka iapun keluar dan mencongkel bagian jendela. Nah sesampainya di dalam JT kembali membongkar lemari dan  kemudian menemukan uang Rp 500 juta di dalamnya.

Baca Juga :  MRP Temui  Pimpinan Parpol dan Menteri Jokowi

Hanya masa jaya JT hanya 2 hari dimana pada Selasa (1/3) sekira pukul 12.00 WIT ia akhirnya dibekuk tim opsnal.

“Memang ada CCTV tapi agak jauh  jadi kami coba kembangkan ke saksi – saksi. Ada beberapa orang yang menyebut jika JT sedang mencari mobil kemudian membawa banyak uang.  Ia juga menyewa sebuah mobil dan mobil rental ini kemudian terlibat tabrakan di Holtekam,” kata Kapolsek Jayapura Utara, AKP Jahja Rumra melalui ponselnya, Kamis (3/3).

Dikatakan dari keterangan saksi – saksi yang menyebut jika JT terlihat membawa banyak uang disini sudah membuat penyidik mencurigai sehingga langsung menandai JT dan mengikuti perkembangannya.

Baca Juga :  Kasus Pidana di Merauke Tahun 2021 Turun 30 Persen

Jadi kata Jahja, JT memang sudah mengintai menunggu  korban, Tepenus W keluar dari rumah dan saat ibadah minggu inilah ia beraksi. “Setelah mengumpulkan bukti – bukti tim opsnal kemudian menunggu JT kembali ke rumahnya dan saat terlihat sedang memasuki kompleks rumahnya disitulah polisi langsung ‘mengambil’ nya,” imbuh Jahja.    

  Hanya saja dari jumlah Rp 500 juta ini dikatakan JT sudah menggunakan  sebanyak Rp 200 juta untuk berfoya – foya. “Uang yang tersisa Rp 300 juta karena Rp 200 jutanya sudah dipakai beli motor, foya – foya termasuk membeli motor Rp 19 juta,” jelas Jahja. “Saat ini sudah kami tahan dan sedang di BAP,” imbuh Kapolsek. (ade)

JAYAPURA – Sebuah peringatan bagi warga yang ingin meninggalkan rumahnya dalam keadaan kosong untuk lebih berhati – hati. Pasalnya sebuah rumah di Lembah Sunyi Angkasa, Distrik Jayapura Utara dimasuki seorang pria dan menggasak sejumlah uang sebesar Rp 500 juta. Untungnya tim opsnal Polsek Jayapura Utara berhasil mengungkap dan membekuk pelaku yang belakangan diketahui berinisial JT (24).

Kejadian ini terjadi pada  Minggu (27/2) sekira pukul 11.00 WIT dimana pelaku diduga sudah mengintai lebih dulu rumah korban dan memastikan rumah tersebut kosong. Setelah memastikan rumah tak berpenghuni, iapun masuk lewat pintu samping. JT disebut sempat masuk ke beberapa kamar kemudian sampai ke kamar  pemilik rumah. Karena bagian pintu susah dibuka iapun keluar dan mencongkel bagian jendela. Nah sesampainya di dalam JT kembali membongkar lemari dan  kemudian menemukan uang Rp 500 juta di dalamnya.

Baca Juga :  Kasus Pidana di Merauke Tahun 2021 Turun 30 Persen

Hanya masa jaya JT hanya 2 hari dimana pada Selasa (1/3) sekira pukul 12.00 WIT ia akhirnya dibekuk tim opsnal.

“Memang ada CCTV tapi agak jauh  jadi kami coba kembangkan ke saksi – saksi. Ada beberapa orang yang menyebut jika JT sedang mencari mobil kemudian membawa banyak uang.  Ia juga menyewa sebuah mobil dan mobil rental ini kemudian terlibat tabrakan di Holtekam,” kata Kapolsek Jayapura Utara, AKP Jahja Rumra melalui ponselnya, Kamis (3/3).

Dikatakan dari keterangan saksi – saksi yang menyebut jika JT terlihat membawa banyak uang disini sudah membuat penyidik mencurigai sehingga langsung menandai JT dan mengikuti perkembangannya.

Baca Juga :  Dipengaruhi Miras, Rekan Kerja Dihabisi

Jadi kata Jahja, JT memang sudah mengintai menunggu  korban, Tepenus W keluar dari rumah dan saat ibadah minggu inilah ia beraksi. “Setelah mengumpulkan bukti – bukti tim opsnal kemudian menunggu JT kembali ke rumahnya dan saat terlihat sedang memasuki kompleks rumahnya disitulah polisi langsung ‘mengambil’ nya,” imbuh Jahja.    

  Hanya saja dari jumlah Rp 500 juta ini dikatakan JT sudah menggunakan  sebanyak Rp 200 juta untuk berfoya – foya. “Uang yang tersisa Rp 300 juta karena Rp 200 jutanya sudah dipakai beli motor, foya – foya termasuk membeli motor Rp 19 juta,” jelas Jahja. “Saat ini sudah kami tahan dan sedang di BAP,” imbuh Kapolsek. (ade)

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

/