Sunday, January 4, 2026
26.7 C
Jayapura

Gubernur: Hampir Rp200 Miliar Terbuang Hanya untuk PSU

JAYAPURA – Sebulan jelang Pemungutan Suara Ulang (PSU), Pj Gubernur Papua Ramses Limbong menyampaikan peran Polri sangat dibutuhkan untuk ikut mensukseskan PSU Pilkada.

ā€œPeran Polri sangat dibutuhkan untuk mengawal PSU 6 Agsutus mendatang. Capek kita pak, masyarakat kita sudah capek dan pemerintah sudah kehabisan uang karena PSU,ā€ kata gubernur saat menghadiri HUT ke-79 Bhayangkara, yang dipusatkan di Mapolda Papua, Koya Koso, Selasa (1/7).

Tak hanya Polri, namun Ramses juga meminta TNI dan aparat keamanan lainnya termasuk Pemerintah Provinsi Papua ikut mengambil tanggungjawab mensukseskan agenda ini. Pasalnya jika terjadi kesalahan berulang maka yang dirugikan adalah masyarakat.

ā€œSiapa pun yang terpilih, itulah pilihan rakyat, itulah yang terbaik. Sehingga mari kita bangun sinergitas antara TNI-Polri, pemerintah dan tokoh masyarakat agar PSU kali ini berjalan dengan baik dan tidak ada lagi PSU,ā€ ujarnya.

Baca Juga :  Peringatan Hantaru di Papua Diwarnai Penyerahan Sertifikat

Ramses meyakini jika Kapolda Papua bisa memimpin seluruh pasukannya untuk melaksanakan pengamanan sesuai apa yang menjadi amanah masyarakat.

ā€œJika itu dijalankan, yakin dan percaya Papua akan aman. Papua akan sejahtera dan pelaksanaan PSU akan damai sesuai dengan apa yang kita harapkan. Soalnya capek kita, hampir Rp200 miliar yang terbuang hanya untuk penyelenggaraan PSU,ā€ koarnya.

Ia pun mengatakan bahwa masih banyak masyarakat Papua yang membutuhkan sentuhan dan butuh diayomi.

ā€œMasih banyak masyarakat kita yang butuh diayomi, dengarlah suara rakyat dan bagaimana kita membangun Papua yang lebih baik dan lebih maju,ā€ ujarnya.

JAYAPURA – Sebulan jelang Pemungutan Suara Ulang (PSU), Pj Gubernur Papua Ramses Limbong menyampaikan peran Polri sangat dibutuhkan untuk ikut mensukseskan PSU Pilkada.

ā€œPeran Polri sangat dibutuhkan untuk mengawal PSU 6 Agsutus mendatang. Capek kita pak, masyarakat kita sudah capek dan pemerintah sudah kehabisan uang karena PSU,ā€ kata gubernur saat menghadiri HUT ke-79 Bhayangkara, yang dipusatkan di Mapolda Papua, Koya Koso, Selasa (1/7).

Tak hanya Polri, namun Ramses juga meminta TNI dan aparat keamanan lainnya termasuk Pemerintah Provinsi Papua ikut mengambil tanggungjawab mensukseskan agenda ini. Pasalnya jika terjadi kesalahan berulang maka yang dirugikan adalah masyarakat.

ā€œSiapa pun yang terpilih, itulah pilihan rakyat, itulah yang terbaik. Sehingga mari kita bangun sinergitas antara TNI-Polri, pemerintah dan tokoh masyarakat agar PSU kali ini berjalan dengan baik dan tidak ada lagi PSU,ā€ ujarnya.

Baca Juga :  Pilot Ditodong Senjata Usai Mendarat di Wangbe

Ramses meyakini jika Kapolda Papua bisa memimpin seluruh pasukannya untuk melaksanakan pengamanan sesuai apa yang menjadi amanah masyarakat.

ā€œJika itu dijalankan, yakin dan percaya Papua akan aman. Papua akan sejahtera dan pelaksanaan PSU akan damai sesuai dengan apa yang kita harapkan. Soalnya capek kita, hampir Rp200 miliar yang terbuang hanya untuk penyelenggaraan PSU,ā€ koarnya.

Ia pun mengatakan bahwa masih banyak masyarakat Papua yang membutuhkan sentuhan dan butuh diayomi.

ā€œMasih banyak masyarakat kita yang butuh diayomi, dengarlah suara rakyat dan bagaimana kita membangun Papua yang lebih baik dan lebih maju,ā€ ujarnya.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya