alexametrics
28.7 C
Jayapura
Thursday, May 19, 2022

Sakit Stroke, Kasat Lantas Polres Mamteng Dievakuasi ke RS Bhayangkara

Tenaga medis Rumah Sakit Bhayangakara menggunakan APD saat mengevakuasi pasien dari pesawat yang selanjutnya akan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara sesuai surat rujukan RSUD Lukas Enembe Kobakma Kabupaten Mamberamo Tengah di Sentani, Kamis (2/4). (FOTO: Humas Polda Papua for Cepos) 

JAYAPURA- Kepolisian Daerah (Polda) Papua melakukan evakuasi terhadap Kasat Lantas Polres Mamberamo Tengah Iptu Pius Olahasan yang sakit dari Mamberamo Tengah ke Bandara Udara Sentani menggunakan pesawat carteran Cesna Caravan AMA PK – RCB, Kamis (2/4).

Pesawat carteran Cesna Caravan AMA PK – RCB yang membawa Iptu Pius langsung pasrkir di landasan apron PT. AMA Bandar Udara Kelas I Utama Sentani, Kabupaten Jayapura. Terlihat tenaga medis Rumah Sakit Bhayangkara menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) saat mengevakuasi pasien dari pesawat yang selanjutnya dibawa ke RS Bhayangkara sesuai surat rujukan RSUD Lukas Enembe Kobakma, Kabupaten Mamberamo Tengah.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. AM Kamal menyampaikan, Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw memerintahkan kepada Kabid Dokkes dan Kapolres Mamberamo Tengah untuk segera membawa personel yang sakit tersebut ke Rumah Sakit Bhayangkara dan segera lakukan perawatan dengan sebaik-baiknya.

Baca Juga :  BTM Tegas Proses Hukum Oknum yang Lakukan Pemerasan

“Ini menunjukkan begitu besar perhatian Kapolda Papua terhadap personel-personelnya yang mengalami musibah. Kami doakan personel yang mengalami sakit tersebut dapat secepatnya sembuh,” ucap Kamal.

Dikatakan, personel Polri yang sakit tersebut merupakan Kasat Lantas Polres Mamberamo Tengah Iptu Pius Olahasan. Dimana yang bersangkutan mengalami stroke Hemorrhagic yang diderita cukup lama dan sempat mendapat perawatan sekitar 2 minggu di RSUD Lukas Enembe, Kobakma, Kabupaten Mamberamo Tengah.

“Dengan dirujuknya ke RS Bhayangkara, personel tersebut mendapatkan perawatan medis yang lebih baik sehingga dapat sembuh dan kembali melaksanakan tugas mulia, untuk melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat,” ucapnya.

Sebelum pasien sakit bersama beberapa orang pengikut turun dari atas pesawat tersebut dilakukan pemeriksaan suhu tubuh oleh pihak AMA menggunakan alat pendeteksi. (fia/nat)

Baca Juga :  Anak Kedua Video Call dengan Presiden Jokowi, Curiga Sendal yang Pulang
Tenaga medis Rumah Sakit Bhayangakara menggunakan APD saat mengevakuasi pasien dari pesawat yang selanjutnya akan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara sesuai surat rujukan RSUD Lukas Enembe Kobakma Kabupaten Mamberamo Tengah di Sentani, Kamis (2/4). (FOTO: Humas Polda Papua for Cepos) 

JAYAPURA- Kepolisian Daerah (Polda) Papua melakukan evakuasi terhadap Kasat Lantas Polres Mamberamo Tengah Iptu Pius Olahasan yang sakit dari Mamberamo Tengah ke Bandara Udara Sentani menggunakan pesawat carteran Cesna Caravan AMA PK – RCB, Kamis (2/4).

Pesawat carteran Cesna Caravan AMA PK – RCB yang membawa Iptu Pius langsung pasrkir di landasan apron PT. AMA Bandar Udara Kelas I Utama Sentani, Kabupaten Jayapura. Terlihat tenaga medis Rumah Sakit Bhayangkara menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) saat mengevakuasi pasien dari pesawat yang selanjutnya dibawa ke RS Bhayangkara sesuai surat rujukan RSUD Lukas Enembe Kobakma, Kabupaten Mamberamo Tengah.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. AM Kamal menyampaikan, Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw memerintahkan kepada Kabid Dokkes dan Kapolres Mamberamo Tengah untuk segera membawa personel yang sakit tersebut ke Rumah Sakit Bhayangkara dan segera lakukan perawatan dengan sebaik-baiknya.

Baca Juga :  Aturan Ketat Maskapai Perintis Bagi Penumpang

“Ini menunjukkan begitu besar perhatian Kapolda Papua terhadap personel-personelnya yang mengalami musibah. Kami doakan personel yang mengalami sakit tersebut dapat secepatnya sembuh,” ucap Kamal.

Dikatakan, personel Polri yang sakit tersebut merupakan Kasat Lantas Polres Mamberamo Tengah Iptu Pius Olahasan. Dimana yang bersangkutan mengalami stroke Hemorrhagic yang diderita cukup lama dan sempat mendapat perawatan sekitar 2 minggu di RSUD Lukas Enembe, Kobakma, Kabupaten Mamberamo Tengah.

“Dengan dirujuknya ke RS Bhayangkara, personel tersebut mendapatkan perawatan medis yang lebih baik sehingga dapat sembuh dan kembali melaksanakan tugas mulia, untuk melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat,” ucapnya.

Sebelum pasien sakit bersama beberapa orang pengikut turun dari atas pesawat tersebut dilakukan pemeriksaan suhu tubuh oleh pihak AMA menggunakan alat pendeteksi. (fia/nat)

Baca Juga :  Narapidana Lapas Doyo Dihadiahi Timah Panas

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

/