Thursday, March 5, 2026
25.9 C
Jayapura

Guru SD Inpres Liki: Ternyata Matematika itu Mudah

SARMI-Keinginan Penjabat Bupati Sarmi Markus Mansnembra SH, MM untuk diadakannya pelatihan metode Gasing di Sarmi terwujud setelah dilaksanakan pelatihan metode gasing bagi perwakilan anak-anak SD dan guru di Kabupaten Sarmi.

Guru SD Inpres Liki Distrik Sarmi Bella Kapitarau mengaku berterima kasih kepada Pemda kabupaten Sarmi dengan diikusertakan dengan anak didiknya, Mescy Teno pada pelatihan menghitung dengan metode gasing,

Menurutnya yayasan Prof Yohanes Surya, penemu belajar matematika metode Gasing (Gampang Asyik dan Menyenangkan) berhasil mengajarkan matematika ke anak didik dan guru.

“Semenjak jadi guru, kami mengajar dengan cara metode lama, penjumlahan yang sulit untuk dimengerti,” ujarnya, Senin (4/9) pekan lalu.

Baca Juga :  Sukseskan STC 2023, Kominfo Siapkan Empat Dukungan

Usai mengikuti pembelajaran ini, menurutnya matematika sangat mudah, terutama sebagai dasar di sekolah.

Pembelajaran ini pula sangat berguna bagi kami guru SD, bagimana mengajar siswa lebih trampil dan mudah di mengerti.

“Apa yang kami belajar disini, tentunya akan diterapkan di sokolah kami, terutama siswa/i kami,” katanya.

Harapan kami guru, ketika proses belajar gasing sudah selasai, pemerintah harus benar-benar suport dan mendukung.

“Khusus Dinas pendidikan harus menunjang agar ada kelompok kecil, agar materi ini tidak batas di sini, tetapi bisa untuk orang lain juga,” kata guru SD inpres Liki itu.

Pendidikan di Sarmi sangat baik, tetapi metode ini baru kami dapatkan.

Baca Juga :  Evaluasi Setiap Bulan, Mampu Raih Juara III Nasional Lomba Sekolah Rakyat

Pemerintah harus jeli melihat pendidikan di Kabupaten Sarmi, kami butuh karena sumber daya manusia penting.

Waktu pembelajaran hampir tiga minggu belum cukup, kami minta pemerintah terus meningkatkan proses pembelajaran Gasing ke depan,”tutupnya. (humas dan protokoler)

SARMI-Keinginan Penjabat Bupati Sarmi Markus Mansnembra SH, MM untuk diadakannya pelatihan metode Gasing di Sarmi terwujud setelah dilaksanakan pelatihan metode gasing bagi perwakilan anak-anak SD dan guru di Kabupaten Sarmi.

Guru SD Inpres Liki Distrik Sarmi Bella Kapitarau mengaku berterima kasih kepada Pemda kabupaten Sarmi dengan diikusertakan dengan anak didiknya, Mescy Teno pada pelatihan menghitung dengan metode gasing,

Menurutnya yayasan Prof Yohanes Surya, penemu belajar matematika metode Gasing (Gampang Asyik dan Menyenangkan) berhasil mengajarkan matematika ke anak didik dan guru.

“Semenjak jadi guru, kami mengajar dengan cara metode lama, penjumlahan yang sulit untuk dimengerti,” ujarnya, Senin (4/9) pekan lalu.

Baca Juga :  Gedung SD Mapia Rusak Berat, Dinas Dikbud Diharap Segera Memperbaiki

Usai mengikuti pembelajaran ini, menurutnya matematika sangat mudah, terutama sebagai dasar di sekolah.

Pembelajaran ini pula sangat berguna bagi kami guru SD, bagimana mengajar siswa lebih trampil dan mudah di mengerti.

“Apa yang kami belajar disini, tentunya akan diterapkan di sokolah kami, terutama siswa/i kami,” katanya.

Harapan kami guru, ketika proses belajar gasing sudah selasai, pemerintah harus benar-benar suport dan mendukung.

“Khusus Dinas pendidikan harus menunjang agar ada kelompok kecil, agar materi ini tidak batas di sini, tetapi bisa untuk orang lain juga,” kata guru SD inpres Liki itu.

Pendidikan di Sarmi sangat baik, tetapi metode ini baru kami dapatkan.

Baca Juga :  Bupati FX Mote: Pemkab Waropen Siaga Bencana

Pemerintah harus jeli melihat pendidikan di Kabupaten Sarmi, kami butuh karena sumber daya manusia penting.

Waktu pembelajaran hampir tiga minggu belum cukup, kami minta pemerintah terus meningkatkan proses pembelajaran Gasing ke depan,”tutupnya. (humas dan protokoler)

Berita Terbaru

Artikel Lainnya