Sunday, March 15, 2026
24.7 C
Jayapura

Jelang Pemilu, Pengawasan di Pelabuhan Laut Jayapura Ditingkatkan

Aktivitas di pelabuhan laut Jayapura, Jumat (12/4). Menjelang Pemilu 17 April pekan depan pengawasan di Pelabuhan Laut Jayapura ditingkatkan.( FOTO : Elfira/Cepos)

JAYAPURA- Menjelang pemilihan Presiden dan Wakil Presiden serta pemilihan legislative, pengawasan di Pelabuhan Laut Jayapura ditingkatkan. Baik terhadap kedatangan kapal ataupun keberangkatan kapal.

 Kapolsek Pengawasan Laut (KPL) Jayapura, Iptu Joko Prayogo menyebutkan pengawasan di Pelabuhan Laut Jayapura mulai ditingkatkan terhitung sejak Jumat (12/4) kemarin. Dimana diterapkan ada pengawasan terbuka maupun pengawasan tertutup. “Sekarang setiap barang bawaan penumpang kami periksa, hal  ini guna mengantissipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” ucap Kapolsek kepada Cenderawasih Pos, Jumat (12/4).

 Selain pengawasan yang ditingkatkan, Razia gabungan pun dilakukan untuk melakukan pemeriksaan baik di atas kapal ataupun di bawah kapal. Dimana razia di atas kapal dilakukan atas permintaan dari pihak Pelni sendiri.

Baca Juga :  Hanya RS Provita yang Tak Layani Pasien BPJS Kesehatan

 Dikatakan, pengawasan ini dilakukan sekaligus mendekati ramadan mengantisapsi agar tidak terjadi apa apa, “Jauh hari kita sudah deteksi dini, agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan di Pelabuhan Jayapura,” ucap Kapolsek.

 Sebanyak 20 personil anggota Polsek KPL yang dilibatkan dalam pengawasan di Pelabuhan Laut Jayapura, ada personil yang berjaga dalam area pelabuhan ataupun di luar area pelabuhan guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

 Kapolsek menghimbau kepada masyarakat terutama para pedagang asongan di pelabuhan untuk tetap melakukan aktivitasnya seperti biasa dan tetap berhati-hati.

Sementara itu, pantauan Cenderawasih Pos di lapangan aktivitas di pelabuhan laut Jayapura Jumat (12/4) kemarin tetap berjalan sebagaimana biasanya. Nampak sempi karena tidak ada kapal putih yang masuk, yang terlihat hanyalah bongkar muat barang di kontainer. (fia/wen)

Baca Juga :  Jaga Stabilitas Keamanan Perbatasan, Perkuat Kolaborasi Antar Instansi
Aktivitas di pelabuhan laut Jayapura, Jumat (12/4). Menjelang Pemilu 17 April pekan depan pengawasan di Pelabuhan Laut Jayapura ditingkatkan.( FOTO : Elfira/Cepos)

JAYAPURA- Menjelang pemilihan Presiden dan Wakil Presiden serta pemilihan legislative, pengawasan di Pelabuhan Laut Jayapura ditingkatkan. Baik terhadap kedatangan kapal ataupun keberangkatan kapal.

 Kapolsek Pengawasan Laut (KPL) Jayapura, Iptu Joko Prayogo menyebutkan pengawasan di Pelabuhan Laut Jayapura mulai ditingkatkan terhitung sejak Jumat (12/4) kemarin. Dimana diterapkan ada pengawasan terbuka maupun pengawasan tertutup. “Sekarang setiap barang bawaan penumpang kami periksa, hal  ini guna mengantissipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” ucap Kapolsek kepada Cenderawasih Pos, Jumat (12/4).

 Selain pengawasan yang ditingkatkan, Razia gabungan pun dilakukan untuk melakukan pemeriksaan baik di atas kapal ataupun di bawah kapal. Dimana razia di atas kapal dilakukan atas permintaan dari pihak Pelni sendiri.

Baca Juga :  Danau Sentani dan Cagar Alam Cycloop Harus Diselamatkan!

 Dikatakan, pengawasan ini dilakukan sekaligus mendekati ramadan mengantisapsi agar tidak terjadi apa apa, “Jauh hari kita sudah deteksi dini, agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan di Pelabuhan Jayapura,” ucap Kapolsek.

 Sebanyak 20 personil anggota Polsek KPL yang dilibatkan dalam pengawasan di Pelabuhan Laut Jayapura, ada personil yang berjaga dalam area pelabuhan ataupun di luar area pelabuhan guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

 Kapolsek menghimbau kepada masyarakat terutama para pedagang asongan di pelabuhan untuk tetap melakukan aktivitasnya seperti biasa dan tetap berhati-hati.

Sementara itu, pantauan Cenderawasih Pos di lapangan aktivitas di pelabuhan laut Jayapura Jumat (12/4) kemarin tetap berjalan sebagaimana biasanya. Nampak sempi karena tidak ada kapal putih yang masuk, yang terlihat hanyalah bongkar muat barang di kontainer. (fia/wen)

Baca Juga :  Jusuf Kalla Dorong Masjid di Papua Jadi Pusat Aktifitas Umat

Berita Terbaru

Artikel Lainnya