​Semua Pedagang Pasar Otonom Dipastikan Dapat Lapak

JAYAPURA – Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura menerjunkan tim terpadu lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk memastikan proses penertiban dan penataan kawasan Pasar Abepura, Pasar Youtefa, hingga Pasar Otonom berjalan tepat sasaran dan berkeadilan.

   Peninjauan langsung di lapangan dipimpin oleh Wakil Wali Kota Jayapura, Dr. Ir. H. Rustan Saru, MM., pada Rabu (7/10). Turut mendampingi dalam sidak tersebut jajaran pimpinan dan petugas gabungan dari Dinas Perindagkop, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Dinas PUPR, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), Dinas Kesehatan, hingga Dinas Pemadam Kebakaran.

   ​Wakil Wali Kota Jayapura, menegaskan bahwa peninjauan ini dilakukan atas instruksi langsung Wali Kota Jayapura guna memastikan area publik dan tempat parkir pasar steril dari aktivitas berjualan yang melanggar ketentuan.

Baca Juga :  Distribusi BBM Operasional Kendaraan Kebersihan Dijamin Aman

  “Kita ke sini sesuai dengan perintah Pak Wali Kota untuk menata dan menertibkan Pasar Abepura, Youtefa, dan Otonom. Saya datang memastikan apakah langkah penertiban sudah dilaksanakan atau belum. Di lapangan sudah bisa kita lihat, pedagang yang sebelumnya berjualan di pinggir dinding pagar tempat parkir sudah ditertibkan,” tegas Rustan Saru di sela-sela peninjauan.

  Guna menjamin keberlangsungan ekonomi warga yang terdampak penertiban, Pemkot Jayapura telah mengantongi pendataan lengkap dan menyiapkan lokasi pengganti yang memadai di dalam kawasan pasar.

  Rustan memaparkan, untuk kelompok pedagang mama-mama Papua, pemerintah telah mengalokasikan lapak dan los khusus di bagian depan pasar. Sementara itu, bagi pedagang komoditas campuran, sayur-mayur, dan kelapa, tempat berjualan direlokasi ke area sisi kiri-kanan serta di samping zonasi penjual ikan.

Baca Juga :  Dinas Pariwisata Siapkan Festival Kampung Nelayan 

  “Prinsipnya, semua pedagang yang kita tertibkan harus bisa dapat kembali jualan di dalam pasar. Bagi pedagang yang belum punya tempat, nanti kita siapkan di area yang masih kosong. Mengenai pembagian teknisnya, Pak Kadis yang atur, apakah melalui pengundian atau mekanisme lain,” ujarnya.

JAYAPURA – Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura menerjunkan tim terpadu lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk memastikan proses penertiban dan penataan kawasan Pasar Abepura, Pasar Youtefa, hingga Pasar Otonom berjalan tepat sasaran dan berkeadilan.

   Peninjauan langsung di lapangan dipimpin oleh Wakil Wali Kota Jayapura, Dr. Ir. H. Rustan Saru, MM., pada Rabu (7/10). Turut mendampingi dalam sidak tersebut jajaran pimpinan dan petugas gabungan dari Dinas Perindagkop, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Dinas PUPR, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), Dinas Kesehatan, hingga Dinas Pemadam Kebakaran.

   ​Wakil Wali Kota Jayapura, menegaskan bahwa peninjauan ini dilakukan atas instruksi langsung Wali Kota Jayapura guna memastikan area publik dan tempat parkir pasar steril dari aktivitas berjualan yang melanggar ketentuan.

Baca Juga :  Distribusi BBM Operasional Kendaraan Kebersihan Dijamin Aman

  “Kita ke sini sesuai dengan perintah Pak Wali Kota untuk menata dan menertibkan Pasar Abepura, Youtefa, dan Otonom. Saya datang memastikan apakah langkah penertiban sudah dilaksanakan atau belum. Di lapangan sudah bisa kita lihat, pedagang yang sebelumnya berjualan di pinggir dinding pagar tempat parkir sudah ditertibkan,” tegas Rustan Saru di sela-sela peninjauan.

  Guna menjamin keberlangsungan ekonomi warga yang terdampak penertiban, Pemkot Jayapura telah mengantongi pendataan lengkap dan menyiapkan lokasi pengganti yang memadai di dalam kawasan pasar.

  Rustan memaparkan, untuk kelompok pedagang mama-mama Papua, pemerintah telah mengalokasikan lapak dan los khusus di bagian depan pasar. Sementara itu, bagi pedagang komoditas campuran, sayur-mayur, dan kelapa, tempat berjualan direlokasi ke area sisi kiri-kanan serta di samping zonasi penjual ikan.

Baca Juga :  Gencarkan Vaksinasi Setiap Hari

  “Prinsipnya, semua pedagang yang kita tertibkan harus bisa dapat kembali jualan di dalam pasar. Bagi pedagang yang belum punya tempat, nanti kita siapkan di area yang masih kosong. Mengenai pembagian teknisnya, Pak Kadis yang atur, apakah melalui pengundian atau mekanisme lain,” ujarnya.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya