Rangkong Numpang di Perahu Warga, Sinyal Hutan Makin Gawat

JOGJA – Bukan pemandangan biasa. Seekor burung rangkong atau enggang, satwa ikonik hutan Kalimantan, tiba-tiba nongol dan mampir di perahu warga. Momen langka itu terekam video, diunggah akun TikTok @omopan22, dan langsung bikin netizen sedih. Dalam video yang beredar, burung berparuh besar itu terlihat diam di dekat perahu, tidak agresif, hanya seperti kebingungan mencari tempat aman. Banyak yang menduga, aksinya itu bukan tanpa alasan.

Diduga kuat, si rangkong keluar dari habitatnya karena rumahnya terbakar. Karhutla yang melanda sejumlah wilayah di Kalimantan tidak hanya bikin warga sesak napas, tapi juga merampas tempat tinggal satwa liar. Hutan yang biasanya jadi sumber makan, minum, dan tempat berteduh, kini hangus.

Baca Juga :  Penyelundupan Satwa Langka Masih Marak

Ini bukan kasus pertama. Fenomena satwa liar mendekati permukiman saat karhutla memang sering terjadi. Ketika hutan terbakar, mereka kehilangan segalanya. Mau tidak mau, mereka harus turun, mencari lokasi baru yang lebih aman, bahkan jika harus berdekatan dengan manusia.

Padahal, rangkong bukan burung sembarangan. Kelompok burung ini yang terdiri dari rangkong, enggang, julang, dan kangkareng, sangat bergantung pada ekosistem hutan yang utuh. Perannya vital, sebagai penyebar biji alami yang membantu regenerasi hutan. Kalau rangkong saja sampai mengungsi, artinya kondisi hutan kita sedang tidak baik-baik saja.

JOGJA – Bukan pemandangan biasa. Seekor burung rangkong atau enggang, satwa ikonik hutan Kalimantan, tiba-tiba nongol dan mampir di perahu warga. Momen langka itu terekam video, diunggah akun TikTok @omopan22, dan langsung bikin netizen sedih. Dalam video yang beredar, burung berparuh besar itu terlihat diam di dekat perahu, tidak agresif, hanya seperti kebingungan mencari tempat aman. Banyak yang menduga, aksinya itu bukan tanpa alasan.

Diduga kuat, si rangkong keluar dari habitatnya karena rumahnya terbakar. Karhutla yang melanda sejumlah wilayah di Kalimantan tidak hanya bikin warga sesak napas, tapi juga merampas tempat tinggal satwa liar. Hutan yang biasanya jadi sumber makan, minum, dan tempat berteduh, kini hangus.

Baca Juga :  Kebocoran Data Pribadi Meningkat, DPR Minta Akhiri Lempar Tanggung Jawab

Ini bukan kasus pertama. Fenomena satwa liar mendekati permukiman saat karhutla memang sering terjadi. Ketika hutan terbakar, mereka kehilangan segalanya. Mau tidak mau, mereka harus turun, mencari lokasi baru yang lebih aman, bahkan jika harus berdekatan dengan manusia.

Padahal, rangkong bukan burung sembarangan. Kelompok burung ini yang terdiri dari rangkong, enggang, julang, dan kangkareng, sangat bergantung pada ekosistem hutan yang utuh. Perannya vital, sebagai penyebar biji alami yang membantu regenerasi hutan. Kalau rangkong saja sampai mengungsi, artinya kondisi hutan kita sedang tidak baik-baik saja.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya