Wali Kota: Bangun Tempat Ibadah Butuh Komitmen Moral

Pemkot  Bantu Rp200 Juta untuk Pembangunan Gereja Oikumene Kodaeral X

JAYAPURA – Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo menghadiri sekaligus melakukan peletakan batu pertama pembangunan Gereja Oikumene Kodaeral X Jemaat GKI Bahtera Hayat Angkatan Laut Hamadi, Minggu (2/8).  Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota juga menyerahkan bantuan sebesar Rp200 juta sebagai bentuk dukungan Pemerintah Kota Jayapura terhadap pembangunan rumah ibadah.

  Prosesi peletakan batu pertama diawali dengan ibadah syukur yang dihadiri Ketua Badan Pekerja Am Sinode GKI di Tanah Papua, Pdt. Andrikus Mofu, M.Th., jajaran Kodaeral X, tokoh adat (Ondoafi), serta jemaat GKI Bahtera Hayat Angkatan Laut Hamadi.

  Abisai Rollo mengajak seluruh panitia pembangunan dan pihak yang terlibat untuk melaksanakan tugas dengan penuh kejujuran, tanggung jawab, dan semangat melayani.  Menurutnya, pembangunan rumah ibadah tidak hanya membutuhkan dukungan material, tetapi juga komitmen moral agar seluruh proses berjalan dengan baik.

Baca Juga :  Sejumlah Sekolah, SSB, dan Pengkab Cabor Terima Bantuan

   Ia mengutip sebuah pesan rohani yang menegaskan bahwa setiap orang yang bekerja dengan jujur akan menyaksikan penyertaan dan pertolongan Tuhan dalam hidupnya.

  “Barangsiapa yang bekerja dengan jujur di tanah ini, maka dia akan mendapatkan tanda heran yang satu ke tanda heran yang lainnya. Karena itu saya berharap seluruh panitia bekerja dengan tulus, jujur, dan penuh tanggung jawab agar pembangunan gereja ini berjalan lancar hingga selesai,” ujarnya.

Pemkot  Bantu Rp200 Juta untuk Pembangunan Gereja Oikumene Kodaeral X

JAYAPURA – Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo menghadiri sekaligus melakukan peletakan batu pertama pembangunan Gereja Oikumene Kodaeral X Jemaat GKI Bahtera Hayat Angkatan Laut Hamadi, Minggu (2/8).  Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota juga menyerahkan bantuan sebesar Rp200 juta sebagai bentuk dukungan Pemerintah Kota Jayapura terhadap pembangunan rumah ibadah.

  Prosesi peletakan batu pertama diawali dengan ibadah syukur yang dihadiri Ketua Badan Pekerja Am Sinode GKI di Tanah Papua, Pdt. Andrikus Mofu, M.Th., jajaran Kodaeral X, tokoh adat (Ondoafi), serta jemaat GKI Bahtera Hayat Angkatan Laut Hamadi.

  Abisai Rollo mengajak seluruh panitia pembangunan dan pihak yang terlibat untuk melaksanakan tugas dengan penuh kejujuran, tanggung jawab, dan semangat melayani.  Menurutnya, pembangunan rumah ibadah tidak hanya membutuhkan dukungan material, tetapi juga komitmen moral agar seluruh proses berjalan dengan baik.

Baca Juga :  Lakalantas di Japsel Dua Tewas

   Ia mengutip sebuah pesan rohani yang menegaskan bahwa setiap orang yang bekerja dengan jujur akan menyaksikan penyertaan dan pertolongan Tuhan dalam hidupnya.

  “Barangsiapa yang bekerja dengan jujur di tanah ini, maka dia akan mendapatkan tanda heran yang satu ke tanda heran yang lainnya. Karena itu saya berharap seluruh panitia bekerja dengan tulus, jujur, dan penuh tanggung jawab agar pembangunan gereja ini berjalan lancar hingga selesai,” ujarnya.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya