Sudah 113 Kali Donorkan Darah, Bangga Karena Diberi Umur Panjang

Cerita Franky Richard, Pria Berumur 71 Tahun yang Hingga Kini Masih Aktif Donor Darah

Franky Richard, pria kelahiran Jayapura 6 Desember 1955 boleh berbangga. Pasalnya, selain usianya yang sudah mencapai 71 tahun, kakek yang telah dikaruniai 9 cucu itu telah membantu setidaknya 113 orang lewat donor darah.

Laporan: Yulius Sulo_Merauke.

Ditemui dalam sebuah kegiatan di halaman Palang Merah Indonesia (PMI) Merauke, Franky Richard mengaku sudah melakukan donor sebanyak 113 kali tersebut merasa bangga karena melalui donor darah yang ia lakukan itu dia bisa diberi umur yang panjang. ‘’Saya pertama kali melakukan donor setelah lulus SMA tahun 60-an. Karena saya tinggal di asrama, maka sewaktu-waktu ada yang membutuhkan darah, sehingga kami yang tinggal di asrama itu dipanggil untuk donor darah,’’ kata Franky.

Baca Juga :  Jadi Ajang Lomba Bagi Penikmat Durian, Berharap Bisa Digelar Rutin

Franky yang memiliki golongan darah B tersebut mengaku pada awalnya dia melakukan donor ada kekuatiran seperti yang kemungkinan dialami sebagian orang bahwa setelah melakukan donor darah yang ada di dalam tubuhnya akan berkurang.

‘’Awalnya saat donor ada kekuatiran darah yang ada di dalam tubuh akan berkurang. Tapi setelah beberapa kali melakukan donor darah ternyata tidak, sehingga kekuatiran itu semakin lama semakin hilang,’’ kata anak bungsu dari 7 bersaudara tersebut.

Franky mengaku memiliki 3 motivasi untuk tetap melakukan donor darah secara aktif sampai saat ini. Motivasi pertama, kata dia, dengan donor darah secara rutin tersebut menjadi medical ceck.

‘’Mengapa saya katakan begitu, karena sebelum diambil darah, jelas kami diperiksa dulu. Pertama, tekanan darah, kedua HB. Setelah diambil darah kemudian dilakukan pemeriksaan kemungkinan ada indikasi penyakit berbahaya dan menular sepooerti HIV dan sebagainya.

Baca Juga :  Terlibat Pileg, Dua ASN Pemkab Merauke Akan Jalani Sidang Kode Etik 

Dengan begitu, setiap 2-3 bulan, saya tidak perlu mendatangi klinik Kesehatan untuk melakukan pemeriksaan Kesehatan dengan mengeluarkan duit, karena akan ada medical cek sebelum donor secara gratis lagi,’’ katanya.

Motivasi kedua, lanjut dia, dengan donor darah tersebut tubuh akan tetap sehat. Sehat karena ketika melakukan donor darah maka tubuh secara alami dipacu untuk memproduksi kembali sel-sel darah merah.

Cerita Franky Richard, Pria Berumur 71 Tahun yang Hingga Kini Masih Aktif Donor Darah

Franky Richard, pria kelahiran Jayapura 6 Desember 1955 boleh berbangga. Pasalnya, selain usianya yang sudah mencapai 71 tahun, kakek yang telah dikaruniai 9 cucu itu telah membantu setidaknya 113 orang lewat donor darah.

Laporan: Yulius Sulo_Merauke.

Ditemui dalam sebuah kegiatan di halaman Palang Merah Indonesia (PMI) Merauke, Franky Richard mengaku sudah melakukan donor sebanyak 113 kali tersebut merasa bangga karena melalui donor darah yang ia lakukan itu dia bisa diberi umur yang panjang. ‘’Saya pertama kali melakukan donor setelah lulus SMA tahun 60-an. Karena saya tinggal di asrama, maka sewaktu-waktu ada yang membutuhkan darah, sehingga kami yang tinggal di asrama itu dipanggil untuk donor darah,’’ kata Franky.

Baca Juga :  “Jangan Jadi Jago Kandang, Kita Dipanggil Untuk keluar di Tengah Masyarakat”

Franky yang memiliki golongan darah B tersebut mengaku pada awalnya dia melakukan donor ada kekuatiran seperti yang kemungkinan dialami sebagian orang bahwa setelah melakukan donor darah yang ada di dalam tubuhnya akan berkurang.

‘’Awalnya saat donor ada kekuatiran darah yang ada di dalam tubuh akan berkurang. Tapi setelah beberapa kali melakukan donor darah ternyata tidak, sehingga kekuatiran itu semakin lama semakin hilang,’’ kata anak bungsu dari 7 bersaudara tersebut.

Franky mengaku memiliki 3 motivasi untuk tetap melakukan donor darah secara aktif sampai saat ini. Motivasi pertama, kata dia, dengan donor darah secara rutin tersebut menjadi medical ceck.

‘’Mengapa saya katakan begitu, karena sebelum diambil darah, jelas kami diperiksa dulu. Pertama, tekanan darah, kedua HB. Setelah diambil darah kemudian dilakukan pemeriksaan kemungkinan ada indikasi penyakit berbahaya dan menular sepooerti HIV dan sebagainya.

Baca Juga :  TMMD Wujud Kepedulian TNI kepada Masyarakat

Dengan begitu, setiap 2-3 bulan, saya tidak perlu mendatangi klinik Kesehatan untuk melakukan pemeriksaan Kesehatan dengan mengeluarkan duit, karena akan ada medical cek sebelum donor secara gratis lagi,’’ katanya.

Motivasi kedua, lanjut dia, dengan donor darah tersebut tubuh akan tetap sehat. Sehat karena ketika melakukan donor darah maka tubuh secara alami dipacu untuk memproduksi kembali sel-sel darah merah.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya