KEEROM – Curah hujan yang tinggi akhir-akhir ini membuat beberapa wilayah di Kabupaten Keerom sempat tergenang. Khususnya di ruas jalur jalan Arso 1 – Arso 7, Distrik Arso Barat. Kepala BWS Papua, Dave Muchaimin mengatakan bahwa mereka sangat serius untuk mengatasi banjir di Kabupaten Keerom. BWS akan mengambil langkah kongkrit untuk mengatasi masalah tersebut.
“Kami tetap akan terus melanjutkan pembuatan Tanggul Skanto dan Tanggul Tami. Dan kami mohon dukungan dari Pak Bupati untuk kita bahu-membahu mengusulkan ke Kementerian untuk Tanggul Skanto dan Tanggul Tami ini dilanjutkan,” ungkap Dave kepada Cenderawasih Pos beberapa hari lalu.
Menurut Dave, tanggul Skanto dan Tanggul Tami sejauh ini berhasil mengatasi sebagaian masalah banjir Kabupaten Keerom. Sehingga ia akan berupaya untuk melanjutkan pembangunan kedua tanggul tersebut agar Keerom benar-benar bebas dari banjir.
“Sebenarnya pada saat ini, Tanggul Skanto dan Tanggul Tami sudah terbukti mengurangi banjir yang ada di Keerom. Nah program itu kita lanjutkan,” ujarnya.
Kemudian untuk jangka panjang, Dave menuturkan jika BWS Papua berencana membangun bendungan di Arso 14. “Jadi selain mengatur banjir, kita juga akan memberikan air untuk pertanian di wilayah Keerom,” ucapnya.
KEEROM – Curah hujan yang tinggi akhir-akhir ini membuat beberapa wilayah di Kabupaten Keerom sempat tergenang. Khususnya di ruas jalur jalan Arso 1 – Arso 7, Distrik Arso Barat. Kepala BWS Papua, Dave Muchaimin mengatakan bahwa mereka sangat serius untuk mengatasi banjir di Kabupaten Keerom. BWS akan mengambil langkah kongkrit untuk mengatasi masalah tersebut.
“Kami tetap akan terus melanjutkan pembuatan Tanggul Skanto dan Tanggul Tami. Dan kami mohon dukungan dari Pak Bupati untuk kita bahu-membahu mengusulkan ke Kementerian untuk Tanggul Skanto dan Tanggul Tami ini dilanjutkan,” ungkap Dave kepada Cenderawasih Pos beberapa hari lalu.
Menurut Dave, tanggul Skanto dan Tanggul Tami sejauh ini berhasil mengatasi sebagaian masalah banjir Kabupaten Keerom. Sehingga ia akan berupaya untuk melanjutkan pembangunan kedua tanggul tersebut agar Keerom benar-benar bebas dari banjir.
“Sebenarnya pada saat ini, Tanggul Skanto dan Tanggul Tami sudah terbukti mengurangi banjir yang ada di Keerom. Nah program itu kita lanjutkan,” ujarnya.
Kemudian untuk jangka panjang, Dave menuturkan jika BWS Papua berencana membangun bendungan di Arso 14. “Jadi selain mengatur banjir, kita juga akan memberikan air untuk pertanian di wilayah Keerom,” ucapnya.