JAYAPURA–Persipura Jayapura akan melakoni laga penutup, plus laga penentuan saat menjamu Persiku Kudus di Stadion Utama Lukas Enembe pada 2 Mei mendatang .Saat ini perebutan tiket promosi Liga 1 masih terbuka lebar bagi ketiga klub papan atas yakni PSS Sleman (52 poin), Persipura (50) dan Barito Putera (49 poin) Ketiganya masih menyisakan dua laga penting untuk menentukan nasib kedepan. Oleh sebab itu, dukungan masyarakat Papua sebagai pemain ke-12 sangat penting agar semangat juang dan kerja keras Boaz Solossa dan kolega bisa meraih hasil positif poin penuh.
Anggota DPR Papua yang juga salah satu pecinta Persipura Frangklin E. Wahey meminta stadion Lukas Enembe harus dipenuhi Persipuramania. Politisi partai Demokrat Papua ini mengungkapkan membeli tiket kepada masyarakat sebagai bentuk dukungan kepada Persipura Jayapura, sekaligus membawa masyarakat di lapangan, agar para pemain bisa termotivasi tampil optimal.
“Tapi di sisi lain, kita gerakkan masyarakat dari kampung juga, mereka datang dengan kekuatan doa dari kampung keluar. Mereka berdoa dari kampung, mereka bilang bahwa kita ke sana nonton Persipura, kita datang jadi Persipura harus menang,” ungkapnya.
Frangklin berharap momentum ini bisa memberikan dampak juga bagi seluruh pejabat-pejabat di Papua untuk membeli tiket, apalagi di laga home terakhir yang menentukan nasib promosi ke Liga 1.
JAYAPURA–Persipura Jayapura akan melakoni laga penutup, plus laga penentuan saat menjamu Persiku Kudus di Stadion Utama Lukas Enembe pada 2 Mei mendatang .Saat ini perebutan tiket promosi Liga 1 masih terbuka lebar bagi ketiga klub papan atas yakni PSS Sleman (52 poin), Persipura (50) dan Barito Putera (49 poin) Ketiganya masih menyisakan dua laga penting untuk menentukan nasib kedepan. Oleh sebab itu, dukungan masyarakat Papua sebagai pemain ke-12 sangat penting agar semangat juang dan kerja keras Boaz Solossa dan kolega bisa meraih hasil positif poin penuh.
Anggota DPR Papua yang juga salah satu pecinta Persipura Frangklin E. Wahey meminta stadion Lukas Enembe harus dipenuhi Persipuramania. Politisi partai Demokrat Papua ini mengungkapkan membeli tiket kepada masyarakat sebagai bentuk dukungan kepada Persipura Jayapura, sekaligus membawa masyarakat di lapangan, agar para pemain bisa termotivasi tampil optimal.
“Tapi di sisi lain, kita gerakkan masyarakat dari kampung juga, mereka datang dengan kekuatan doa dari kampung keluar. Mereka berdoa dari kampung, mereka bilang bahwa kita ke sana nonton Persipura, kita datang jadi Persipura harus menang,” ungkapnya.
Frangklin berharap momentum ini bisa memberikan dampak juga bagi seluruh pejabat-pejabat di Papua untuk membeli tiket, apalagi di laga home terakhir yang menentukan nasib promosi ke Liga 1.