Monday, March 9, 2026
25 C
Jayapura

Tim Pusat Turun Cek Lahan 100 Hektar Padi Terserang Hama

MERAUKE– Tim dari Kementrian Pertanian sedang melakukan pengecekan lapangan terkait dengan hama yang menyerang tanaman padi warga sekitar 100 hektar di Distrik Kurik, Kabupaten Merauke.

‘’’Saya mendapatkan laporan kalau Tim dari Kementrian Pertanian tersebut hari ini sedang turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan langsung,’’ kata Kepala Dinas Pertanian, Kelautan dan Perikanan Provinsi Papua Selatan, Paino, SIP, MT, di Merauke, Kamis (5/3).

Paino belum bisa memastikan penyakit atau jenis hama apa yang sedang menyerang padi tersebut. Namun daun dari tanaman padi tersebut berwarna kuning dan kemerah-merahan yang berpotensi bisa gagal panen jika tidak ditangani dengan baik dan tepat.

‘’Mereka turun untuk memastikan hama yang menyerang padi tersebut dan bagaimana solusinya. Karena yang terjadi pada padi tersebut ibarat orang yang sakit dan sakit bukan berarti mati. Karena masih bisa ditolong kalau diobati dengan tepat,’’ katanya.

Baca Juga :  Masyarakat Diimbau Tetap Bijak Bermedia Sosial 

Hama tersebut terjadi juga di sebagian padi petani secara spot-spot. Namun laporan yang masuk ke Dinas Pertanian baru 100 hektar di satu lokasi tersebut.

MERAUKE– Tim dari Kementrian Pertanian sedang melakukan pengecekan lapangan terkait dengan hama yang menyerang tanaman padi warga sekitar 100 hektar di Distrik Kurik, Kabupaten Merauke.

‘’’Saya mendapatkan laporan kalau Tim dari Kementrian Pertanian tersebut hari ini sedang turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan langsung,’’ kata Kepala Dinas Pertanian, Kelautan dan Perikanan Provinsi Papua Selatan, Paino, SIP, MT, di Merauke, Kamis (5/3).

Paino belum bisa memastikan penyakit atau jenis hama apa yang sedang menyerang padi tersebut. Namun daun dari tanaman padi tersebut berwarna kuning dan kemerah-merahan yang berpotensi bisa gagal panen jika tidak ditangani dengan baik dan tepat.

‘’Mereka turun untuk memastikan hama yang menyerang padi tersebut dan bagaimana solusinya. Karena yang terjadi pada padi tersebut ibarat orang yang sakit dan sakit bukan berarti mati. Karena masih bisa ditolong kalau diobati dengan tepat,’’ katanya.

Baca Juga :  Masyarakat Diimbau Tetap Bijak Bermedia Sosial 

Hama tersebut terjadi juga di sebagian padi petani secara spot-spot. Namun laporan yang masuk ke Dinas Pertanian baru 100 hektar di satu lokasi tersebut.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya