Sunday, January 25, 2026
26.3 C
Jayapura

Tim DVI Polda Identifikasi Jenazah Pramugari Pesawat ATR 42-500 Florencia

JAKARTA-Tim DVI Polda Sulawesi Selatan berhasil mengidentifikasi jenazah korban kecelakaan Pesawat ATR 42-500 yang diterima oleh Rumah Sakit Bhayangkara Makassar pada Selasa malam (20/1). Jenazah itu adalah Florencia Lolita Wibisono. Dia merupakan salah seorang pramugari yang bertugas saat kecelakaan terjadi pada Sabtu (17/1).

Tim SAR Gabungan menemukan jenazah Florencia pada Senin (19/1). Jenazah itu terdata sebagai korban kedua yang ditemukan. Sehari sebelumnya (18/1), Tim SAR Gabungan menemukan satu jenazah korban berjenis kelamin laki-laki. Namun, jenazah Florencia tiba lebih dulu di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar. Sedangkan jenazah korban pertama baru tiba pagi ini (21/1).

”Yang kemarin sudah teridentifikasi Florencia Lolita Wibisono,” ungkap Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Didik Supranoto saat dikonfirmasi hari ini.

Baca Juga :  Naik Kombes, Kapolresta Ikut Termotivasi

Tim DVI Polda Sulsel melakukan identifikasi dengan mengandalkan data antemortem dari keluarga korban dan data post mortem dari jenazah korban. Termasuk diantaranya data DNA. Dalam proses identifikasi tersebut, Tim DVI Polda Sulsel mengutamakan ketepatan. Setelah mengidentifikasi jenazah Florencia, selanjutnya tim mengidentifikasi jenazah korban berikutnya.

”Yang pagi ini baru datang. Jadi, belum teridentifikasi,” terang Kombes Didik.

JAKARTA-Tim DVI Polda Sulawesi Selatan berhasil mengidentifikasi jenazah korban kecelakaan Pesawat ATR 42-500 yang diterima oleh Rumah Sakit Bhayangkara Makassar pada Selasa malam (20/1). Jenazah itu adalah Florencia Lolita Wibisono. Dia merupakan salah seorang pramugari yang bertugas saat kecelakaan terjadi pada Sabtu (17/1).

Tim SAR Gabungan menemukan jenazah Florencia pada Senin (19/1). Jenazah itu terdata sebagai korban kedua yang ditemukan. Sehari sebelumnya (18/1), Tim SAR Gabungan menemukan satu jenazah korban berjenis kelamin laki-laki. Namun, jenazah Florencia tiba lebih dulu di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar. Sedangkan jenazah korban pertama baru tiba pagi ini (21/1).

”Yang kemarin sudah teridentifikasi Florencia Lolita Wibisono,” ungkap Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Didik Supranoto saat dikonfirmasi hari ini.

Baca Juga :  Tersangka Sudah Dua Kali Beli Ganja di PNG   

Tim DVI Polda Sulsel melakukan identifikasi dengan mengandalkan data antemortem dari keluarga korban dan data post mortem dari jenazah korban. Termasuk diantaranya data DNA. Dalam proses identifikasi tersebut, Tim DVI Polda Sulsel mengutamakan ketepatan. Setelah mengidentifikasi jenazah Florencia, selanjutnya tim mengidentifikasi jenazah korban berikutnya.

”Yang pagi ini baru datang. Jadi, belum teridentifikasi,” terang Kombes Didik.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya