Thursday, January 22, 2026
32 C
Jayapura

Jadwal Berubah, Agenda ke Yahukimo Batal

WAMENA – Usai melakukan kunjungan ke Pasar Potikelek dan melihat langsung perlaksanaan Makanan Bergizi Gratis (MBG) di SMA Negeri 1 Wamena. Wapres Gibran Rakabuming Raka dijadwalkan bertolak ke Kabupaten Yahukimo, namun ketika sampai di Bandara Wamena rencana tersebut berubah hingga harus bertolak ke Biak.

Gubernur Papua Pegunungan Dr (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A mengaku jika selaku pemerintah daerah pihaknya baru mendengar kabar jika Wapres tak jadi ke Kabupaten Yahukimo lantaran ada satu dan lain hal yang harus dilakukan sehingga harus berbalik arah ke Kabupaten Biak Numfor untuk mengganti pesawat.

“Kami juga baru mendengar apabila Wapres Gibran tak jadi ke Yahukimo dan lanjut ke Biak untuk ganti pesawat selanjutnya melanjukan perjalanan ke Jakarta,”ungkapnya saat ditemui di Wamena, Rabu (14/1).

Baca Juga :  SAR Australia Kerahkan Pesawat Dukung Pencarian ABK KM AMJ Lima di Laut Arafura

Menurutnya, sampai dengan saat ini pemerintah Provinsi Papua Pegunungan belum mengetahui secara pasti penyebab perubahan jadwal kunker dari Wapres Ke Kabupaten Yahukimo yang juga menjadi bagian dari salah satu wilayah Kabupaten yang ada di Papua Pegunungan, namun beberapa agenda sudah diselesaikan di Kabupaten Jayawijaya.

Secara terpisah Dandim 1702/Jayawijaya Letkol Inf Ilham Datu Ramang menyatakan perubahan jadwal kunker ini sebenarnya dari protokol Wapres sudah menyampaikan, jika semuanya itu dinamis, artinya kapan saja bisa berubah sesuai maksud tujuan.

“Tadi sudah dipertimbangkan untuk rombongan kembali ke Kabupaten Biak Numfor, mungkin ada pertimbangan lain yang kami tidak tahu, atau kemungkinan ada hal lain di pusat yang membuat wapres harus kembali ke Jakarta.”katanya

Baca Juga :  Daftar Tunggu Jemaah Haji dari Papua 24 Tahun

Ilham juga menilai perubahan jadwal ini bukan karena keadaan yang kurang kondusif di Yahukimo, sebab disana juga aparat TNI/Polri sudah siap untuk melakukan pengamanan, dan itu sudah dilaporkan,sehingga perubahan jadwal ini kemungkinan ada kegiatan mendesak wapres di pusat.

WAMENA – Usai melakukan kunjungan ke Pasar Potikelek dan melihat langsung perlaksanaan Makanan Bergizi Gratis (MBG) di SMA Negeri 1 Wamena. Wapres Gibran Rakabuming Raka dijadwalkan bertolak ke Kabupaten Yahukimo, namun ketika sampai di Bandara Wamena rencana tersebut berubah hingga harus bertolak ke Biak.

Gubernur Papua Pegunungan Dr (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A mengaku jika selaku pemerintah daerah pihaknya baru mendengar kabar jika Wapres tak jadi ke Kabupaten Yahukimo lantaran ada satu dan lain hal yang harus dilakukan sehingga harus berbalik arah ke Kabupaten Biak Numfor untuk mengganti pesawat.

“Kami juga baru mendengar apabila Wapres Gibran tak jadi ke Yahukimo dan lanjut ke Biak untuk ganti pesawat selanjutnya melanjukan perjalanan ke Jakarta,”ungkapnya saat ditemui di Wamena, Rabu (14/1).

Baca Juga :  Sebagian Wilayah Sudah Masuk Musim Hujan

Menurutnya, sampai dengan saat ini pemerintah Provinsi Papua Pegunungan belum mengetahui secara pasti penyebab perubahan jadwal kunker dari Wapres Ke Kabupaten Yahukimo yang juga menjadi bagian dari salah satu wilayah Kabupaten yang ada di Papua Pegunungan, namun beberapa agenda sudah diselesaikan di Kabupaten Jayawijaya.

Secara terpisah Dandim 1702/Jayawijaya Letkol Inf Ilham Datu Ramang menyatakan perubahan jadwal kunker ini sebenarnya dari protokol Wapres sudah menyampaikan, jika semuanya itu dinamis, artinya kapan saja bisa berubah sesuai maksud tujuan.

“Tadi sudah dipertimbangkan untuk rombongan kembali ke Kabupaten Biak Numfor, mungkin ada pertimbangan lain yang kami tidak tahu, atau kemungkinan ada hal lain di pusat yang membuat wapres harus kembali ke Jakarta.”katanya

Baca Juga :  Keselamatan Guru di Pedalaman Harus Terjamin

Ilham juga menilai perubahan jadwal ini bukan karena keadaan yang kurang kondusif di Yahukimo, sebab disana juga aparat TNI/Polri sudah siap untuk melakukan pengamanan, dan itu sudah dilaporkan,sehingga perubahan jadwal ini kemungkinan ada kegiatan mendesak wapres di pusat.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya