WAMENA – Polres Jayawijaya memastikan tidak ada barang yang hilang dalam kasus pengerusakan yang terjadi di puskesmas Distrik Ibele, namun hanya beberapa peralatan dan tempat penyimpanan obat yang dirusak, oleh karena itu, dari kepolisian akan meminta keterangan dari petugas kesehatan berdinas di puskesmas tersebut.
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Reskrim AKP Sugarda Aditnya S.T.K, MH menyatakan dari hasil olah TKP yang dilakukan kemarin tidak ditemukan adanya barang yang hilang dalam aksi pengerusakan Puskesmas Distrik Ibele, dan itu sudah di konfirmasi kepada kepala puskesmas yang sudah lebih dulu dimintai keterangan.
“Para pelaku hanya sengaja melakukan pengerusakan terhadap beberapa alat kesehatan yang ada disana dan juga membuka beberapa tempat penyimpanan obat, sementara untuk barang yang hilang tak ada,”ungkapnya Kamis (8/1)
Menurutnya, untuk selanjutnya kepolisian akan memanggil beberapa petugas kesehatan yang bertugas di puskesmas tersebut untuk dimintai keterangannya, sebab sampai dengan saat ini motif dibali aksi pengerusakan itu belum diketahui, dan begitu juga dengan pelaku yang melakukan aksi tersebut.
“Sampai saat ini kita belum tahu motiv dibalik aksi pengerusakan itu, namun kami masih berupaya untuk terus menelusuri dengan pemeriksaan para saksi dari petugas kesehatan di puskesmas Distrik Ibele,”jelasnya.
WAMENA – Polres Jayawijaya memastikan tidak ada barang yang hilang dalam kasus pengerusakan yang terjadi di puskesmas Distrik Ibele, namun hanya beberapa peralatan dan tempat penyimpanan obat yang dirusak, oleh karena itu, dari kepolisian akan meminta keterangan dari petugas kesehatan berdinas di puskesmas tersebut.
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Reskrim AKP Sugarda Aditnya S.T.K, MH menyatakan dari hasil olah TKP yang dilakukan kemarin tidak ditemukan adanya barang yang hilang dalam aksi pengerusakan Puskesmas Distrik Ibele, dan itu sudah di konfirmasi kepada kepala puskesmas yang sudah lebih dulu dimintai keterangan.
“Para pelaku hanya sengaja melakukan pengerusakan terhadap beberapa alat kesehatan yang ada disana dan juga membuka beberapa tempat penyimpanan obat, sementara untuk barang yang hilang tak ada,”ungkapnya Kamis (8/1)
Menurutnya, untuk selanjutnya kepolisian akan memanggil beberapa petugas kesehatan yang bertugas di puskesmas tersebut untuk dimintai keterangannya, sebab sampai dengan saat ini motif dibali aksi pengerusakan itu belum diketahui, dan begitu juga dengan pelaku yang melakukan aksi tersebut.
“Sampai saat ini kita belum tahu motiv dibalik aksi pengerusakan itu, namun kami masih berupaya untuk terus menelusuri dengan pemeriksaan para saksi dari petugas kesehatan di puskesmas Distrik Ibele,”jelasnya.