MERAUKE- Di akhir tahun anggaran 2025, Alokasi Dana Kampung (ADK) yang bersumber dari APBD Kabupaten Merauke telah berhasil dicairkan masuk ke rekening seluruh kampung yang ada di Kabupaten Merauke yang berjumlah 179. Sedangkan untuk Alokasi Dana Desa (ADD) yang bersumber dari APBN 2025 belum seluruhnya cair 100 persen.
‘’Untuk alokasi dana kampung yang bersumber dari APBD Kabupaten Merauke 100 persen sudah cair dan masuk ke rekening kampung. Tapi, dari 179 kampung itu, belum seluruhnya ditarik karena ada kampung yang kepala kampungnya baru dilantik kemarin sehingga harus membuat specimen dan sebagainya dulu,’’ kata Kepala Bidang Pemerintahan Kampung Dinas Pemberdayaan Kampung Kabupaten Merauke Ronaldo Fransisko Lukas Reyut, SH, ditemui media ini, di ruang kerjanya, Jumat (12/12).
Ronaldo Fransisko Renyut menjelaskan, untuk dana desa yang bersumber dari APBN, saat ini masih dalam proses penginputan. Sebab, jika LPJ dari tahap pertama dari ADD tersebut belum mencapai 60 persen maka pencairan tahap berikutnya tidak bisa dilakukan.
‘’Kalau laporan pertanggung jawaban tahap sebelumnya belum mencapai diatas 60 persen maka sistem tidak akan ACC untuk pencairan tahap berikutnya. Yang bekerja disini adalah sistem,’’ katanya.
Disinggung untuk besarnya dana desa maupun dana kampung yang akan diterima 179 kampung di Kabupaten Merauke, Ronaldo Fransisku Lukas Renyut mengaku kemungkinan besar transfer bantuan dana desa dari APBN tersebut juga mengalami penurunan, seiring dengan recofusing yang dilakukan pemerintah pusat. (ulo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
MERAUKE- Di akhir tahun anggaran 2025, Alokasi Dana Kampung (ADK) yang bersumber dari APBD Kabupaten Merauke telah berhasil dicairkan masuk ke rekening seluruh kampung yang ada di Kabupaten Merauke yang berjumlah 179. Sedangkan untuk Alokasi Dana Desa (ADD) yang bersumber dari APBN 2025 belum seluruhnya cair 100 persen.
‘’Untuk alokasi dana kampung yang bersumber dari APBD Kabupaten Merauke 100 persen sudah cair dan masuk ke rekening kampung. Tapi, dari 179 kampung itu, belum seluruhnya ditarik karena ada kampung yang kepala kampungnya baru dilantik kemarin sehingga harus membuat specimen dan sebagainya dulu,’’ kata Kepala Bidang Pemerintahan Kampung Dinas Pemberdayaan Kampung Kabupaten Merauke Ronaldo Fransisko Lukas Reyut, SH, ditemui media ini, di ruang kerjanya, Jumat (12/12).
Ronaldo Fransisko Renyut menjelaskan, untuk dana desa yang bersumber dari APBN, saat ini masih dalam proses penginputan. Sebab, jika LPJ dari tahap pertama dari ADD tersebut belum mencapai 60 persen maka pencairan tahap berikutnya tidak bisa dilakukan.
‘’Kalau laporan pertanggung jawaban tahap sebelumnya belum mencapai diatas 60 persen maka sistem tidak akan ACC untuk pencairan tahap berikutnya. Yang bekerja disini adalah sistem,’’ katanya.
Disinggung untuk besarnya dana desa maupun dana kampung yang akan diterima 179 kampung di Kabupaten Merauke, Ronaldo Fransisku Lukas Renyut mengaku kemungkinan besar transfer bantuan dana desa dari APBN tersebut juga mengalami penurunan, seiring dengan recofusing yang dilakukan pemerintah pusat. (ulo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos