Thursday, February 19, 2026
31.9 C
Jayapura

Saling Klaim Lebih Unggul

JAYAPURA-Debat publik pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua usai. Keduanya secara gamblang menyampaikan visi dan misi dan kini tinggal menilai. Bagi mereka yang belum memiliki pilihan tentu debat ini sangat membantu untuk menuntun siapa yang akan dipilih.

Meski sama-sama “memiliki celah” namun kedua paslon mengklaim menguasai panggung dan unggul. Pasangan Benhur Tomi Mano–Constan Karma (BTM–CK) misalnya. Juru Bicara BTM–CK, Marshel Morin, menilai penampilan pasangan yang diusungnya cukup memuaskan. Menurutnya, BTM dan CK tampil tenang, menguasai materi, dan mampu memaksimalkan alokasi waktu yang diberikan.

“Secara keseluruhan, BTM–CK terlihat menguasai panggung. Saat Pak BTM memaparkan visi-misi, Pak CK tidak sedikitpun memberikan bisikan, karena mereka sama-sama memahami isi materi. Ini berbeda dengan paslon 02 yang terlihat beberapa kali calonnya saling membisiki,” ujar Morin.

Baca Juga :  Pj Wali Kota:  KPU Harus Lebih Profesional!

Ia juga menyoroti salah satu momen penting ketika BTM mengoreksi penjelasan paslon MARI–YO terkait zona merah kemiskinan di Papua. “Itu membuktikan bahwa BTM–CK memahami kondisi Papua saat ini,” tegas Morin.

JAYAPURA-Debat publik pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua usai. Keduanya secara gamblang menyampaikan visi dan misi dan kini tinggal menilai. Bagi mereka yang belum memiliki pilihan tentu debat ini sangat membantu untuk menuntun siapa yang akan dipilih.

Meski sama-sama “memiliki celah” namun kedua paslon mengklaim menguasai panggung dan unggul. Pasangan Benhur Tomi Mano–Constan Karma (BTM–CK) misalnya. Juru Bicara BTM–CK, Marshel Morin, menilai penampilan pasangan yang diusungnya cukup memuaskan. Menurutnya, BTM dan CK tampil tenang, menguasai materi, dan mampu memaksimalkan alokasi waktu yang diberikan.

“Secara keseluruhan, BTM–CK terlihat menguasai panggung. Saat Pak BTM memaparkan visi-misi, Pak CK tidak sedikitpun memberikan bisikan, karena mereka sama-sama memahami isi materi. Ini berbeda dengan paslon 02 yang terlihat beberapa kali calonnya saling membisiki,” ujar Morin.

Baca Juga :  BI: Penggunaan Transaksi Non Tunai di Papua Meningkat

Ia juga menyoroti salah satu momen penting ketika BTM mengoreksi penjelasan paslon MARI–YO terkait zona merah kemiskinan di Papua. “Itu membuktikan bahwa BTM–CK memahami kondisi Papua saat ini,” tegas Morin.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya