Monday, January 12, 2026
32 C
Jayapura

Karantina Pastikan Telur yang Masuk Merauke Aman Dikonsumsi

MERAUKE – Menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), kebutuhan telur ayam di Merauke, Papua Selatan meningkat cukup signifikan. Permintaan yang tinggi belum dapat dipenuhi oleh peternak lokal. Apalagi, menjelang Natal, banyak  ternak ayam dari peternak di Merauke memasuki afkir membuat  produksi telur menurun dratris dari biasanya.   

   Terkait dengan itu, Pemprov Papua Selatan bekerja sama dengan aosiasi untuk mendatangkan telur dari Jayapura dengan cargo pesawat.

Sehubungan dengan itu, Karantina Papua Selatan melalui Satuan Pelayanan (Satpel) Bandara Mopah melakukan pemeriksaan telur ayam asal Jayapura sebanyak 1.747 kilogram yang tiba,  di Cargo Bandara Mopah Merauke,  Kamis  (19/12).

Baca Juga :  Petani SP 3 Taring Punya Bengkel dan Alat Pengering Padi 

Pemeriksaan Karantina meliputi pemeriksaan administratif dan pemeriksaan fisik. Secara administratif, dokumen lengkap. Terdapat Sertifikat Sanitasi Produk Hewan (KH-2) dari daerah asal dan Persetujuan Pemasukan Telur Konsumsi dari dinas terkait.

“Secara fisik, semua telur ayam dalam kondisi baik, aman, dan layak dikonsumsi masyarakat. Kemudian tidak ditemukan adanya gejala Hama Penyakit Hewan Karantina (HPHK). Untuk itu diterbitkan Sertifikat Pelepasan (K-9.2),” kata  Kepala Karantina Papua Selatan Cahyono dalam keterangannya.

Cahyono menjelaskan Karantina ingin memastikan setiap media pembawa baik hewan, ikan, dan tumbuhan dalam kondisi yang sehat.

“Hal ini tugas Karantina dalam memastikan keamanan pangan masyarakat tetap terjaga sesuai dengan amanah UU No. 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan,” tambahnya. (ulo/wen)   

Baca Juga :  Tutup Peredaran dan Penjualan Miras Harus jadi Kesepakatan Bersama

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

MERAUKE – Menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), kebutuhan telur ayam di Merauke, Papua Selatan meningkat cukup signifikan. Permintaan yang tinggi belum dapat dipenuhi oleh peternak lokal. Apalagi, menjelang Natal, banyak  ternak ayam dari peternak di Merauke memasuki afkir membuat  produksi telur menurun dratris dari biasanya.   

   Terkait dengan itu, Pemprov Papua Selatan bekerja sama dengan aosiasi untuk mendatangkan telur dari Jayapura dengan cargo pesawat.

Sehubungan dengan itu, Karantina Papua Selatan melalui Satuan Pelayanan (Satpel) Bandara Mopah melakukan pemeriksaan telur ayam asal Jayapura sebanyak 1.747 kilogram yang tiba,  di Cargo Bandara Mopah Merauke,  Kamis  (19/12).

Baca Juga :  Penuhi Panggilan Pemprov, Telkom Beberkan Sejumlah Langkah Tingkatkan Layanan

Pemeriksaan Karantina meliputi pemeriksaan administratif dan pemeriksaan fisik. Secara administratif, dokumen lengkap. Terdapat Sertifikat Sanitasi Produk Hewan (KH-2) dari daerah asal dan Persetujuan Pemasukan Telur Konsumsi dari dinas terkait.

“Secara fisik, semua telur ayam dalam kondisi baik, aman, dan layak dikonsumsi masyarakat. Kemudian tidak ditemukan adanya gejala Hama Penyakit Hewan Karantina (HPHK). Untuk itu diterbitkan Sertifikat Pelepasan (K-9.2),” kata  Kepala Karantina Papua Selatan Cahyono dalam keterangannya.

Cahyono menjelaskan Karantina ingin memastikan setiap media pembawa baik hewan, ikan, dan tumbuhan dalam kondisi yang sehat.

“Hal ini tugas Karantina dalam memastikan keamanan pangan masyarakat tetap terjaga sesuai dengan amanah UU No. 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan,” tambahnya. (ulo/wen)   

Baca Juga :  Anggota TNI Diharap Dekat dengan Masyarakat

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Berita Terbaru

Artikel Lainnya