Friday, April 4, 2025
31.7 C
Jayapura

Korban Penembakan Dirujuk ke Jayapura

JAYAPURA – Polda Papua terus berkomitmen untuk meningkatkan langkah pengamanan di wilayah rawan konflik guna melindungi masyarakat dan anggota kepolisian. Hal tersebut dilakukan setelah salah satu anggota Satuan Samapta Polres Puncak Jaya Bripda Choisu di tembak oleh orang tak dikenal (OTK), di Kampung Lima-lima, Puncak Jaya, Selasa (10/12).

Direktur Samapta Polda Papua, Kombes Pol. Sondang R.D. Siagian, mengatakan saat ini korban sedang dirawat intensif di Rumah Sakit Bhayangkara, Jayapura, setelah mengalami luka akibat insiden tersebut. Dalam kunjungannya Kombes Sondang, menyampaikan dukungan moril kepada Bripda Choisu dan keluarganya. Ia menegaskan bahwa Polda Papua akan memberikan perhatian penuh terhadap pemulihan korban.

“Kami dari Polda Papua sangat prihatin atas kejadian ini. Saya datang untuk memastikan bahwa Bripda Choisu mendapatkan perawatan terbaik, sekaligus memberikan semangat kepada beliau agar tetap tegar menghadapi situasi ini,” ujar Kombes Sondang pres rilis yang diterima Cenderawasih Pos, Selasa (11/12) sore.

Baca Juga :  Polda Papua Ungkap Pembunuhan Dokter di Nabire

Ia pun berbincang dengan tim medis RS Bhayangkara untuk memastikan kondisi korban stabil dan mendapatkan penanganan optimal. Ia menyampaikan terima kasih kepada tenaga medis yang telah bekerja keras merawat Bripda Choisu.

“Semoga Bripda Choisu Rumabar segera diberikan kesembuhan dan kasus ini dapat segera terungkap demi menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Papua,” pungkasnya.

Seperti diketahui Bripda Joisu Rumaba, ditembak oleh OTK di Kampung Lima-lima, Puncak Jaya, Papua Tengah, Selasa (10/12) sekira pukul 10:25 WIT. Korban terkena tembakan di betis kiri dan langsung menjalani perawatan medis di RSUD Mulia sebelum dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara.

Polda Papua berkomitmen untuk meningkatkan langkah pengamanan di wilayah rawan konflik guna melindungi masyarakat dan anggota kepolisian. Hingga saat ini, penyelidikan intensif terkait kasus penembakan ini terus dilakukan untuk menangkap para pelaku. (kar/ade)

Baca Juga :  Urusan Bank Papua, Masalah Internal Pemprov Papua

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

JAYAPURA – Polda Papua terus berkomitmen untuk meningkatkan langkah pengamanan di wilayah rawan konflik guna melindungi masyarakat dan anggota kepolisian. Hal tersebut dilakukan setelah salah satu anggota Satuan Samapta Polres Puncak Jaya Bripda Choisu di tembak oleh orang tak dikenal (OTK), di Kampung Lima-lima, Puncak Jaya, Selasa (10/12).

Direktur Samapta Polda Papua, Kombes Pol. Sondang R.D. Siagian, mengatakan saat ini korban sedang dirawat intensif di Rumah Sakit Bhayangkara, Jayapura, setelah mengalami luka akibat insiden tersebut. Dalam kunjungannya Kombes Sondang, menyampaikan dukungan moril kepada Bripda Choisu dan keluarganya. Ia menegaskan bahwa Polda Papua akan memberikan perhatian penuh terhadap pemulihan korban.

“Kami dari Polda Papua sangat prihatin atas kejadian ini. Saya datang untuk memastikan bahwa Bripda Choisu mendapatkan perawatan terbaik, sekaligus memberikan semangat kepada beliau agar tetap tegar menghadapi situasi ini,” ujar Kombes Sondang pres rilis yang diterima Cenderawasih Pos, Selasa (11/12) sore.

Baca Juga :  Satpol PP Bisa Tertibkan APK Tanpa Bawaslu

Ia pun berbincang dengan tim medis RS Bhayangkara untuk memastikan kondisi korban stabil dan mendapatkan penanganan optimal. Ia menyampaikan terima kasih kepada tenaga medis yang telah bekerja keras merawat Bripda Choisu.

“Semoga Bripda Choisu Rumabar segera diberikan kesembuhan dan kasus ini dapat segera terungkap demi menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Papua,” pungkasnya.

Seperti diketahui Bripda Joisu Rumaba, ditembak oleh OTK di Kampung Lima-lima, Puncak Jaya, Papua Tengah, Selasa (10/12) sekira pukul 10:25 WIT. Korban terkena tembakan di betis kiri dan langsung menjalani perawatan medis di RSUD Mulia sebelum dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara.

Polda Papua berkomitmen untuk meningkatkan langkah pengamanan di wilayah rawan konflik guna melindungi masyarakat dan anggota kepolisian. Hingga saat ini, penyelidikan intensif terkait kasus penembakan ini terus dilakukan untuk menangkap para pelaku. (kar/ade)

Baca Juga :  Kecewa Hasil Verval, Masyarakat Palang Jalan Nafri dan Pertigaan Ringroad

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Berita Terbaru

Artikel Lainnya