Sunday, January 18, 2026
27.4 C
Jayapura

Sepakat, Mahasiwa Papua yang kuliah di UGM, Akan Dibimbing dari Dosen Uncen

Ketika Dewan Guru Besar UGM Bertandang Ke Uncen Apa Saja yang menjadi perhatian

Belasan anggota Dewan Guru Besar (DGB) Universitas Gajah Mada (UGM) bertandang ke Universitas Cendrawasih, di Jayapura, Provinsi Papua, Jumat (12/7) kemarin. Apa saja yang dibahas?

Laporan-Karolus Daot.

Dalam kunjungan kerja yang dikemas dengan nama Professors go to Frontiers ini dalam rangka membangun kolaborasi pelaksanaan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) di Papua dan Papua Selatan.

Ketua DGB UGM di Jayapura, Prof Ir. Ambar Pertiwiningrum.,M.Si.,Ph.D, mengatakan kunjungan tersebut bagian dari kegiatan pendidikan dan pengabdian bersama Keluarga Alumni Gadjah Mada (KAGAMA) untuk membagikan ilmu dan pengetahuan kepada para guru besar yang ada di setiap perguruan tinggi di Papua dan Papua selatan.

Baca Juga :  Tahun 2022 Capai Rp 2 Triliun Lebih, Kini Hanya Ditargetkan Rp 1,17 Triliun 

“Kunjungan ini yang ke-3, tahun pertama Kami berkunjung ke NTT, kemudian Maluku, dan Sulawasi, dan tahun ini di Papua dan Papua Selatan,” ujar  selaku Ketua Tim DGB usai pertemuan dengan pihak Uncen, di ruang rekotrat Uncen kemarin.

Lebih lanjut, tujuan lain dari kunjungan tersebut untuk membangun kerjsama dengan Uncen, dalam hal mendorong penguatan Tri Darma Perguruan Tinggi, yang mencakup tiga pilar yakni pendidikan dan pengajaran, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.

“Kami ingin agar pengelolaan perguruan tinggi di Papua ini, semakin baik, dengan melaksanakan Tri Darma Perguruan Tinggi,” harapnya.

Adapun yang hadir dari masing masing bidang keilmuan, diantaranya Peternakan, Filsafat, Hukum, Biologi, Kedokteran serta Fakultas lainnya hadir dalam junjungan tersebut. “Kami yang hadir ini ada 17 orang, masing masing tersebar di beberapa PT di Papua dan Papua Selatan,” jelasnya.

Baca Juga :  22 Kasus Tahun 2022, Meningkat Jadi 70 Kasus pada 2023

Dikatakan, dari kunjungan tersebut, selain mendorong penguatan pengelolahan perguruan tinggi, tapi juga mendorong penguatan SDM baik dari segi pendidikan, maupun hal lain yang masuk dalam 3 pilar  perguruan tinggi.

Ketika Dewan Guru Besar UGM Bertandang Ke Uncen Apa Saja yang menjadi perhatian

Belasan anggota Dewan Guru Besar (DGB) Universitas Gajah Mada (UGM) bertandang ke Universitas Cendrawasih, di Jayapura, Provinsi Papua, Jumat (12/7) kemarin. Apa saja yang dibahas?

Laporan-Karolus Daot.

Dalam kunjungan kerja yang dikemas dengan nama Professors go to Frontiers ini dalam rangka membangun kolaborasi pelaksanaan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) di Papua dan Papua Selatan.

Ketua DGB UGM di Jayapura, Prof Ir. Ambar Pertiwiningrum.,M.Si.,Ph.D, mengatakan kunjungan tersebut bagian dari kegiatan pendidikan dan pengabdian bersama Keluarga Alumni Gadjah Mada (KAGAMA) untuk membagikan ilmu dan pengetahuan kepada para guru besar yang ada di setiap perguruan tinggi di Papua dan Papua selatan.

Baca Juga :  22 Kasus Tahun 2022, Meningkat Jadi 70 Kasus pada 2023

“Kunjungan ini yang ke-3, tahun pertama Kami berkunjung ke NTT, kemudian Maluku, dan Sulawasi, dan tahun ini di Papua dan Papua Selatan,” ujar  selaku Ketua Tim DGB usai pertemuan dengan pihak Uncen, di ruang rekotrat Uncen kemarin.

Lebih lanjut, tujuan lain dari kunjungan tersebut untuk membangun kerjsama dengan Uncen, dalam hal mendorong penguatan Tri Darma Perguruan Tinggi, yang mencakup tiga pilar yakni pendidikan dan pengajaran, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.

“Kami ingin agar pengelolaan perguruan tinggi di Papua ini, semakin baik, dengan melaksanakan Tri Darma Perguruan Tinggi,” harapnya.

Adapun yang hadir dari masing masing bidang keilmuan, diantaranya Peternakan, Filsafat, Hukum, Biologi, Kedokteran serta Fakultas lainnya hadir dalam junjungan tersebut. “Kami yang hadir ini ada 17 orang, masing masing tersebar di beberapa PT di Papua dan Papua Selatan,” jelasnya.

Baca Juga :  Disebut “Gedung Hantu” hingga Sering Jadi Tempat Maksiat

Dikatakan, dari kunjungan tersebut, selain mendorong penguatan pengelolahan perguruan tinggi, tapi juga mendorong penguatan SDM baik dari segi pendidikan, maupun hal lain yang masuk dalam 3 pilar  perguruan tinggi.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya