SMA YPK Diaspora Kotaraja menandai Hari Ulang Tahun (HUT) ke-40 dengan meluncurkan program kelas bilingual sebagai langkah strategis meningkatkan mutu pendidikan dan menyiapkan generasi Papua yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun i
Langkah taktis dan respons cepat ini diambil sebagai solusi jangka pendek yang paling realistis. Dengan kondisi bangunan sekolah yang mengalami kerusakan parah dan belum memungkinkan untuk menggelar aktivitas tatap muka, peralihan ke ruan
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Merauke membekukan sementara izin operasional 4 satuan Pendidikan. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Merauke Romanus Kande Kahol mengungkapkan, ke-4 sekolah yang
Perjalanan pendidikan Kristen di Tanah Papua tidak dapat dipisahkan dari sejarah pekabaran Injil. Akar sejarahnya dapat ditelusuri sejak tahun 1855, ketika Injil pertama kali diberitakan di Bumi Cenderawasih. Sejak saat
Wali Kota menilai, selama 54 tahun perjalanan pelayanannya, Klasis GKI Port Numbay telah memberikan kontribusi besar bagi masyarakat, mulai dari pembinaan keluarga, pembentukan karakter generasi muda, hingga keterlibatan
Menurutnya, kehadiran berbagai unsur pimpinan daerah, Forkopimda, kementerian, pimpinan BUMN dan BUMD dalam perayaan tersebut menjadi bukti bahwa pendidikan bukan hanya tanggung jawab guru dan sekolah, melainkan tanggung
Acara yang dipusatkan di halaman sekolah ini dihadiri langsung oleh Bupati Waropen, Drs. Fransiscus Xaverius Mote, Ketua DPRK Waropen Yeneke Dippan, Kepala Dinas Pendidikan, para mantan kepala sekolah, serta seluruh sisw
“Sejak pagi hingga menjelang sore, tidak ada satupun yang hadir dari Dinas Pendidikan maupun PSW YPK. Ini sangat disayangkan karena kita sedang membina karakter dan semangat anak-anak. Kita harus hadir, tunjukkan wajah k
Kepala SMP YPK Diaspora Patanduk Biring, SS, M.Pd mengatakan hal tersebut dilakukan untuk mendapatkan siswa-siswa yang memiliki potensi akademik dan non-akademik yang baik, sehingga dapat mengikuti pembelajaran dengan op
Hal itu terlihat dari jumlah peserta didik baru yang terdaftar, tahun ajaran 2025/2026 di sekolah tersebut sangat menurun jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Kepala SMA YPK Diaspora Kotaraja, Alfrets, S.Pd, M.Pd m
Ignas Babaga mengungkapkan, berbagai laporan dari kampung baik dari kepala kampung maupun masyarakat menyampaikan kondisi Pendidikan di kampung-kampung yang nota bene sebagian besar penghuninya adalah orang asli Papua.
Adapun aturan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Nomor 1 Tahun 2025. Hal ini bisa menjadi dasar untuk menyikapi harapan dari Yayasan Pendidikan Kristen (YPK) Tanah Papua yang yang masih membutuhkan tenaga pengajar untuk ditempatkan di sekolah-sekolahnya.
Walikota berharap, akan ada sekolah-sekolah favorit seperti SMAN 4 Entrop lahir dan tumbuh di Kota Jayapura kedepan dan itu dari sekolah-sekolah YPK. "Kita harapkan ada sekolah-sekolah favorit lainnya dari YPK," ujarnya
Ketua BP YPK di Tanah Papua, Joni Y. Betaubun, dalam sambutannya menyoroti perjalanan panjang YPK dari sekolah-sekolah sederhana hingga menjadi lembaga pendidikan yang melahirkan ribuan alumni berkualitas.
Menanggapi itu, Kepala SMA YPK Diaspora Kotaraja, Alfrets, S.Pd, M.Pd mengaku sangat mengapresiasi keinginan dari YPK untuk memunculkan sekolah unggul itu. Menurutnya YPK sudah memulai langkah awal untuk mengembangkan karakter siswa demi memajukan pendidikan di Papua, khususnya Kota Jayapura dengan melihat dan menggali ilmu dari Yayasan lain yang mungkin akan diterapkan di SMA YPK Diaspora.
Pertemuan tersebut juga dihadiri langsung oleh Ketua YPK Tanah Papua, Jhon Betaubun bersama jajaran kepengurusan YPK. Menurut Wakil Sekertaris YPK Tanah Papua, Yustus Pondayar, pertemuan yang berlangsung kurang dua jam tersebut membahas dua hal diantaranya terkait pendidikan khususnya guru P3K yang dulunya ada di sekolah-sekolah YPK namu sudah ditarik ke sekolah negeri.
Kegiatan yang berlangsung selama empat hari mulai 13-17 Januari 2025 tersebut dipimpin oleh Ketua Dewan Pengawas BP YPK, Kristhina Luluporo Mano. Studi ini bertujuan mengadopsi program-program unggulan, salah satunya pendidikan berpola asrama (boarding school), untuk diterapkan di sekolah-sekolah YPK di Tanah Papua.
Workshop ini menjadi momen penting untuk mengevaluasi pencapaian tahun 2024 dan merancang langkah strategis tahun 2025. "Tahun 2025 adalah tahun penuh berkat sekaligus penuh tantangan. Kita harus menjalankan amanah pendidikan dengan dedikasi tinggi," kata Jhon.
Ketua YPK di tanah Papua, Joni Y. Betaubun, mengatakan rotasi atau promosi kepala sekolah di lingkungan YPK merupakan salah satu upaya untuk memajukan dan lebih meratakan kualitas pendidikan di setiap sekolah.
Dalam tiga tahun terakhir, Biak Numfor telah merekrut 695 guru melalui skema PPPK. Sebanyak 248 guru sedang menjalani proses pemberkasan untuk diangkat pada tahun 2025. Dengan tambahan formasi 2024 yang akan diangkat tahun depan, total guru PPPK di Biak Numfor akan mencapai 943 orang.
"Yang kami pikir hanya bagimana dengan nasib anak-anak pengungsi Nduga yang ada di Sapalek ini agar mereka bisa tetap sekolah. Bisa menghitung, bisa membaca, menulis seperti anak-anak yang lainya, jadi waktu itu target dan fokus kami hanya disitu sebab mereka ini adalah korban atas situasi konflik," katanya.
Ketua Sinode GKI di tanah Papua, Pdt Andrikus Mofu, mengatakan dengan disatukan menjadi YPK, maka struktur ataupun program kerja kedepannya ditata secara baik. Selain itu, diharapkan dapat meningkatkan kompetensi gereja dan tentunya dapat mendorong peningkatan pengelolaan pendidikan, baik pendidikan dasar, menengah pertama, menengah atas hingga perguruan tinggi di lingkungan YPK di tanah Papua.
Kepala Lurah Hamadi, Yohanes Fredi Raprap, menjelaskan kegiatan simulasi bencana dan cara pencegahannya harus diajarkan kepada anak-anak sekolah, agar anak-anak atau masyarakat sejak dini harus mengetahui apa saja yang perlu dilakukan pada saat terjadinya bencana itu terjadi.
Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Merauke Agustinus Sugiarto ditemui media ini saat mengikuti pelantikan anggota DPR Kabupaten Merauke periode 2024-2029 mengatakan bahwa Kepsek SD YPK Toray tersebut tidak diganti karena sudah ada kesepakatan-kesepakatan yang dilakukan antara Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Merauke, pihak Yayasan Kristen dan orang tua siswa.
Menurut Joni, jumlah siswa dari 786 sekolah YPK yang terdata hingga saat ini kurang lebih 84.000 orang dan tengah menempuh pendidikan, serta kurang lebih 6.000 guru. “Sekolah YPK rata-rata siswanya hampir 80-85 persen merupakan orang asli Papua, karena memang tujuan kami memberikan kesempatan bagi generasi muda Papua untuk mendapatkan pendidikan layak,” ujarnya.
Perintah ini menyusul aksi pemalangan sekolah yang dilakukan oleh orang tua siswa sebagai bentuk kekecewaan kepada kepala sekolah yang jarang melaksanakan tugas dan tidak transparannya dalam pengelolaan 2 sumber dana tersebut.
Menurut Marthen Rumar, setelah bertemu dengan para orang tua siswa, pihaknya akan bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Merauke untuk segera menyelesaikan persoalan tersebut.
‘’Tapi satu bulan penuh ini kepala sekolah sama sekali tidak masuk. Sementara anak-anak sebenarnya sudah melakukan simulasi UNBK tapi karena kepala sekolah tidak berada di tempat untuk tandatangan sehingga simulasi UNBK itu belum dilaksanakan sampai hari ini,’’ katanya.
Menurut Riana, saat ini siswa(i) SMKS YPK 1 Pariwisata aktif dalam sejumlah kegiatan luar sekolah. Hal ini dinilai baik untuk mengembangkan kemampuan siswa dalam mengembangkan potensi pelajar, agar memiliki segudang pengalaman yang bisa saja bermanfaat dalam kehidupan sosial dan kemasyarakatan.
Proses pelaksanaan debat Kandidat calon Ketua dan Wakil Ketua Osis disaksikan Kepala Sekolah, Dewan Guru hingga para siswa. Secara tidak langsung proses implementasi demokrasi tercipta pada kegiatan pemilihan tersebut.
Kabag Ops Polres Jayapura Setpen P. Sianturi, S.H., memimpin langsung personel menuju lokasi kebakaran. Tiga unit mobil pemadam kebakaran dan satu unit mobil AWC Polres Jayapura dikerahkan ke lokasi kejadian, untuk memastikan api tidak menyebar lebih luas. Dengan upaya keras dari petugas pemadam kebakaran dan masyarakat setempat, api berhasil dipadamkan secara keseluruhan pada pukul 01.15 WIT.
Kedatangan BTM ke SMKS Pariwisata YPK 1 Biak itu, melihat sejumlah pembangunan fisik ruang belajar siswa, yang sementara dalam progress pembangunan. Selain itu, BTM juga melihat ke sejumlah ruang kelas dan ruang belajar, hingga fasilitas yang dimiliki oleh Sekolah yang memiliki 7 kejuruan itu.
Kedatangan Jhon Betaubun juga didampingi oleh Wakil Sekretaris BP AM Sinode GKI di Tanah Papua Pdt Andre Kakiyai, M.Th, Pj Bupati Biak yang diwakili Plh Sekda Biak Z. Mailoa, Kepala Dinas Pendidikan Biak Numfor, Kamarudin, S.Pd, Kepala Dinas Sosial, dan sejumlah pengurus YPK tingkat Kabupaten Biak Numfor.
Kedua yayasan pendidikan tersebut rencananya akan dideklarasikan menjadi YPK pada, 25 Oktober 2024 mendatang. Penyatuan ketiga yayasan tersebut mengacu pesan Pdt. I.S. Kijne, yang dituliskan di atas batu yang ada di Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat, di atas batu tersebut tertulis pesannya yaitu.
PJ Bupati Jayawijaya Thony M Mayor menyebutkan jika tahun ajaran baru 2024-2025 ini khusus di SD YPK Betlehem Wamena saat ini ada salah satu gedung baru yang bisa digunakan untuk proses belajar mengajar.
Termasuk dalam lingkup sekolah. Sejumlah sekolah sudah mulai merambah pada pemanfaatan aplikasi guna kelancaran kebutuhan administrasi dan pelaporan. Seperti yang dilakukan oleh SMKS 1 YPK Pariwisata Biak. Sekolah menengah kejuruan yang juga memiliki jurusan teknologi komputer dan jaringan itu, membuka kerjasama dalam bidang digitalisasi sekolah, melalui aplikasi School.id.
Ketua YPK di tanah Papua, Joni Y. Betaubun mengatakan pihaknya sedang menginput data data para guru YPK di Tanah Papua, yang belum bergelar S1. “Saat ini kami sedang menghimpun guru guru di setiap PSW, di tanah Papua yang belum bergelar S-1," ujarnya usai PKS Progam RPL dengan Pihak Uncen di Aula FKIP Uncen, Selasa (28/5).
Asisten I Bidang Pemerintahan Umum dan Otsus Provinsi Papua Selatan Agustinus Joko Guritno saat membuka kegiatan tersebut mengungkapkan bahwa dengan terbentuknya DOB Papua Selatan dibawah kepemimpinan Pj Apolo Safanpo berusaha merangkul semua pihak dan golongan untuk secara bersama-sama membangun DOB ini sesuai dengan talenta yang ada.
Ketua YPK di Tanah Papua Joni Y. Betaubun mengungkapkan di usia ke-62 ini, YPK tidak lagi mencari jati diri. Sebab sejak misi pekabaran injil dimulai, YPK telah memberikan kontribusi besar bagi pembangunan dan ilmu pengetahuan di Papua. Serta menjadi transmisi bagi perubahan dan kemajuan dalam segala bidang.
Sekretaris Daerah Kabupaten Merauke Yermias Paulus Ruben Ndiken, S.Sos mewakili Bupati menyampaikan proficiat atas HUT Yayasan YPK ke-62 di Tanah Papua. Sebagai bentuk apreasiasi, kata Sekda Yermias Ndiken, Pemerintah Kabupaten Merauke melalui Dinas Pendidikan memberikan kebijakan khusus libur sehari bagi sekolah-sekolah dibawah YPK di Merauke agar dapat ikut merayakan HUT YPK ke-62.
Penghargaan diberikan kepada Bupati Keerom atas dedikasi dan peran serta dalam mendukung pengembangan yayasan pendidikan Kristen di Tanah Papua. Kepala Dinas Pendidikan Keerom, Stenly Moningka mengatakan, Bupati Keerom (Piter Gusbager) memang sangat layak mendapatkan penghargaan tersebut.
Ketua YPK di Tanah Papua Joni Y. Betaubun menyampaikan, kunjungan kasih ini merupakan bentuk ucapan syukur dan terima kasih atas dedikasi pimpinan YPK terdahulu. Sebab perkembangan YPK saat ini, tidak terlepas dari kerja keras mereka.
Sebelumnya membangun pasar sekolah sangat berat karena ketiadaan anggaran, namun dengan partisipasi orangtua murid secara swadaya, keinginan membangun pagar sekolah dapat terealisasi.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh oleh PJ Walikota Jayapura Frans Pekey melalui Asisten 1 Kota Jayapura, Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Jayapura, Abdul Majid, serta seluruh BP YPK ditanah Papua.
Ditemui di ruang kerjanya, Rabu (18/10) kemarin, Kepala Sekolah Menengah Pertama YPPK Bonaventura Sentani, Indra Muliawan, S.Pd.,sangat bersyukur dan berterima kasih karena penghargaan ini adalah penghargaan yang sangat luar biasa berkat usaha dan kerja keras bersama yang dilalui dari berbagai tingkatan mulai dari tingkat Kabupaten, Provinsi hingga nasional.
Ketua BP YPK di Tanah Papua, Joni Betaubun yang diwakili oleh Wakil Ketua III BP YPK, Paulus Imburi menyerahkan langsung dana bantuan sebesar Rp 50 juta dana pembangunan gedung sekolah kepada Ketua PSW YPK Kabupaten Keerom, Karel Mambay.
Adapun tujuan dari pertemuan tersebut, untuk mengklarifikasi terkait dengan pengangkatan dan pelantikan BP YPK Papua, oleh BP Sinode GPI Papua, di Merauke pada Minggu (9/7) lalu.
Berdasarkan SK tersebut BP YPK kemudian menggelar acara serah terima jabatan (Sertijab) serta pelantikan Kepala Sekolah baru yang dipimpin langsung oleh Ketua YPK di tanah Papua Joni Y. Betaubun, di Kantor YPK Jayapura, Rabu (28/7).
Pada Minggu 16 April kemaren, Kepengurusan Yayasan Pendidikan Kristen (YPK) di di Tanah Papua telah dilantik oleh Ketua Sinode GKI di Tanah Papua. Oleh sebab Dinas Pendidikan Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPPAD) Provinsi Papua mengharapkan kepengurusan yang baru dapat melanjutkan pembangunan SDM di Tanah Papua semakin baik.