Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) tak lagi dipandang sebagai tempat akhir dari perjalanan hidup seseorang, melainkan sebuah "jeda waktu" untuk belajar. Seperti sekolah, warga binaan dididik untuk mengenali kesalahan masa lalu, memperbaikinya,
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Timika menggelar razia besar-besaran untuk memberantas peredaran barang terlarang di dalam sel tahanan. Operasi gabungan yang melibatkan puluhan personel kepolisian ini menyasar
Pembebasan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Jeremias Rontini, yang menyerahkan para tahanan kepada pihak keluarga di Mapolres Mimika, Jalan Agimuga Mile 32, Distrik Kuala Kencana.
Proses ini tidak hanya membutuhkan keterampilan, tetapi juga kesabaran dan ketelitian tinggi. Kepala Subsi Pelayanan Tahanan Rutan Negara, I Nyoman Tulus Sedeng, menjelaskan kegiatan tersebut merupakan bagian dari progra
Kapolres Jayawijaya melalui Kasie Propam Polres Jayawijaya Aiptu frans Risamau menyatakan pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan tak ada barang -barang terlarang yang sengaja dibawa masuk ke sel saat tahanan di jengu
Plh Kalapas Kelas II B Wamena Munir Kossah membenarkan adanya 7 Warga Binaan yang mencoba melarikan diri baik itu yang berstatus Narapidana dan juga tahanan, namun sudah berhasil tertangkap kembali meskipun ada satu oran
Saat akan ditangkap itu, tersangka yang merupakan pelaku pemerkosaan terhadap anak di bawah umur itu berusaha melawan petugas dengan mencoba merampas senjata api dari petugas. ‘’Saat mau ditangkap, yang bersangkutan beru
Direktur LBH Papua, Festus Nguramele, menjelaskan bahwa terdapat 17 demonstran yang ditahan oleh aparat kepolisian, termasuk seorang aktivis Front Nasional Mahasiswa dan Pemuda Papua (FNMPP), Yance Manggaprauw.
Kalapas Merauke Dewanto, ditemui mengungkapkan, Edi Kardo Payo berhasil ditangkap di RSUD Merauke saat sedang menjeguk adik perempuannya, pada Selasa (10/6/2025) sekira pukul 22.00 WIT.
Kalapas Klas IIB Merauke Dewanto kepada wartawan menjelaskan, yang bersangkutan diketahui berhasil kabur setelah melihat CCTV, dimana saat itu yang bersangkutan di tempatkan di dalam kantor pada koridor II dengan cara di