Bulan Ini, Pelanggan PDAM Tanah Miring dan Semangga Mulai Bayar

MERAUKE- Setelah diberikan secara gratis selama 3 bulan, mulai bulan Mei 2026 ini, pelanggan PDAM yang ada di Kawasan Tanah Miring dan Semangga wajib membayar pemakaian air PDAM bulan April.  ‘’Mulai bulan Mei ini pelanggan membayar penggunaan air PDAM di bulan April lalu,’’ kata Direktur PDAM Jeurekom Merauke Bambang Setiaji kepada media ini, Rabu (13/5) lalu.

Bambang Setiaji mengungkapkan bahwa jumlah pelanggan PDAM untuk Kawasan Tanah Miring dan Semangga Merauke tersebut hampir mendekati 1.000 pelanggan. Karena itu, Bambang mengaku belum memiliki data valid berapa kubik rata-rata pemakaian air PDAM tersebut dalam sehari. Sebab, selama 3 bulan gratis yang diberikan kepada pelanggan sekaligus sebagai uji coba setelah diresmikan, pelanggan tentu masih boros dalam penggunaan air tersebut karena tidak dibayar.

Baca Juga :  Perketat Pemeriksaan Setiap Barang yang akan Dikirim Keluar  Merauke

‘’Nah, mulai bulan April kemarin itu baru bisa kita ada gambaran dari pencatatan secara keseluruhan berapa ton air rata-rata yang terpakai dalam sehari atau sebulan,’’ jelasnya.

Namun pada umumnya pelanggan PDAM di Merauke, tambah Bambang Setiaji, saat musim hujan, penggunaan air PDAM sedikit karena kebanyakan pelanggan menggunakan air tadah hujan atau air sumur.

‘’’Nanti kalau musim panas, baru penggunaan air PDAM naik drastis,’’ tambahnya.

MERAUKE- Setelah diberikan secara gratis selama 3 bulan, mulai bulan Mei 2026 ini, pelanggan PDAM yang ada di Kawasan Tanah Miring dan Semangga wajib membayar pemakaian air PDAM bulan April.  ‘’Mulai bulan Mei ini pelanggan membayar penggunaan air PDAM di bulan April lalu,’’ kata Direktur PDAM Jeurekom Merauke Bambang Setiaji kepada media ini, Rabu (13/5) lalu.

Bambang Setiaji mengungkapkan bahwa jumlah pelanggan PDAM untuk Kawasan Tanah Miring dan Semangga Merauke tersebut hampir mendekati 1.000 pelanggan. Karena itu, Bambang mengaku belum memiliki data valid berapa kubik rata-rata pemakaian air PDAM tersebut dalam sehari. Sebab, selama 3 bulan gratis yang diberikan kepada pelanggan sekaligus sebagai uji coba setelah diresmikan, pelanggan tentu masih boros dalam penggunaan air tersebut karena tidak dibayar.

Baca Juga :  Backup SKKL, Community Gateway Pertama di Indonesia Hadir di Papua Selatan

‘’Nah, mulai bulan April kemarin itu baru bisa kita ada gambaran dari pencatatan secara keseluruhan berapa ton air rata-rata yang terpakai dalam sehari atau sebulan,’’ jelasnya.

Namun pada umumnya pelanggan PDAM di Merauke, tambah Bambang Setiaji, saat musim hujan, penggunaan air PDAM sedikit karena kebanyakan pelanggan menggunakan air tadah hujan atau air sumur.

‘’’Nanti kalau musim panas, baru penggunaan air PDAM naik drastis,’’ tambahnya.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya