Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jayawijaya Natalis Mumpu, Amd,Sos menyatakan perang yang terjadi tak hanya melibatkan 2 suku saja tapi ada beberapa suku bahkan dari luar Jayawijaya, sehingga berimbas bagi siswa sekolah yang saat ini masuk pada tahun ajaran baru dari SD ke SMP, SMP Ke SMA/SMK, SMA,/SMK ke Perguruan tinggi .
usai keduanya telah melewati sejumlah tahapan seleksi di sekolah hingga tingkat Kabupaten dan lolos sebagai peserta Olimpiade Nasional di bidang sains matematika untuk provinsi Papua Pegunungan. Namun gagal karena konflik.
kepala SMP Negeri 3 Megapura di Distrik Asolokobal Ansgar Blasius Biru, S.Pd, M.Pd mengakui jika Pembagian raport hingga penerimaan siswa baru pada sejumlah sekolah yang ada pada 5 distrik tersebut terhambat. Sedikitnya terdapat 20 sekolah terdiri dari TK- PAUD hingga SMA tersebar pada 6 Distrik itu tak bisa melaksanakan beberapa agenda sesuai kalender pendidikan.
Pantauan media ini, pagi itu hujan dengan intensitas ringan sedang mengguyur hampir sebagian besar wilayah kota Timika. Terlihat, anak-anak berseragam merah putih terlihat memadati gerbang SMP Negeri 2 Mimika, di Jalan Budi Utomo.Â
 Dia mengatakan di Kota Jayapura ada sebanyak 4.466 peserta didik jenjang SMP yang dinyatakan lulus pada tahun 2024. Selanjutnya akan mendaftarkan diri pada jenjang SMA SMK di Kota Jayapura maupun di sekolah-sekolah lain yang menjadi daerah tujuannya.
  Kepala SMP Negeri 9 Kota Jayapura, Anggoro Subiakto, sehubungan dengan penerapan kurikulum Merdeka di sekolah itu pihaknya juga melaksanakan pameran Project Bhinneka Tunggal Ika yang merupakan salah satu bagian tema yang dipelajari oleh siswa-siswi dalam kurikulum merdeka belajar.
  Dia berpesan kepada bapak/ibu guru untuk terus berkolaborasi, tingkatkan perofesional dalam mengimplementasikan profil pelajar Pancasila. Ia meyakinkan dari setiap penampilan dan tarian dari pelajaran untuk memeriahkan acara tersebut merupakan cerminan dari penerapan pelajaran Pancasila.
  Dikatakan, ada 4 kriteria peserta didik yang dinyatakan lulus yaitu, menyelesaikan seluruh program Pembelajaran, Nominasi Memperolah nilai sikap / perilaku Baik, Terdaftar pada Daftar Tetap (DNT) Ujian Sekolah Tahun Ajaran 2023/2024, dan Mendapat nilai minimal 75.
Ratusan siswa siswi di SMPN 1 Kota Jayapura, Selasa (4/6) kemarin kompak mengenakan pakaian adat daerah dari berbagai etnis dan suku yang ada di Indonesia. Ini disesuaikan dengan tema program P5 di sekolah itu, tentang kebhinekaan. Di mana melalui tema 3 itu anak didik diperkenalkan dengan keanekaragaman budaya yang ada di Indonesia.
  Dia menjelaskan, saat ini ada beberapa sekolah di Kota Jayapura yang menjadi pilot project pelaksanaan program makan sehat bekerja sama pemerintah kota Jayapura dengan UNICEF. Program itu didanai langsung oleh pihak ketiga dalam hal ini UNICEF. Tujuan dari program itu adalah meningkatkan gizi anak-anak usia sekolah di Kota Jayapura.