Pemusnahan barang bukti berupa Narkotika Jenis Ganja dilakukan bersama Kepala BNNK Jayapura Arianto, Kapolresta Jayapura AKBP Fredrickus W.A. Maclarimboen, Kalapas Narkotika Kelas II Doyo Samaludin Bogra, perwakilan Kabid Labfor Polda Papua dan perwakilan Kejari Jayapura, berlangsung di halaman Kantor BNNK Jayapura di Gunung Merah, Kabupaten Jayapura, Kamis (20/7)kemarin.
"Selain itu juga ada undangan dari 2 perusahaan di Jepang yakni perusahaan Atraction Himisho yang bergerak bidang usaha pengolahan hasil dan perusahaan zoom teknologi yang bergerak di bidang pengembangan SDM Tenaga Kerja.
Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Jayapura menghadirkan dua orang tersangka, dalam pemusnahan BB milik tersangka di halaman parkir BNNK Jayapura, oleh Kepala BNNK Jayapura, Kapolres Jayapura, Kalapas Narkotika Kelas II Jayapura, perwakilan Kejari dan Polda Papua, Kamis (20/7)kemarin.
Kapolres Jayapura AKBP Fredrickus W.A Maclarimboen, S.IK., MH melalui Iptu Darna, SH mengatakan dengan kegiatan gerakan baca tulis ini peserta didiknya semakin menunjukkan kemampuan dalam proses belajar.
"Ibu Sekda mengundang kami Team Baku Timba langsung ke ruangan kerja beliau, guna membahas rencana Baku Timba di Kab. Jayapura yang akan dilaksanakan pada Bulan Agustus,” katanya kepada Cenderawasih Pos, Rabu (19/7) kemarin.
Adanya aksi demo yang sering dilakukan oknum kelompok pemuda di Kabupaten Jayapura, baik dalam menentang NKRI maupun aksi lainnya, mendapat larangan dan kecaman keras dari tokoh adat dan tokoh pemuda dari Forum Peduli Kemanusiaan (FPK) Kabupaten Jayapura, Pemuda Tabi Bersatu dan Ikatan Pemuda Wilayah Pesisir Bersatu serta Aliansi Sentani Bersatu Sejahtera.
Jangan sampai berdampak pada masalah hokum, seperti yang dialami salah satu pegawai di Dinas Lingkungan Hidup(DLH) Kabupaten Jayapura, yang saat ini ditetapkan jadi tersangka di Polres Jayapura, akibat kasus penganiayaan anak buahnya.
“Kami bersama Inspektorat minggu depan akan turun ke kampung melakukan monitoring terhadap pengelolaan DD tahap 1 maupun pelaporannya. Mungkin 2 kali dalam seminggu pegawai kita di kantor karena akan melakukan monitoring di kampung dan distrik,’’ungkapnya, Jumat (14/7)kemarin.
Kapolres Jayapura AKBP Fredrickus W.A Maclarimboen, S.IK., MH melalui Kasat Lantas, Iptu Baharudin Buton S.H., mengatakan, dalam operasi patuh yang digelar terpusat ini, pihaknya akan intens melakukan razia selama 14 hari.
Oktavianus Masker Worabay selaku Owner Event Organizer Octow Entertainment mengatakan, pihaknya sudah mendapat undangan dari Sekda Kab. Jayapura untuk melaksanakan event serupa di Kab. Jayapura.