Dijelaskan, alokasi dana Otsus Rp 2,5 miliar untuk biaya pengobatan OAP, pelayanan kesehatan di RSUD Yowari dan untuk pembiayaan perawatan medis bagi OAP dan tentu mereka harus memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK) Kabupaten Jayapura, jika belum ada maka akan dibantu fasilitasi.
Dalam sambutannya Komandan Lanud Silas Papare Marsma TNI Indan Gilang Buldansyah, S.Sos., yang dibacakan Kadisops Lanud Silas Papare Kolonel Nav Sunardi menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah bukti nyata bahwa Lanud Silas Papare sangat peduli dalam bidang kemanusiaan. Kepedulian dan solidaritas yang tinggi dalam hal berbagi dan menolong sesama yang membutuhkan.
Sebelum pelaksanaan apel pagi, seluruh personel tanpa terkecuali harus menjalani pemeriksaan Propam Polres Jayapura. Adapun sasaran pemeriksaan tersebut adalah kelengkapan surat-surat kendaraan bermotor dan kelengkapan kendaraan.
Komandan Lanud Silas Papare Marsma TNI Indan Gilang Buldansyah, S.Sos., menyampaikan bahwa kegiatan ini dapat meningkatkan minat dirgantara dan menumbuhkan kecintaan dan kebanggaan terhadap bangsa dan negara.
Triwarno mengaku, dari penjelasan yang telah diberikan Direktur RSUD Yowari Petronela Risamasu, saat ini pengunjung dan pasien di RSUD Yowari terus mengalami peningkatan, namun untuk latihan kesehatan dan SDM masih tetap. Ini tentu menjadi perhatian Pemkab Jayapura dalam melihat kondisi yang saat ini dialami di rumah sakit tersebut.
hal ini dikarenakan masih adanya sekolompok masyarakat di wilayah sana yang menginginkan tuntutan ganti rugi pembayaran tanah terhadap jalan yang telah dibangun menuju lokasi TPA Waibron, bahkan beberapa bulan lalu sempat dilakukan pemalangan juga.
Oleh karena itu, dalam membantu DLH Kabupaten Jayapura menangani sampah, diharapkan masyarakat Sentani bisa membantu petugas kebersihan di lapangan yang setiap hari mengangkut sampah ke truk sampah untuk membuang sampah pada tempatnya dan jam yang telah ditentukan. Supaya usai sampah di angkut oleh petugas kebersihan, tempat pembuangan sampah sudah bersih dari sampah.
Diakui, pelaksanaan Pilkada sudah semakin dekat, tahapan demi tahapan juga sudah dimulai, apalagi dalam waktu dekat ini akan dilakukan pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Jayapura ke KPU Kabupaten Jayapura, sehingga dibutuhkan kerjasama yang baik untuk para kandidat maupun masyarakat, supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
Terkait hal ini, Kepala BNNK Jayapura Arianto tidak tinggal diam, pihaknya terus melakukan sosialisasi dan edukasi bahaya Narkoba dan melawan Narkoba di Kabupaten Jayapura yang diberikan kepada pelajar SMP dan SMA sederajat.
Dimana dari hasil terungkapnya jaringan pemilik narkoba Pil Koplo Jenis Logo Y sebanyak 2.130 butir dan Ganja seberat 2,7 kg di Kabupaten Jayapura dan kini barang bukti pelaku telah dilakukan proses pemusnahan oleh Satnarkoba Polres Jayapura.