Pertemuan di Hambalang dihadiri sejumlah menteri dan pejabat tinggi negara, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, Menteri Sekretari
Asisten II Sekda Kabupaten Jayapura Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Abdul Rahman Basri, menjelaskan bahwa rapat tersebut dihadiri oleh sejumlah pihak teknis terkait, di antaranya Basarnas, Balai Wilayah Sungai (BWS)
Rapat dipimpin langsung oleh Wakil Ketua I DPRK Waropen, Yonathan Reri, serta dihadiri oleh unsur Pimpinan Daerah, Plh. Sekda Waropen, serta sejumlah Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Ka
Bupati menegaskan bahwa keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi alasan untuk mengurangi program yang menyentuh kebutuhan masyarakat. Pemerintah tetap berkomitmen menjalankan program prioritas sesuai kemampuan anggaran
“Rapat tersebut untuk memantapkan agenda, dan kami sudah siap,” kata Suzana.
Adapun agenda yang akan dibahas nantinya terkait administrasi dan infrastruktur antara kedua wilayah. Untuk administrasi, yang perlu dilihat ad
Dalam kunjungan kerjanya di Papua dan Papua Selatan, putra sulung Jokowi mendapatkan sejumlah masukan. Mulai dari pendidikan, kesehatan hingga program strategis nasional.
Atas beragam masukan itu, Wakil Menteri Dalam Neg
Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo seusai rapat tersebut kepada wartawan mengungkapkan, rapat koordinasi wilayah yang dilakukan ini dalam rangka persiapan dan penyambutan kunjungan Wakil Presiden RI ke Merauke pada Sel
Ketua DPR Kota Jayapura, Theos Revelino B Ajomi mengatakan pentingnya penyusunan Perubahan APBD yang adaptif terhadap kondisi dan kebutuhan riil masyarakat. “Perubahan anggaran bukan semata penyesuaian administratif, mel
Ketua DPRP Papua Selatan Heribertus Silubun mengatakan, eapat paripurna ini memiliki arti sangat penting dan strategis dalam menentukan arah pembangunan jangka panjang daerah yang merupakan dokumen perencanaan yang menja
Bupati Mimika, Johannes Rettob mengatakan, Mimika merupakan kabupaten pertama yang masuk dalam kabupaten/kota cerdas dari wilayah indonesia timur pada tahun 2017. Adapun rapat evaluasi yang dilaksanakan setiap tiga bulan