Kapolsek Merauke Kota melalui Kepala Unit Reserse Polsek Merauke Kota AKP J. Sitanggang, ditemui media ini mengungkapkan kronologi kejadiannya. Saat itu, lanjut Kaunit Reskrim J. Sitanggang, pelaku GW memegang tangan kor
Kegiatan ini merupakan respons atas kondisi jalan yang mengalami kerusakan di sejumlah titik dan dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan, khususnya pada jam-jam padat aktivitas masyarakat. Kapolres Jayapura AKBP D
Menindaklanjuti laporan tersebut, tim yang dipimpin oleh Katimsus Aipda Yayan Sugianto segera bergerak menuju salah satu kampung di Distrik Arso Barat. Setelah berkoordinasi dengan aparat kampung dan melakukan penyelidik
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Jayapura, AKBP Dionisius V.D.P. Helan mengatakan, bahwa predikat WBK yang telah diraih pada tahun 2018 merupakan sebuah capaian luar biasa yang harus dijaga dan ditingkat
Kapolres Jayapura, AKBP Dionisius V.D.P. Helan, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Bupati Jayapura untuk menindaklanjuti persoalan tersebut.
Ia menjelaskan terdapat dua klaim kepemilikan atas lahan sekolah, y
Kasi Humas Polres Merauke Ipda Andre menjelaskan, setelah mendapat laporan adanya warga yang tersesat, Satuan Polairud Polres Merauke melalui personel Pos Pintu Air segera merespon cepat. Tim yang terdiri dari Aipda Ahma
Penangkapan dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Jayapura, AKP Alamsyah Ali, setelah tim memperoleh informasi terkait keberadaan pelaku di wilayah Jalan masuk Puskesmas Komba dan Kompleks Jalan Youmakhe, Sentani.
Kecelakaan lalu lintas tunggal ini terjadi Minggu pagi (19/4) sekira pukul 07.30 WIT, tepatnya di pertigaan jalan masuk Stadion Barnabas Youwe, depan Rumah Bernyanyi Cycloop Sentani, Kabupaten Jayapura. Kapolres Jayapura
Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P. Helan,melalui Kasat Samapta Iptu Slamet Pahono, S.H menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dari dampa
Kapolres Jayawijaya melalui kasat Reskrim Polres Jayawijaya Iptu Marcelino Rumambi, SH, MH membenarkan adanya kasus penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia, ironisnya pelaku bukan dari kalangan lain namun me