Wakapolres Jayawijaya AKP Albertus Mabel, S.IK, M. AP ketika di konfirmasi membenarkan jika pelaku DK telah ditemukan dan sudah diamankan di Polres Jayawijaya usai selama 3 hari melarikan diri dan bersembunyi di Distrik
“Hasilnya, pada pukul 00.50 WIT sistem berhasil mengidentifikasi identitas korban melalui sidik jari jempol kanan dengan tingkat kecocokan yang tinggi. Berdasarkan hasil identifikasi, korban diketahui berinisial A.Y. (42
Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P Helan, melalui Kasat Reskrim AKP Alamsyah Ali menyampaikan bahwa pengecekan ini merupakan langkah preventif untuk memastikan tidak terjadi lonjakan harga maupun praktik penimbunan b
Polisi sendiri mengetahui adanya kasus pembunuhan ini setelah mendapatkan informasi adanya seseorang dengan menggunakan sepeda motor membawa jenazah korban ke kamar mayat RSUD Merauke. Polisi langsung bergerak untuk menc
Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P Helan, S.I.K., melalui Kasat Reskrim AKP Alamsyah Ali, S.H., M.H., menegaskan Penemuan tersebut berawal dari laporan masyarakat yang kemudian ditindaklanjuti oleh personel piket Res
Kejadian bermula ketika pasien atas nama SS (40), dalam kondisi kritis dan mendapat tindakan medis berupa Resusitasi Jantung Paru (RJP) oleh petugas medis. Dalam situasi tersebut sempat terjadi adu argumen antara pihak k
Alamsyah menjelaskan, pihak kepolisian telah melakukan rekonstruksi kasus tersebut pada Jumat, 23 Januari 2026 lalu. Rekonstruksi dilakukan untuk memperjelas peran masing-masing tersangka serta melengkapi berkas perkara
Ia mengingatkan agar pemasangan tidak dilakukan tanpa perhitungan matang, karena dampaknya bisa berimbas pada tugas polisi lalu lintas di lapangan. “Jangan hanya pasang lampu, nanti dampaknya kepada kami yang berjaga di
Kasat Reskrim juga memastikan jika, ini bukan kasus begal karena HP dan motor dan barang -barang bawaan korban semuanya masih utuh, artinya tidak ada harta benda milik korban yang diambil, sedangkan dari motor yang digun
Kepala Satuan Tugas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, menjelaskan sebelum penangkapan dilakukan, pihaknya telah melakukan pemantauan intensif terhadap pergerakan yang bersangkutan. Dimana dua ha